Breaking News
light_mode
Home » Info Korupsi » Sorotan Publik: Dugaan Mar-Up Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Tak Bisa Diabaikan

Sorotan Publik: Dugaan Mar-Up Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Tak Bisa Diabaikan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
  • visibility 339
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Oktober 2025| Dugaan mark-up dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau kini dikenal sebagai Whoosh menjadi sorotan publik dan tak bisa diabaikan.

Makanya, lembaga think tank Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah penyelidikan, meski tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa menegaskan bahwa akar masalah utama harus dicari pada pihak yang bertanggung jawab merancang dan menyetujui proyek strategis nasional ini.

“Perlu penyelidikan, namun jika melihat tanggung jawab utama terletak pada struktur kelembagaan yang merancang dan menyetujui proyek ini,” kata Herry saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

Herry Mendrofa menegaskan, entitas yang harus dimintai pertanggungjawaban dalam skema ini adalah konsorsium BUMN yang tergabung dalam PT KCIC, kementerian teknis terkait, khususnya Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN.

“(Termasuk) lembaga perencana seperti Bappenas, memiliki peran sentral dalam menetapkan skema pembiayaan, target waktu, dan standar efisiensi,” ucapnya.

Sebelumnya, Managing Editor Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan, mengaku heran mengapa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih ‘ngeyel’ menunggu laporan resmi.

Menurut perhitungan Anthony, dugaan kuat mark-up pada proyek kebanggaan Presiden Joko Widodo ini berkisar antara 20 hingga 60 persen.

“Sejak awal, proyek KCJB sepanjang 142,3 kilometer itu, banyak masalah dan sarat dugaan korupsi. Sangat aneh kalau KPK masih mempertanyakannya,” papar Anthony di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Ia bahkan secara lugas menyebut komisioner KPK perlu diragukan kompetensinya jika menunggu laporan atas indikasi yang sudah terbentang jelas di depan mata.

Anthony membeberkan indikasi kuat mark-up yang bermula dari keputusan Presiden Jokowi menggeser Jepang dan memilih China sebagai kontraktor.

Ia menilai proposal Jepang seolah hanya dijadikan ‘pendamping’ untuk memenuhi prasyarat tender, namun sengaja dimanfaatkan demi mengatrol harga proyek buatan China.

Pada tahap awal, tawaran China (US$5,5 miliar) bersaing ketat dengan Jepang (US$6,2 miliar).

Namun, Jepang digugurkan karena meminta jaminan APBN, sementara China menjanjikan skema business-to-business (B to B). China pun ditunjuk pada 2016.

Namun, janji tidak mengganggu APBN hanya bertahan lima tahun.

Pada 2021, Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 yang pada dasarnya membuka keran pendanaan APBN melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dan penjaminan untuk proyek KCJB.

“Kini semuanya terbukti bohong besar semua,” tegas Anthony.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Herald

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 283
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 12 Januari 2026| Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menyampaikan sanggahan keras atas pemberitaan yang menuduh dirinya terlibat dalam dugaan penipuan terhadap warga Malaysia dengan modus KTA PPWI. Ade menegaskan, seluruh tuduhan tersebut tidak benar, menyesatkan, dan merupakan bentuk pencatutan identitas yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. “Saya tidak […]

  • Polsek Ciampea Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak Untuk TK Satu Atap Desa Cinangneng

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 103
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Polsek Ciampea Dalam rangka membangun kedekatan antara Polri dan anak-anak sejak usia dini, Polsek Ciampea menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) pada Senin, 19 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di halaman Kantor Polsek Ciampea, Kabupaten Bogor. Sebanyak 15 anak dari Yayasan TK Satu Atap, Desa Cinangneng, Kecamatan […]

  • Jalin Kedekatan, Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Dengarkan Keluhan Warga Desa Binaanya

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 135
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar. Bripka Reza Rahmadani menunjukkan komitmen dan kedekatannya dengan warga di wilayah hukum Desa binaanya. Pada Sabtu (17/05/2025), Bripka Reza melakukan kunjungan langsung ke warga masyarakat Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor dalam upaya untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Bripka Reza Rahmadani tampak […]

  • Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 157
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pekanbaru, 23 Januari 2026| Kasus penahanan Jekson Sihombing, seorang aktivis anti-korupsi yang vokal di Provinsi Riau, kini menjadi sorotan tajam dan menimbulkan polemik mengenai integritas proses hukum di Indonesia. Jekson, yang telah mendekam di sel tahanan Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Riau selama hampir empat bulan, kini menghadapi situasi yang dianggap […]

  • Lewat “Polisi Baik,” Polres Bogor Hadirkan Air Bersih Untuk 150 KK di Tenjo

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 268
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 27 September 2025| Warga Kampung Babakan, Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, kini bisa bernapas lega setelah kesulitan air bersih yang mereka hadapi teratasi. Polres Bogor menunjukkan komitmen nyata pengabdiannya dengan membangun sumur bor di lokasi tersebut, sebuah inisiatif yang lahir dari kepedulian tulus seluruh personel. ​Pembangunan sumur bor ini menjadi solusi atas laporan kekurangan air […]

  • Intimidasi Awak Media Patroli 86 di Polsek Pulau Panggung: Kapolri Diminta Turun Tangan, GMOCT Turut Kawal

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 14
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Tanggamus, Lampung, 10 Maret 2026 | Gabungan Media Online dan Cetak Ternama mendapatkan informasi dari media online Patroli86com bahwa pada hari Sabtu (8/3), seorang awak media Patroli 86 mengalami intimidasi kasar saat mendampingi Eko Nurjaman – orang tua korban Sintia Sari yang dibawa kabur tanpa izin oleh Aprijal – dalam proses pelaporan di Polsek Pulau […]

expand_less