Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Kisah Pilu Santosa, Kontraktor Grand Swalayan Bogor Tagih Hasil Pekerjaan Selama Bertahun Tahun

Kisah Pilu Santosa, Kontraktor Grand Swalayan Bogor Tagih Hasil Pekerjaan Selama Bertahun Tahun

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
  • visibility 147
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor, 18 Agustus 2025| Ironi, tampaknya menjadi kata yang tepat bagi para kontraktor kecil di Tanah Air. Bagaimana tidak, massifnya pembangunan infrastruktur baik milik pemerintah maupun swasta dalam beberapa waktu belakangan gagal menjadi ladang cuan. Justru berbalik  getir yang harus dijalani hari demi hari hingga bertahun-tahun lamanya.

Suaranya parau, nyaris tidak ada harapan yang keluar dari mulut Santosa asal Kebon Pala, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Dia mengisahkan peliknya menagih sisa pembayaran hasil pekerjaannya membangun Grand Swalayan di Jalan Suryakencana. Tahun demi tahun, pria kelahiran 1959 itu memperjuangkan jerih payahnya yang belum dipenuhi. Kerugian materil pun ditaksir mencapai Rp5,8 miliar.

” Pada Januari 2014 saya mendapatkan proyek pembangunannya. Saat itu, dibuatkan kesepakatan bersama diantara batas pekerjaan sesuai gambar denah, jenis material yang digunakan hingga membantu kepengurusan IMB,” ungkap Santosa, Jumat 15 Agustus 2025.

Dalam kesepakatan itu, Santosa menambahkan, nilai pekerjaan ditetapkan Rp2.400.000/m2 dengan luas pekerjaan mencapai 3.237,29m2 meliputi lantai dasar , lantai 1,2 dan 3 juga lantai 4 serta bagian atap (DAK,red) sedangkan skema pembayaran sesuai progres pekerjaan.

” Kesepakatan dibuat tidak menggunakan badan usaha tapi secara perorangan. Itu dilakukan, agar pemberi pekerjaan tidak dikenakan PPN tapi ada beberapa jenis material yang PPN nya saya bayar secara pribadi,” tambahnya.

Selain melaksanakan pembangunan sesuai gambar denah yang telah disepakati, kata Santosa lagi, pihaknya harus berhadapan dengan instansi terkait dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Terlebih saat dimulai pekerjaan, ijin mendirikan bangunan (IMB) masih dalam tahap pengajuan alias belum dikantongi.

” Pekerjaan diawasi Konsultan dan pemilik langsung Grand Swalayan berinisial L. Biaya pengurusan IMB menghabiskan anggaran hingga Rp92 juta dari kantong pribadi, belum lagi sering terjadi perubahan objek kerja atau pun jenis material sedangkan nilai pembayaran tidak berubah,” keluhnya.

Santosa juga menuturkan, jika upaya dirinya dalam menagih pembayaran atas pekerjaan yang sudah dilaksanakan pernah dimediasi oleh Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Bogor dan dikeluarkan rekomendasi agar pihak Grand Swalayan melunasi kewajiban bayar senilai Rp600 juta, namun saat itu hanya menyanggupi tagihan sebesar Rp70 juta dengan dalih atas dasar persahabatan.

” Pihak Grand Swalayan hingga saat ini belum melunasi tagihan saya. Terakhir ada surat yang berisi hitungan versi mereka dan disebutkan telah terjadi kelebihan pembayaran, ini jelas ketidakadilan (fitnah,red). Pengusaha sebesar Grand Swalayan, semestinya bisa menyadari akan kewajiban dari pekerjaan saya sebagai pengusaha kecil,” tutupnya dengan nada sedih.

Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan apapun dari pihak Grand Swalayan terkait klaim Santosa bahwa tagihan pekerjaannya belum dilunasi. Saat hendak dikonfirmasi, pemilik Grand Swalayan tidak berada ditempat.

” Kalau pemilik sedang tidak disini mas, saya ga tau apa-apa,” ujar salah seorang pekerja Grand Swalayan yang enggan menyebutkan namanya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: AR Sogiri

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan Kemenko Polkam Ungkap Penyelundupan Rokok Rp 97 M

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Rls/M.ifsudar/Julian
    • visibility 701
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan Kemenko Polkam mengapresiasi keberhasilan pengungkapan penyelundupan rokok ilegal senilai Rp 97 miliar di perairan Provinsi Riau. “Ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan keamanan nasional sebagaimana arahan Menko Polkam untuk tegas dalam menindak pelaku penyelundupan,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko […]

  • Aktivis Bima di Makassar Nyatakan Perang Terhadap Wacana Tambang di Parado: Negara Jangan Jadi Pelayan Korporasi Perusak Lingkungan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 27
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Makassar, 11 Februari 2026| Wacana pertambangan di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencuat dan memantik kemarahan publik. Isu lama yang sarat konflik ini bangkit kembali di tengah lemahnya transparansi pemerintah dan kuatnya aroma kepentingan industri ekstraktif. Masyarakat menilai, wacana tambang di Parado adalah ancaman nyata terhadap ruang hidup rakyat. Rencana dan […]

  • Reorganisasi Kampus, Universitas Prof. Dr. Moestopo Lantik Pejabat Struktural Baru

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 75
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 18 Agustus 2025| Universitas Prof.Dr.Moestopo (Beragama) menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural pada Jumat,15 Agustus 2025, bertempat di Gedung F.X. Soeseko Moestopo, Kampus II UPDM(B), Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Universitas Prof. Dr.Moestopo, Dr.H.Hermanto J.M., drg.,M.M., Rektor UPDM(B) Dr. H. Muhammad Saefulloh,M.Si., serta jajaran pimpinan, dosen,karyawan, dan perwakilan […]

  • Bhabinkamtibmas Sambang Lokasi Pembangunan Pos Koramil Megamendung, Wujud Sinergitas TNI–Polri–Linmas

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 92
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka memperkuat sinergitas TNI-Polri dan menjaga keamanan di wilayahnya, Bhabinkamtibmas Desa Cipayung Girang, Polsek Megamendung, Polres Bogor, Aiptu M. Kholik, melaksanakan giat sambang lokasi pembangunan Pos Koramil Megamendung di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Kamis (26/07/2025). Selain memantau situasi di lokasi pembangunan, Aiptu M. Kholik juga menjalin komunikasi dengan pekerja proyek serta […]

  • TNI

    Pembangunan Box Culvert dan Jalan Desa Ujong Blang Percepatan dengan Alat Berat TMMD

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 22
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, 23 Februari 2026| Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 dari Kodim 0116/Nagan Raya terus menunjukkan semangat kebersamaan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nagan Raya. Salah satu upayanya adalah dengan menggunakan concrete mixer atau molen cor untuk menunjang proses pengadukan material pembangunan. Menurut Pelda Burhan, salah satu anggota Satgas TMMD, […]

  • Kebun Binatang Bandung Terancam Hilang? Rencana Wali Kota Farhan, Tuai Gelombang Kritik

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 63
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 28 Januari 2026 (GMOCT)|Rencana Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk menjadikan Kebun Binatang Bandung sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya mengabaikan aspek sejarah dan fungsi sosial kebun binatang, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius terkait dasar hukum penguasaan lahan serta mekanisme pengelolaannya. Kebun Binatang Bandung […]

expand_less