Breaking News
light_mode
Home » Opini » Sudah Tersangka Kok Gak Dipenjara, Apa Yaqut Diperlakukan Istimewa KPK?

Sudah Tersangka Kok Gak Dipenjara, Apa Yaqut Diperlakukan Istimewa KPK?

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 358
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 13 Januari 2026| Yaqut Cholil Qoumas, mantan Menteri Agama, belum juga ditahan. Padahal sudah status tersangka, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan.

Meskipun KPK telah melakukan beberapa langkah, seperti pemeriksaan, pencegahan bepergian ke luar negeri, dan penggeledahan rumah. Dalihnya, penyidik masih mendalami bukti, termasuk informasi dari handphone dan dokumen yang disita.

Bahkan KPK juga telah menetapkan status kasusnya ke penyidikan, dan melarang Yaqut bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Sehingga dengan tidak ditahannya Yaqut tersebut, publik pun jadi mempertanyakan; ada apa dengan KPK? Pasalnya, perlakuan berbeda itu seakan menunjukkan kalau Yaqut diperlakukan istimewa.

Meskipun pihak gedung merah-putih itu berdalih Proses hukum masih berlangsung, dan masih terus mengumpulkan bukti untuk menentukan langkah selanjutnya. Perlakuan berbeda itu jelas menciderai rasa keadilan masyarakat.

Inisiator Forum Wartawan Investigasi Nusantara (For-WIN), Fajar Chan, Minggu (12/1), di sela ngopi siang di depan gedung merah putih KPK turut mengomentari terkait penetapan tersangka Yaqut dan Gus Alex. Fajar Chan menilai, penetapan tersangka terhadap eks Menteri Agama itu baru langkah kecil. Menurutnya yang jauh lebih besar dan penting itu adalah; memastikan kasus tersebut bisa dikupas dan dibongkar hingga tuntas sampai ke akar-akarnya dengan pengembangan tanpa pandang bulu.

“Penetapan Yaqut Cholil Qoumas dan Alex sebagai tersangka adalah salah satu langkah kunci yang sudah tepat dilakukan KPK. Hal tersebut mengingat Yaqut Cholil Qoumas adalah pihak yang memiliki peran signifikan dalam penentuan kuota haji,” tandasnya.

Lebih dari itu, perlu pula di pahami bahwa penetapan tersangka bukan garis finis. Justeru KPK lebih dituntut untuk bisa membuktikan keseriusannya dalam menangani kasus yang kini jadi perhatian publik. Bukan cuma drama pencitraan, untuk menjawab cap miring dari masyarakat.

“Langkah tegasnya antara lain, dengan mulai memenjarakan para tersangkanya dan jangan cuma tersangkakan Yaqut – Gus Alex, tapi bongkar juga siapa dalang dari sindikat sampai perkara memalukan di Kemenag itu benar-benar diputuskan secara nyata di meja pengadilan!” tandasnya.

Boleh jadi, sikap KPK yang terkesan beri perlakuan berbeda terhadap para tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji itu akan dapat sorotan tajam publik. Jangan sampai nantinya publik malah jadi mempertanyakan, ada apa dengan KPK bisa-bisanya perlakukan istimewa para tersangka?!”.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Warga Kurang Mampu, Lurah Kotabaru Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan di RT 006 RW 001

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 56
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 20 November 2025| Lurah Kotabaru Endang Kusnadi, S.T., M.Si., bersama Sekretaris Kelurahan, Kasi Kesos, Kepala Puskesmas Kotabaru, serta sejumlah staf, melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan sekaligus menjalin silaturahmi dengan warga di RT 006 RW 001. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kondisi sejumlah warga kurang mampu yang membutuhkan perhatian khusus. Sebagian besar […]

  • Diduga Ada Pemaksaan, Gaji Guru P3K di Pemalang Dipotong Berkedok Zakat dan Infaq: GMOCT Desak Audit dan Penindakan

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 28
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Pemalang, 8 April 2026 | Dugaan praktik pemotongan gaji terhadap guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Pemalang mencuat ke publik dan memicu keresahan di kalangan tenaga pendidik. Pemotongan tersebut diduga dilakukan dengan dalih infaq atau zakat, namun disinyalir tidak sepenuhnya bersifat sukarela. Informasi ini disampaikan oleh Agung, Pimpinan Redaksi kabarsbi.com […]

  • Dua Remaja Digerebek Warga di Ajung Jember, Diduga Lakukan Perbuatan Melanggar Norma: Kasus Ditangani Polres Jember

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 156
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jember, 8 Januari 2026| Kepala Biro Jember Kabarsbi.com, Gunawan, menerima keluhan dari masyarakat terkait dugaan perbuatan melanggar norma kesusilaan yang melibatkan dua remaja di Dusun Besuk, Desa Wiro Wongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Peristiwa ini menuai reaksi keras dari warga karena dianggap mencoreng ketertiban sosial dan melibatkan anak di bawah umur. Masyarakat juga menilai pengawasan […]

  • Polda Metro Jaya Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan Beras Harga Terjangkau Untuk Warga

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 113
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 Agustus 2025| Polda Metro Jaya menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sekaligus mendukung program pemerintah menjaga stabilitas harga pangan. Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Djati Wiyoto Abadhy, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan […]

  • Tegar Mencium Aroma Pengondisian Proyek di Dinas Kesehatan Lampung Selatan

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Naryoto
    • visibility 60
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lamsel, 11 Desember 2025| Lembaga swadaya masyarakat Tegak kan Amanat Rakyat (LSM TEGAR), meyoroti pengerjaan  rehabilitasi PUSTU (Puskesmas Pembantu) di Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo yang dikerjakan secara asal-asalan, dan serat berbau korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Dari hasil investigasi di lapangan yang disampaikan oleh ketua Investigasi dan laporan lembaga swadaya masyarakat LSM TEGAR Hanif.SE, mengatakan […]

  • Coretan Kecil Tentang Wilson Lalengke, Suara Rakyat di Perserikatan Bangsa-Bangsa

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 69
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Solok, 01 Nopember 2025| Dalam momen yang membangkitkan kebanggaan dan semangat di seluruh jajaran Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Ketua Umum Wilson Lalengke mengukir sejarah dengan berpidato di Markas Besar Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) pada 8 Oktober 2025. Mewakili bukan pemerintah, melainkan suara masyarakat sipil, wartawan senior dan aktivis Hak Asasi Manusia dari Indonesia itu […]

expand_less