Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Simalakama Whoosh: Saat Janji “Haram APBN” Luntur di Meja Negosiasi

Simalakama Whoosh: Saat Janji “Haram APBN” Luntur di Meja Negosiasi

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 37
  • comment 1 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 14 Februari 2026| Di atas rel, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) melesat hingga 350 kilometer per jam, menawarkan simbol kemajuan infrastruktur modern. Namun, di balik kecepatan itu, ada “rem mendadak” yang kini dirasakan oleh pengelola keuangan negara. Narasi lama yang dulu begitu lantang disuarakan—bahwa proyek ini murni Business-to-Business (B2B) dan tidak akan menyentuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)—kini resmi gugur.

Kepastian itu datang dari Istana. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, telah menarik garis tegas: negara akan turun tangan. Pembayaran utang proyek senilai total investasi US$7,2 miliar (sekitar Rp112 triliun) itu dipastikan akan menggunakan APBN.

“Mekanisme teknisnya masih finalisasi,” ujar Prasetyo, sebuah pernyataan yang secara efektif mengakhiri debat panjang mengenai siapa yang harus menanggung beban lonjakan biaya (cost overrun) dan cicilan pokok utang yang jatuh tempo.

Benturan di Kabinet: Menjaga Kas vs Menyelamatkan Muka

Keputusan ini tidak lahir tanpa gesekan. Di koridor pemerintahan, tercium aroma perbedaan pandangan yang tajam. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, sang penjaga gawang fiskal, sempat menyuarakan keberatan terbukanya. Bagi Bendahara Negara, mengalihkan beban utang korporasi ke pundak APBN adalah preseden berisiko, apalagi di tengah ruang fiskal yang kian ketat pada 2026.

Namun, realitas politik berkata lain. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan jaminan solusi. Beban kewajiban utang yang mencapai angka psikologis Rp1,2 triliun per tahun dianggap terlalu berat jika dibiarkan hanya ditanggung oleh konsorsium tanpa suntikan negara. Jika gagal bayar terjadi, kredibilitas Indonesia di mata kreditur utama—China Development Bank (CDB)—menjadi taruhannya.

Danantara: Pemain Baru di Meja P*ker Negosiasi. Di tengah tarik-menarik ini, muncul peran sentral dari entitas baru: Danantara.

Dipimpin oleh Rosan Roeslani, lembaga pengelola investasi ini kini memegang kemudi negosiasi. Tugas Rosan tidak ringan. Ia harus menavigasi skema penyelamatan yang membagi “kue” tanggung jawab: Pemerintah (via APBN) akan membereskan kewajiban infrastruktur masa lalu, sementara Danantara dituntut merestrukturisasi operasional agar Whoosh bisa bernapas tanpa alat bantu di masa depan.

“Fokus kami adalah optimalisasi layanan dan restrukturisasi,” sebuah sinyal bahwa Danantara akan mencoba memeras profit dari sisi komersial dan pengembangan kawasan stasiun, sementara negara membersihkan neraca keuangannya.

Epilog: Harga Sebuah Ambisi
Peralihan skema ke APBN ini menjadi babak baru sekaligus ironi bagi sejarah transportasi Indonesia. Proyek yang awalnya dibanggakan karena tidak membebani uang rakyat, kini justru “pulang” meminta pertolongan pada kas negara.

Bagi publik, pertanyaan besarnya bukan lagi soal seberapa cepat kereta itu sampai di Bandung, melainkan seberapa lama APBN harus “mencicil tiket” dari sebuah ambisi besar yang perhitungan awalnya meleset jauh.

Whoosh kini bukan sekadar kereta cepat; ia adalah monumen peringatan bahwa dalam proyek strategis nasional, hitungan di atas kertas sering kali tak seindah realitas di lapangan.[]

Komentar (1)

  • Agus Muliawan

    Memang kewajiban Negara untuk membayar hutang warganegara nya.
    Mengenai teknisnya ini tanggung jawab Pejabat yang Mempunyai Otoritas.

    Reply14 Februari 2026 11:51 pm

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurnalis Handal di Aceh Dikriminalisasi, Warga Desa Babah Lueng Kehilangan Pendamping, Berharap Ombudsman RI, Presiden dan Mualem Turun Tangan

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Semarang, 12 November 2025| Kasus dugaan kriminalisasi yang menimpa Ridwanto, seorang jurnalis sekaligus Ketua DPD Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) Provinsi Aceh, memasuki babak baru. Ironisnya, Ridwanto, yang seharusnya menjadi korban pembacokan oleh Muslem Bin Syamaun pada 18 Agustus 2025 lalu, kini justru mendekam di tahanan kejaksaan. Kasus ini bermula ketika Muslem […]

  • Bungkamnya Kalangan Pendidik atas Kasus Ijazah Jokowi Pertanda Dunia Pendidikan Indonesia Miskin Moral

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 228
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 9 Januari 2026| Sebagai seorang lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, juga berkecimpung di lembaga pendidikan selama puluhan tahun sebagai guru, serta sebagai salah satu pendiri SMA Plus Provinsi Riau dan SMK Kansai Pekanbaru, saya merasa terhinakan oleh kasus-kasus pemalsuan ijazah yang masif ditemukan di negeri ini. Lebih dipermalukan lagi, ketika saya melihat gelagat […]

  • Selain OTT Bupati, KPK Dalami Dugaan Korupsi Pemerasan Bermodus Dana CSR di RSUD Cabangbungin Bekasi

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 196
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 19 Desember 2025– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan berhasil mengamankan sedikitnya 10 orang yang diduga terlibat tindak pidana korupsi dan gratifikasi, termasuk Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, SH, di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis malam (18/12/2025).   OTT tersebut dilakukan di Kantor Bupati Bekasi, disusul […]

  • Bupati Pemalang Apresiasi Mahasiswi Asal Pemalang Raih Predikat Cum Laude di UNY

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 826
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang,1 September 2025| Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Pemalang. Pada Selasa, 26 Agustus 2025, salah satu putri daerah, Nadia Riska Anida, yang akrab disapa Nana, berhasil menorehkan prestasi akademik gemilang. Ia resmi menyelesaikan studinya di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan predikat Cum Laude. Prestasi tersebut mendapat apresiasi langsung […]

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 58
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 3 Januari 2026| Tahun 2026 bakal menjadi periode yang penuh persaingan ketat di pasar smartphone global. Sejumlah produsen raksasa, mulai dari Samsung, Apple, Xiaomi hingga Vivo, tengah menyiapkan peluncuran ponsel flagship terbaru yang sejak lama dinantikan konsumen. Dari Samsung Galaxy S26 Ultra, iPhone 18 Pro Max, hingga inovasi pertama Apple di segmen ponsel lipat […]

  • Bau Aroma Busuk Tercium, Diduga Proyek Rehabilitasi di Disdik Bandar Lampung Sudah Dikondisikan

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Rls/Naryoto
    • visibility 105
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandar Lampung, 15 November 2025| Bau aroma busuk kembali terendus kabar lewat angin yang menerpa kepala bidang pembangun di Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung. Kabar adanya pengondisian proyek di beberapa tiktik, terkait proyek rehabilitasi sekolah yang konon sudah dikondisikan oleh Kabid bersama oknum DPRD Bandar Lampung. Ha ini memicu alibi bahwa proyek tersebut sudah mendapat […]

expand_less