Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Pengadaan Videotron Rp100 Miliar Tuai Kritik, Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor Diminta Evaluasi Prioritas Anggaran

Pengadaan Videotron Rp100 Miliar Tuai Kritik, Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor Diminta Evaluasi Prioritas Anggaran

  • account_circle AG
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 163
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kabupaten Bogor, 19 Januari 2026| Rencana pengadaan videotron senilai Rp100 miliar melalui skema Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Bogor yang akan dieksekusi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pada tahun anggaran 2026 menuai kritik dari berbagai kalangan. Kebijakan tersebut dipersoalkan bukan semata karena besaran anggarannya, melainkan karena penetapan prioritas penggunaan anggaran yang dinilai belum sejalan dengan kebutuhan mendesak sektor olahraga daerah.

Dalam kerangka perencanaan dan penganggaran publik, Pokir DPRD sejatinya merupakan instrumen untuk menyalurkan aspirasi masyarakat agar diterjemahkan ke dalam program yang berdampak langsung dan strategis. Namun, penempatan pengadaan videotron sebagai program prioritas justru dinilai menyimpang dari prinsip penganggaran berbasis kebutuhan dan kebermanfaatan publik.

Pengamat kebijakan publik, Bhakti Setya Legawa, menilai bahwa pengadaan videotron melalui Pokir DPRD belum memiliki urgensi yang kuat jika dibandingkan dengan kebutuhan pembinaan olahraga yang bersifat jangka panjang dan berkelanjutan.

“Persoalannya bukan pada boleh atau tidaknya pengadaan videotron, melainkan pada logika penetapan prioritas anggaran. Ketika instrumen Pokir digunakan untuk program yang dampaknya tidak langsung dirasakan masyarakat, maka orientasi kebijakan anggaran patut dievaluasi,” ujar Bhakti, Senin (19/01/2026).

Menurutnya, dalam tata kelola keuangan daerah, penetapan program prioritas seharusnya memiliki korelasi langsung dengan tujuan pembangunan sektor terkait. Dalam konteks Dispora, kebijakan anggaran semestinya lebih diarahkan pada penguatan pembinaan atlet, sarana prasarana olahraga, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga.

Bhakti menegaskan bahwa penggunaan Pokir DPRD harus tunduk pada prinsip urgensi, rasionalitas, dan akuntabilitas. Alokasi anggaran bernilai besar untuk kegiatan yang tidak memiliki relevansi langsung dengan tujuan sektor dinilai berpotensi menimbulkan distorsi kebijakan serta melemahkan kepercayaan publik terhadap proses perencanaan anggaran.

Sorotan publik semakin menguat seiring beredarnya berbagai spekulasi dan dugaan tidak etis terkait rencana pengadaan videotron tersebut. Meski demikian, Bhakti menekankan bahwa isu-isu tersebut perlu disikapi secara hati-hati dan proporsional, serta menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk membuka ruang transparansi dan pengawasan yang lebih ketat.

“Pokir adalah mandat rakyat, bukan ruang kompromi kepentingan. Ketika prioritas anggaran tidak disertai argumentasi kebutuhan yang kuat, wajar jika publik mempertanyakan arah kebijakan tersebut,” tegasnya.

Atas dasar itu, Bhakti mendorong Bupati Bogor dan pimpinan DPRD Kabupaten Bogor untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penetapan pengadaan videotron sebagai program prioritas. Evaluasi ini dinilai penting guna memastikan bahwa setiap rupiah anggaran daerah digunakan sesuai kebutuhan publik dan tujuan pembangunan sektor olahraga.

Ia juga menilai perlunya koreksi kebijakan terhadap satuan kerja maupun aktor politik yang menetapkan prioritas anggaran tanpa dasar urgensi yang jelas. Menurutnya, langkah tersebut bukan semata terkait satu proyek tertentu, melainkan bagian dari upaya menjaga integritas perencanaan anggaran agar tetap rasional, transparan, dan berpihak pada kepentingan jangka panjang daerah.

Bhakti berharap polemik ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Bogor untuk menata ulang pemanfaatan instrumen Pokir, agar benar-benar berfungsi sebagai alat pemenuhan kebutuhan strategis masyarakat, bukan sekadar proyek bernilai besar yang minim relevansi kebijakan.[]

  • Author: AG
  • Editor: Redaksi
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cigudeg Dijarah Mafia Tambang Emas Ilegal, Korwil III PP-GMKI Desak Pemkab Bogor dan APH Hentikan Bancakan Gurandil Bogor

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 35
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 27 Januari 2026| Aktivitas penambangan emas tanpa izin resmi (PETI), yang lebih di kenal dengan nama “Gurandil” di wilayah Kabupaten Bogor telah mencapai titik nadir dan sangat menghawatirkan. Para penambangan emas ilegal seolah menjadi lingkaran setan yang tak kunjung putus. Aktivitas ilegal ini selalu kembali menggeliat tak lama setelah petugas meninggalkan lokasi. Penjarahan […]

  • Negara Tidak Akan Tenang — Desakan Tangkap Riza Chalid Menguat

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Egi Hendrawan
    • visibility 279
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 September 2025| Pengamat Hukum dan Politik Egi Hendrawan mendesak Kejaksaan Agung segera menangkap Riza Chalid yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Menurut Egi, keberadaan Riza yang hingga kini mangkir dari panggilan pemeriksaan semakin menodai citra penegakan hukum Indonesia. “Kondisi negara Semakin […]

  • Berdesakan Mengambil Nomor Antrian Tebus Pangan Murah di Duren Sawit, Seorang Warga Pingsan

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Syarif Hidayatullah
    • visibility 316
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta | Beredar video seorang warga pingsan saat sedang mengantri nomor antrian Tebus Pangan Murah di RPTRA Duren Sawit Bersatu, Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kamis, (17/07/2025). Korban diduga kelelahan akibat terlalu lama berdiri menunggu giliran mengambil nomer antrian dan saling berdesakan dengan warga lainnya. Terlihat dari rekaman video bahwa ratusan warga sedang […]

  • Sukses Ungkap Bisnis Obat Daftar G, Kapolres Depok Layak Peroleh Apresiasi Publik

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 324
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Depok, 1 Juni 2025| Polres Metro Depok dibawah kepemimpinan Kombes Abdul Waras, baru-baru ini telah berhasil mengungkap praktik penjualan obat ilegal daftar G yang beroperasi tanpa izin edar di wilayah hukumnya selama periode Januari hingga April 2025. Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat yang diterima melalui Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah, hingga Ketua RT. Dalam penggerebekan yang dilakukan […]

  • PT. Setia Raya Mandiri Diduga Menyebabkan Kerusakan Lingkungan Berulang Kali di Nyompok Serang

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 140
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Serang Banten,12 Agustus 2025| Ahmad Koordinator Paguyuban Serang Bersatu menyoroti keprihatinan serius atas terjadinya dugaan pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem di wilayah Desa Nyompok, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang sepanjang tahun 2025, yang diduga kuat disebabkan oleh aktivitas operasional PT. Setia Raya Mandiri. Kronologi Kejadian Tahun 2025 Awal–Pertengahan 2025: Warga Desa Nyompok melaporkan kondisi lingkungan yang […]

  • Keluarga Temukan Kain Kasa di Perut Jenazah, Dugaan Malapraktik di RS Hastin Menguat

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 421
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Kabupaten Bekasi, 11 Oktober 2025– Dugaan malapraktik kembali mencoreng dunia medis. Seorang ibu rumah tangga asal Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Mursiiti (62), meninggal dunia tiga hari setelah pulang dari RS Hastin Karawang. Keluarga menemukan banyak kejanggalan pada tubuh korban, mulai dari luka di perut hingga bekas operasi di dekat kemaluan.   Awalnya, Mursiiti hanya mengeluhkan […]

expand_less