Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Mafia BBM Bersubsidi Kembali Marak di Garut, Mobil Boks Penghisap BBM Berkeliaran di SPBU Kota Wetan

Mafia BBM Bersubsidi Kembali Marak di Garut, Mobil Boks Penghisap BBM Berkeliaran di SPBU Kota Wetan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • visibility 88
  • comment 0 comment

Trgarnrws.co.id-Garut Jawa Barat, 12 November 2025 (GMOCT)| Praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali marak di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kali ini, sebuah mobil boks terindikasi melakukan praktik ilegal di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.441.09, tepatnya di Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota.

Informasi ini diperoleh awak media dari warga sekitar SPBU 34.441.09 Coping – Garut, yang melihat mobil truk boks dengan nomor polisi berbeda beberapa kali masuk SPBU. “Saya melihat Nopol bagian depan berbeda dengan belakang, serta mobil sudah dua kali masuk dengan jarak waktu yang sangat aneh,” ujarnya.

Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) mendapatkan informasi tambahan dari media online Bentengmerdeka, yang mengindikasikan bahwa praktik ini telah berlangsung lama dan terorganisir.

Ahmad Junedi, seorang aktivis, mengungkapkan bahwa maraknya praktik mafia BBM ini disebabkan oleh minimnya penindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH). “Masih minimnya penindakan hukum terhadap praktik mafia BBM membuat bisnis ilegal solar bersubsidi ini terus terjadi, dan banyak di Wilayah Garut, Jawa Barat,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (11 November 2025).

Ajun menambahkan, praktik mafia BBM ini tidak lepas dari kebijakan pengurangan subsidi BBM. Para mafia memanfaatkan perbedaan harga antara solar subsidi dan solar industri. Mereka menimbun dan menyelundupkan BBM solar bersubsidi untuk dijual kepada kalangan industri dengan harga yang lebih tinggi.

Ajun mewanti-wanti APH agar tidak loyo terhadap mafia BBM dan menindak tegas semua pihak yang terlibat, terutama perusahaan yang terbukti melakukan praktik penjualan, penyaluran, serta menggunakan BBM jenis solar bersubsidi.

“Bagi perusahaan yang kedapatan dan terbukti melakukan kecurangan dengan menjual BBM ilegal atau melakukan penadahan, maka semua itu harus ditindak tegas,” tegasnya.

Pembekuan operasional menjadi opsi yang tepat bagi perusahaan yang terbukti melakukan penjualan, penyaluran, dan penadah BBM ilegal, selain sanksi pidana. “Penerapan hukuman seharusnya bukan hanya dari sisi sanksi pidana, namun juga disertai dengan pembekuan aktivitas perusahaan, bahkan dengan mencabut izin usahanya,” pungkasnya.

#noviralnojustice

#mafiabbm

#polresgarut

Team/Red (Bentengmerdeka)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Iduladha 1446 H, PT Pelindo Regional 1 Belawan Laksanakan Kegiatan Qurban

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Pelindo
    • visibility 109
    • 0Comment

      Tegarnes.co.id Belawan | 7 Juni 2025 — Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, PT Pelindo Regional 1 Belawan melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan qurban pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sebanyak 4 ekor lembu disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah pelabuhan melalui Badan Dakwah Islamiyah (BDI) […]

  • Gelar Diskusi Nasional Soal Profesionalisme Pemberitaan Bencana, Sumbangsih Nyata PWI Depok Hadirkan Solusi Persoalan Bangsa

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 60
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Depok, 3 Januari 2026| PWI Kota Depok bersama Forum Indonesia Emas menyambut awal tahun 2026 dengan menggelar diskusi nasional tentang pemberitaan bencana. Tema ini dipilih karena munculnya keprihatinan atas berita dan penyebaran hoaks seputar bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu, Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea Bersinergi Dengan Babinsa Menjalin Kedekatan Dengan Masyarakat Desa Binaan

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Melalui Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea Polres Bogor Polda Jabar, AIPTU BAGJA ,bersinergi bersama Babinsa dari Koramil Ciampea SERKA YUSMAN , menjaga Kamtibmas Desa Binaan di wilayah hukum binaanya. Pada hari, Rabu (28/05/2025).- Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas  berkoordinasi bersama Babinsa  melaksanakan silaturahmi Anjangsana kepada masyarakat binaan.- Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas bersama Babinsa  juga  memberikan penyuluhan tentang.- […]

  • Janji Pengembalian Dana Program Guru di Pemalang Molor, Sekdin Disorot dan Didesak Diproses Hukum

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 53
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 13 Oktober 2025| Janji pengembalian dana program Inspiring Teacher 2025 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang belum juga terealisasi hingga lewat tenggat 10 Oktober 2025. Kondisi ini memicu kritik publik dan sorotan hukum terhadap pejabat terkait. Dana sebesar Rp200 ribu yang dikumpulkan dari para guru dijanjikan akan dikembalikan penuh oleh Sekretaris Dindikbud […]

  • PWI-LS Menyerang Acara Tabligh Akbar di Pemalang, 7 Orang Luka-luka Akibat Sabetan Senjata Tajam

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Syarif H / M Dekra
    • visibility 590
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Pemalang, Jawa Tengah, 24 Juli 2025| Peringatan Tabligh Akbar Istighotsah Muharram 1447 H dan Haul Almarhum KH. Muhammad Hasyim yang dihadiri oleh Habib Rizieq Syihab (HRS) di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, diwarnai dengan bentrokan oleh pihak PWI-LS. Akibat bentrokan tersebut tujuh orang mengalami luka-luka, dua lainnya termasuk anggota Kepolisian. Informasi ini […]

  • Kementerian ATR/BPN Targetkan Penuntasan Konsolidasi Tanah 2025 di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 115
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Desember 2025| Pada penghujung tahun 2025, Konsolidasi Tanah di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP) menyisakan satu tahapan akhir. Terkait hal tersebut, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berkomitmen mempercepat penyelesaian Konsolidasi Tanah sebagai bagian dari upaya menata ruang, mengentaskan kawasan kumuh, serta meningkatkan kualitas permukiman dan nilai […]

expand_less