Breaking News
light_mode
Beranda » Info Korupsi » Sorotan Publik: Dugaan Mar-Up Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Tak Bisa Diabaikan

Sorotan Publik: Dugaan Mar-Up Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Tak Bisa Diabaikan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
  • visibility 282
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Oktober 2025| Dugaan mark-up dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau kini dikenal sebagai Whoosh menjadi sorotan publik dan tak bisa diabaikan.

Makanya, lembaga think tank Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah penyelidikan, meski tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa menegaskan bahwa akar masalah utama harus dicari pada pihak yang bertanggung jawab merancang dan menyetujui proyek strategis nasional ini.

“Perlu penyelidikan, namun jika melihat tanggung jawab utama terletak pada struktur kelembagaan yang merancang dan menyetujui proyek ini,” kata Herry saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

Herry Mendrofa menegaskan, entitas yang harus dimintai pertanggungjawaban dalam skema ini adalah konsorsium BUMN yang tergabung dalam PT KCIC, kementerian teknis terkait, khususnya Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN.

“(Termasuk) lembaga perencana seperti Bappenas, memiliki peran sentral dalam menetapkan skema pembiayaan, target waktu, dan standar efisiensi,” ucapnya.

Sebelumnya, Managing Editor Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan, mengaku heran mengapa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih ‘ngeyel’ menunggu laporan resmi.

Menurut perhitungan Anthony, dugaan kuat mark-up pada proyek kebanggaan Presiden Joko Widodo ini berkisar antara 20 hingga 60 persen.

“Sejak awal, proyek KCJB sepanjang 142,3 kilometer itu, banyak masalah dan sarat dugaan korupsi. Sangat aneh kalau KPK masih mempertanyakannya,” papar Anthony di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Ia bahkan secara lugas menyebut komisioner KPK perlu diragukan kompetensinya jika menunggu laporan atas indikasi yang sudah terbentang jelas di depan mata.

Anthony membeberkan indikasi kuat mark-up yang bermula dari keputusan Presiden Jokowi menggeser Jepang dan memilih China sebagai kontraktor.

Ia menilai proposal Jepang seolah hanya dijadikan ‘pendamping’ untuk memenuhi prasyarat tender, namun sengaja dimanfaatkan demi mengatrol harga proyek buatan China.

Pada tahap awal, tawaran China (US$5,5 miliar) bersaing ketat dengan Jepang (US$6,2 miliar).

Namun, Jepang digugurkan karena meminta jaminan APBN, sementara China menjanjikan skema business-to-business (B to B). China pun ditunjuk pada 2016.

Namun, janji tidak mengganggu APBN hanya bertahan lima tahun.

Pada 2021, Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 yang pada dasarnya membuka keran pendanaan APBN melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dan penjaminan untuk proyek KCJB.

“Kini semuanya terbukti bohong besar semua,” tegas Anthony.[]

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Herald

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank BRI Alirkan Kebaikan Dengan Berbagi Sedekah Hari Jum’at Berkah

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Hari Jum’at adalah hari yang istimewa bagi umat Islam, Hari Jum’at juga dikenal sebagai “Sayyidul Ayyam” atau penghulu segala hari. Pada hari Jumat, pahala setiap amalan baik, termasuk sedekah Jumat, dilipatgandakan. Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Selain menjadi salah satu ibadah yang bisa mendekatkan diri kepada Allah, sedekah juga memiliki […]

  • Menag Tinjau Pelaksanaan MBG di MI Al Amin Tengah Kramat Jati Jakarta Timur

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Agustus 2025| Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, (25/8). Dalam kunjungan kerja tersebut Menteri Agama (Menag) menyaksikan langsung proses pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekitar 348 siswa di MI Al Amin Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur. Turut hadir dalam kegiatan penting ini, Kepala […]

  • Warga Tegal Alur Minta Jembatan Yang Dibongkar Dibangun Kembali

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 25 Agustus 2025| Warga RT 002 dan RT 005 di wilayah RW 02 Kel Tegal Alur Kec Kalideres Jakbar, meminta agar jembatan di tempat mereka yang dibongkar segera diperbaiki. Dayat (42) warga RT 002/02 mengatakan bahwa jembatan yang dibongkar tersebut sudah terjadi sekitar satu tahun. Akibatnya, membuat warga jadi memutar cukup jauh jika melewati […]

  • Kapolsek Citeureup Terima Kunjungan Forkopimcam Dalam Rangka Syukuran HUT Bhayangkara Ke-79

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, Kapolsek Citeureup Polres Bogor Polda Jabar, AKP Ari Nugroho, S.I.K., M.S.I., bersama jajaran menerima kunjungan Forkopimcam Citeureup di Mapolsek Citeureup (1/7). Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 13.00 WIB dan diikuti sekitar 30 orang dari unsur Muspika setempat. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam suasana kebersamaan dan penuh kekeluargaan. […]

  • Kapolres Bogor Cek Kesiapan Personel, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas di Kabupaten Bogor

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Polres Bogor| Dalam rangka meningkatkan disiplin dan profesionalisme anggota, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan dan kerapihan personel Polres Bogor, Senin pagi, di halaman Mapolres Bogor. (05/05/2025) Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam menjaga marwah institusi Polri sekaligus bentuk komitmen dalam menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat […]

  • Satukan Komitmen Bersama Komnas HAM, Wamen Ossy Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM dengan Pelibatan Multipihak

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle ATR/ BPN
    • visibility 61
    • 0Komentar

        Tegar news. co. id | Jakarta senin, 7 Juli 2025 Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan komitmennya untuk memperkuat penyelesaian konflik agraria dengan pendekatan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM), melalui pelibatan berbagai pihak terkait secara inklusif. Hal ini ia sampaikan dalam pertemuan bersama […]

expand_less