Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » “Selamat Datang Orde Baru Wacana Pemilihan Kepala Daerah Via DPRD” Denny Charter Angkat Bicara!

“Selamat Datang Orde Baru Wacana Pemilihan Kepala Daerah Via DPRD” Denny Charter Angkat Bicara!

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
  • visibility 241
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Januari 2026| Waketum, Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Denny Charter, mengeluarkan peringatan keras terkait adanya wacana untuk mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Denny menyebut upaya ini sebagai bentuk “pembajakan” demokrasi di siang bolong yang mengancam hak konstitusional rakyat.

​Menurut Denny, saat ini sedang berlangsung skenario besar untuk membawa Indonesia kembali ke masa kelam, di mana Gubernur, Bupati, dan Wali Kota tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat, melainkan ditunjuk oleh segelintir elit di gedung dewan.

​”Sadarkah kalian bahwa hak kita untuk memilih pemimpin daerah sedang di ujung tanduk? Ini adalah langkah mundur yang fatal bagi demokrasi Indonesia. Kita sedang ditarik paksa kembali ke era di mana elit menentukan segalanya,” ujar Denny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/1).

*​Peta Aktor Politik*

​Dalam analisisnya, Denny secara transparan membedah peta kekuatan politik saat ini. Ia mengapresiasi partai yang secara tegas menolak wacana Pilkada via DPRD, namun juga mengkritik pihak-pihak yang mendorong perubahan sistem tersebut.

• ​Pihak Penolak: Denny mengeklaim bahwa saat ini hanya ada dua partai yang secara resmi berani pasang badan menolak Pilkada via DPRD, yakni PDIP dan PKN (Partai Kebangkitan Nusantara).

• ​Pihak Pengusul: Ia menyoroti Golkar sebagai pengusul utama, yang menurutnya langsung disambut oleh PAN, PKB, dan Gerindra.

• ​Kelompok Oportunis: Denny juga menyentil partai-partai lain yang memilih diam atau “wait and see”. “Mereka tidak berani bersikap, menunggu ke mana angin kemarahan publik berhembus. Jika kita diam, mereka akan ikut arus penguasa,” tegasnya.

*​Alibi Efisiensi vs “Juara Korupsi”*

​Menanggapi alasan biaya Pilkada langsung yang mahal dan boros, Denny menyebut hal itu hanyalah alibi untuk menutupi hasrat bagi-bagi kekuasaan. Menurutnya, alasan efisiensi digunakan untuk memangkas partisipasi rakyat karena masyarakat kini dianggap terlalu kritis dan sulit disetir.

​Poin yang paling krusial, menurut Denny, adalah risiko menyerahkan mandat pemilihan kepada DPRD yang ia sebut memiliki rekam jejak korupsi yang tinggi. Mengutip Data KPK Tahun 2024, ia mengingatkan bahwa anggota DPR dan DPRD menduduki peringkat ketiga profesi terkorup di Indonesia.

​”Bagaimana mungkin kita berharap lahir pemimpin yang bersih jika yang memilihnya adalah sarang koruptor? Menyerahkan Pilkada ke DPRD sama saja menyerahkan kunci brankas daerah ke tangan maling,” sindirnya tajam.

*Solusi: Tambal Bocornya, Jangan Buang Embernya*

​Denny mengakui bahwa sistem Pilkada langsung memang belum sempurna dan masih terdapat celah, seperti politik uang. Namun, solusinya bukan dengan menghapus sistem tersebut.

​”Demokrasi itu seperti ember; mungkin ada bolongnya. Tapi solusinya adalah menambal kebocorannya, memperbaiki sistem pengawasan, dan meminimalisir politik uang. Bukan dengan menghancurkan embernya lalu kembali minum dari air keruh!”

​Menutup pernyataannya, Denny mengajak Kelompok Aktivis 98, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersuara menolak kembalinya sistem Orde Baru. Ia menegaskan bahwa Pilkada adalah “Pesta Rakyat”, bukan “Pesta Wakil Rakyat”.

​”Selamat Tinggal 2025, Selamat Datang Tahun Orde Baru jika kita membiarkan hak suara kita dirampas oleh elit di gedung dewan,” pungkasnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana BUMDes Bantarsari Diduga Dikuasai Perangkat Desa, Ketua AKPERSI Laporkan ke Insfektorat

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 317
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 06 Oktober 2025 – Dugaan penyalahgunaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kembali mencoreng wajah tata kelola desa di Kabupaten Bekasi. Kali ini, sorotan publik tertuju ke Desa Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, yang diduga kuat telah terjadi praktik penyimpangan keuangan bernilai ratusan juta rupiah.  Laporan resmi terkait dugaan pelanggaran ini telah dilayangkan […]

  • Dugaan Peredaran Ekstasi Merk Transformer di Anda Karaoke Siantar, Aparat Diminta Bertindak Tegas!

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 572
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pematangsiantar, 18 Oktober 2025| Dugaan peredaran narkoba jenis pil ekstasi di tempat hiburan malam kembali mencuat di Kota Pematangsiantar. Salah satu lokasi yang kini menjadi sorotan publik adalah Anda Karaoke, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, pusat keramaian malam kota tersebut. Informasi yang diterima redaksi menyebutkan bahwa pil ekstasi bermerek Transformer diduga beredar bebas di […]

  • Pengamat Politik: Sosok Alternatif, Teddy, Purbaya dan Sugiono Bisa Jadi Bakal Calon Cawapres 2029

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 120
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 17 Februari 2026| Pengamat politik Arifki Chaniago menyebut Seskab Teddy Indra Wijaya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Menlu Sugiono bisa menjadi sosok alternatif menjadi Cawapres 2029, mendampingi Prabowo Subianto. “Sosok alternatif seperti Teddy, Purbaya, dan Sugiono bisa saja bakal membuat perebutan kursi Cawapres 2029 menjadi panas,” kata Arifki melalui layanan pesan singkat, Senin (16/2). […]

  • Somaliland Diakui Israel, Dave Laksono: Indonesia Harus Konsisten Menolak!

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 47
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 3 Januari 2026| Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pemerintah Indonesia yang menolak pengakuan Israel atas kedaulatan Somaliland, wilayah separatis dari Somalia. Menurut Dave, langkah Israel tersebut dilakukan secara sepihak dan bertentangan dengan prinsip hukum internasional. “Sikap Indonesia menolak langkah Israel yang mengakui Somaliland sebagai negara merdeka […]

  • Datang di SMPN 4 Bekasi, Presiden Prabowo Resmikan 288 Ribu Smartboard Untuk Sekolah

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 100
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 17 November 2025| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi meluncurkan interactive flat panel (IFP) atau smartboard/papan pintar di SMP Negeri 4 Bekasi, Kota Bekasi Jawa-Barat. “1.137 sekolah dari 38 provinsi hari ini sesuatu yang baik sekali saya ucapkan selamat pagi mungkin di Indonesia Timur sudah siang. Hari ini kita meresmikan program pembelajaran digitalisasi di […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Gunungsindur Sambang Warga Desa Pengasinan, Ajak Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Rls/Kendil
    • visibility 265
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 1 Oktober 2025| Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Bhabinkamtibmas Polsek Gunungsindur Polres Bogor Polda Jabar, Aiptu Rusnadi, melaksanakan kegiatan sambang dengan warga di Desa Pengasinan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, (30/9). Kegiatan sambang ini menjadi salah satu langkah deteksi dini yang dilakukan Polri dalam pemeliharaan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Gunungsindur. Melalui […]

expand_less