Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Kinerja Polda Sumut “Gak Jelas” di Hari Bhayangkara Ke 79, Mahasiswi Anak Kandung Korban Pembunuhan Menangis Minta Semua Pelaku Ditangkap

Kinerja Polda Sumut “Gak Jelas” di Hari Bhayangkara Ke 79, Mahasiswi Anak Kandung Korban Pembunuhan Menangis Minta Semua Pelaku Ditangkap

  • account_circle Yy
  • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
  • visibility 110
  • comment 0 comment

 

 

Tegar news.co.id | MEDAN – Seorang mahasiswi menangis pilu saat meminta keadilan atas kematian ayah kandungnya dalam aksi damai di nuansa peringatan HUT Bhayangkara ke 79 tahun di Polda Sumut (Poldasu).

Aksi damai digelar di depan Markas Polda Sumatera Utara (Mapoldasu) pada Rabu siang, 2 Juli 2025. Massa terdiri dari kelompok Mahasiswa Pemerhati Keadilan Sumatera Utara yang turut membawa spanduk bertuliskan “TANGKAP SEMUA PELAKU, COPOT PENYIDIK LP 591/II/2025”.

Dalam momen penuh haru, Adelia Azzurah, mahasiswi sekaligus anak dari korban dugaan pembunuhan berdarah pada 21 Februari aksi, menangis di depan aparat dan ratusan massa aksi.

Dengan suara bergetar dan air mata mengalir deras, ia berkata, “Saya sudah 18 tahun tidak bertemu ayah. Sekali saya dapat kabar, beliau sudah meninggal dunia. Saya mohon, tolong usut sampai tuntas.”

Adelia memohon agar Kapolda Sumut segera menuntaskan kasus yang hingga kini dinilai stagnan, hanya satu orang pelaku yang telah ditetapkan dan belum ada perkembangan berarti.

Aksi itu juga disimbolkan dengan pemberian kue ulang tahun untuk Polri dan air mata sebagai bentuk kado pahit dari rakyat.

Dalam suasana aksi, AKP Irwanta Sembiring yang menjabat Pawas Polda Sumut menemui massa. Ia berjanji di hadapan publik bahwa pihaknya akan menuntaskan penyidikan dan menangkap pelaku lainnya.

“Akan mengawal perkara ini supaya cepat tuntas termasuk menangkap pelaku-pelaku yang lain,” ujar AKP Irwanta Sembiring di tengah kerumunan massa.

Koordinator Aksi, Arya Sinurat, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk desakan kepada pihak kepolisian agar transparan dan serius menangani kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Kasus ini tercatat dalam laporan polisi nomor LP 591/II/2025 atas nama pelapor Deviansyah.

Arya menduga masih banyak pelaku yang belum tertangkap. Ia juga mendesak Kapolda Sumut untuk mencopot penyidik yang dinilai lamban serta membongkar kasus ini secara terbuka.

“Kami meminta Kapolda melindungi masyarakat sipil dan tegas menindak setiap pelaku dalam konflik sosial dan lahan, agar tidak ada lagi korban berikutnya,” ujar Arya dengan nada tegas.

Massa juga mengancam akan kembali turun ke jalan jika tuntutan mereka tidak direspons dengan tindakan konkret. Mereka menilai Polda Sumut tidak maksimal dalam berkoordinasi dengan Polrestabes Medan.

Meski berlangsung dengan penuh emosi dan tuntutan keras, aksi berakhir dengan tertib dan damai.

(Yy)

  • Author: Yy
  • Editor: Darmayanti
  • Source: Redaksi

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo Regional 1 Belawan Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Calon Penumpang KM Kelud

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 12
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Belawan, 15 April 2026 | PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menyampaikan duka cita atas meninggalnya seorang calon penumpang KM Kelud di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan, yang rencananya akan berangkat pada Selasa, 14 April 2026. Calon penumpang atas nama Roslina Sibarani (63 tahun) dilaporkan mengalami kondisi tidak sadarkan diri di […]

  • Anggaran Ditekan, Ekonomi Daerah Jawa Barat Terdampak: CORONG JABAR Desak Evaluasi Kebijakan

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 305
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung| (GMOCT)-Team liputan khusus GMOCT Gabungan Media Online dan Cetak Ternama melalui Sekertaris Umum GMOCT Asep NS mendapatkan informasi dari media online Aswajanews terkait dengan Pemulihan ekonomi pasca pandemi di Indonesia diiringi dengan langkah efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025.  Inpres ini menargetkan penghematan Rp306,69 triliun dari APBN dan APBD 2025, […]

  • Perkuat Sinergi Informasi, Pimpinan Redaksi Silaturahmi Dengan Kapolres Pekalongan

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 31
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kajen, 1 April 2026 | Upaya memperkuat sinergi antara insan pers dan aparat penegak hukum diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi yang berlangsung hangat di Mapolres Pekalongan (Kajen). Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, didampingi Kasat Reskrim, AKP R. Danang Sri Wiratno, menerima kunjungan pimpinan redaksi dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan. Dalam pertemuan tersebut, […]

  • Perintahkan Dukung Prabowo Gibran Dua Periode, Jokowi Ingin Tunjukkan Dirinya Masih Majikan

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 255
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 21 September 2025| Cawe-cawe Jokowi, pada pemerintahan Prabowo semakin terang-benderang. Alih-alih legowo lengser dari kursi Presiden, Jokowi justru terus (berupaya) mendikte. Terbaru, pada 19 September 2025, dia memerintahkan seluruh relawannya mendukung pasangan Prabowo-Gibran dua periode. Instruksi itu jelas dan pasti, bukan dukungan tulus. Sang Manusia Merdeka, Muhammad Said Didu menilai, ini tantangan terbuka Jokowi […]

  • BGN Tegaskan Insentif Rp 6 Juta Bisa Disetop Jika Dapur MBG Tak Sesuai SOP

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 42
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Jakarta, 4 April 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) mengatakan insentif Rp 6 juta per hari untuk satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) bisa langsung dihentikan apabila fasilitas SPPG tidak memenuhi standar operasional. BGN memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap SPPG. “Logika operasional dari mekanisme pendisiplinan ini dilandasi oleh supremasi hukum tertinggi ABP, yaitu tiada […]

  • Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Digeruduk Emak-Emak, Kesabarannya Tuai Pujian Netizen

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle M Imron
    • visibility 131
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Kota Bekasi, 23 Juli 2025| Dari video yang memperlihatkan Wali Kota Bekasi Bpk Tri Adhianto Tjahjono, dikonfrontasi oleh sekelompok masyarakat atau “ibu-ibu” yang emosional, viral di media sosial TikTok. Uniknya, alih-alih menuai kritik, momen tersebut justru membuat Tri Adhianto banjir pujian dari netizen atas kesabarannya. Adanya Video viral yang diunggah oleh akun TikTok @syair_senjal itu […]

expand_less