Breaking News
light_mode
Home » Pemerintahan » Ketua BUMDes Bantarsari Diduga Hanya Jadi Boneka: Aset Dikuasai Keluarga Kepala Desa

Ketua BUMDes Bantarsari Diduga Hanya Jadi Boneka: Aset Dikuasai Keluarga Kepala Desa

  • account_circle HUSEN
  • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
  • visibility 506
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 22 September 2025| Fakta baru terungkap dalam investigasi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Secara resmi, kepengurusan BUMDes tercatat dijabat oleh Saneng sebagai Ketua, Deri Drajat sebagai Sekretaris, dan Satim sebagai Bendahara. Namun, dalam praktiknya, posisi mereka hanya sebatas formalitas

 

Ketua BUMDes Saneng mengaku hanya dilibatkan pada tahap awal, yakni saat mengurus badan hukum, NPWP, hingga pembukaan rekening di Bank BJB. Setelah itu, semua dokumen resmi BUMDes justru dikuasai oleh bendahara desa yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Desa Bantarsari.

 

“Saya hanya dilibatkan di awal untuk melengkapi administrasi. Setelah itu semua SK, rekening, stempel, sampai NPWP dipegang bendahara desa. Saya tidak punya akses lagi,” ungkap Saneng. Minggu. 21/09/2025

 

Lebih parah lagi, saat Saneng ditugasi mencari lokasi sawah untuk program ketahanan pangan, ia berhasil mendapatkan lahan 5 hektar. Namun, pengelolaan lahan tersebut dikendalikan langsung oleh H Isan, orang tua kepala desa. Dalam kwitansi sewa senilai Rp120 juta untuk dua musim tanam, nama yang tercatat adalah H Isan, sementara Saneng hanya dijadikan saksi.

Berdasarkan dokumen kwitansi yang diperoleh tim investigasi, harga sewa sawah sebenarnya Rp10 juta per hektar. Padahal, laporan resmi menyebutkan Rp12 juta per hektar. Artinya, terdapat indikasi markup Rp2 juta per hektar yang diduga diselewengkan.

 

Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa BUMDes Bantarsari hanya dijadikan boneka. Program ketahanan pangan yang seharusnya menjadi sarana pemberdayaan masyarakat justru diprivatisasi untuk kepentingan keluarga kepala desa.

 

Ketua BPD Bantarsari saat dikonfirmasi memilih melempar persoalan kepada Ketua BUMDes.

 

“Owh ia Bang, cuma terkait BUMDes aja langsung ke ketua BUMDesnya Bang. Betul Bang, BPD atau saya cuma mengetahui anggaran tersebut, kembali lagi kepada ketua BUMDesnya,” ujarnya lewat WhatsApp. Minggu, 21/09

 

Ironisnya, Bendahara BUMDes Satim juga mengaku tidak mengetahui detail soal pencairan anggaran.

 

“Saya tidak tahu Bang, terkait pencairan. Waktu itu ada kekurangan, saya kira tidak jadi,” singkatnya.

 

Padahal, Permendesa PDTT No. 7 Tahun 2021 dengan tegas menyebut seluruh transaksi program ketahanan pangan wajib tercatat atas nama BUMDes dan dikelola langsung oleh pengurus sah. Penyimpangan ini berpotensi melanggar hukum dan masuk ranah tindak pidana korupsi.

 

Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., menilai kasus ini sebagai bentuk “perampokan berjamaah” terhadap dana publik.

 

“DPMD hingga Bupati tak bisa pura-pura tuli! Kalau tidak bertindak, artinya mereka ikut dalam kubangan ini. Kami mendesak Inspektorat dan aparat hukum segera turun tangan. Jika tidak, kasus ini akan kami bawa ke Kejati Jabar dan KPK!” tegas Ahmad.

 

Secara hukum, dugaan penyalahgunaan wewenang ini bisa dijerat dengan Pasal 3 UU Tipikor, Pasal 17 dan 18 UU Administrasi Pemerintahan (UUAP), serta Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan jabatan untuk keuntungan pribadi.

 

Kasus BUMDes Bantarsari menjadi tamparan keras bagi tata kelola dana desa. Desa yang seharusnya menjadi poros kebangkitan ekonomi rakyat justru dijadikan ladang bancakan oleh oknum pejabat desa.

 

Warga mendesak agar BPD lebih aktif dalam menjalankan fungsi pengawasannya. Selain itu, Dinas PMD Kabupaten Bekasi diminta segera melakukan audit menyeluruh agar pengelolaan BUMDes kembali sesuai aturan dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

 

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa dan Bendahara Desa Bantarsari belum memberikan keterangan resmi.

  • Author: HUSEN
  • Editor: HUSEN
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Tampung Buah Ilegal, LSM Gakorpan Minta Polres Siak Tindak RAM Km. 54 Dayun

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 74
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Siak, Riau 12 September 2025| Rumah Agribisnis/Ramp atau yang biasanya disebut RAM adalah tempat penampungan dan titik jual beli sementara untuk Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang berfungsi sebagai perantara antara Petani atau Agen dengan Pabrik Pengolah Sawit atau Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Namun demi memperoleh untung besar, acapkali RAM melakukan tindakan-tindakan yang dapat […]

  • Dadang Suharja & Yepi Suherman Saksikan Penyembelihan Batalion Hewan Qurban Sapi, Dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 121
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang Selatan| Presiden Prabowo Subianto membeli satu ekor sapi dengan ukuran 1.045 ton di Pamulang, Tangerang Selatan. Sapi jenis limosin itu diberi nama Batalion diklaim paling besar di Provinsi Banten yang diberikan Presiden. Harga Batalion (sapi jenis limosin) sebesar Rp102,5 juta jenis Limosin,” ungkap Edy Suprayitno pemilik peternakan Lebak Talas Farm di Pondok Cabe Ilir-Tangerang […]

  • Paguyuban Sumut–Riau Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Wilayah Tabagsel dan Sekitarnya

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 73
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pekanbaru, 16 Desember 2025| Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Ima Madina Pekanbaru ,imapala Pekanbaru, Himapalas Riau, Hima Paluta Pekanbaru, dan Ima Tapsel Pekanbaru yang tergabung di dalam Paguyuban Sumatera Utara–Riau (Sumut–Riau) Sabtu 13 Desember 2025 melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dan sekitarnya, yang […]

  • Kasus Dugaan Selingkuh Dokter RSUD Banjar: Media Dihalau, Kuasa Hukum Bungkam, Suwarno Desak Polres Tasik Bertindak Tegas”

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 140
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tasikmalaya, 8 November 2025| Kasus dugaan perselingkuhan seorang dokter berinisial AK yang bertugas di RSUD Kota Banjar, Jawa Barat, dengan istri bawahannya, terus menuai sorotan tajam publik. Terbaru, Suwarno, Kepala Biro Sahabat Bhayangkara Indonesia (Kabarsbi com) Ciamis, mengecam keras sikap oknum pengacara dokter tersebut yang terkesan mengabaikan etika komunikasi dan transparansi publik, usai permintaan konfirmasi […]

  • Polsek Jasinga Tingkatkan Patroli Malam di Perbatasan, Antisipasi Aksi Kejahatan

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 116
    • 0Comment

    Tegarnews.co,id-Bogor| Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah perbatasan, Polsek Jasinga, Polres Bogor, melaksanakan kegiatan patroli malam secara intensif. Patroli ini difokuskan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran, aktivitas genk motor, dan balapan liar. Kapolsek Jasinga, AKP Budi […]

  • Mengenal Gde Sumarjaya Linggih, Mengawal Bali Dari Senayan

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 196
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Januari 2026| Di kancah perpolitikan nasional, nama Gde Sumarjaya Linggih, atau yang akrab disapa Demer, bukanlah sosok baru. Politikus senior Partai Golkar asal Bali ini telah menjadi figur sentral di DPR RI selama dua dekade terakhir. Memasuki periode kelimanya di Parlemen, Demer terus membuktikan bahwa konsistensi dan kedekatan dengan konstituen adalah kunci keberhasilan […]

expand_less