Breaking News
light_mode
Home » Uncategorized » Mancanegara » Internasional » Politik » Wacana Pilkada via DPRD Dinilai Perkuat Dominasi Elit, Bukan Efisiensi

Wacana Pilkada via DPRD Dinilai Perkuat Dominasi Elit, Bukan Efisiensi

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • visibility 40
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 7 Januari 20256| Demokrasi Indonesia berada di persimpangan jalan: rakyat terus dipersalahkan atas praktik politik uang, sementara elit memperkuat dominasi kekuasaan. Negara gagal membekali warga dengan pendidikan politik yang memadai, sehingga ketidakadilan kian membesar dan berpotensi menempatkan negeri di ambang kebangkrutan.

Demikian peringatan keras dari Alip Purnomo, Direktur Eksekutif IndexPolitica. Ia menegaskan bahwa wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD dengan dalih efisiensi biaya justru memperburuk masalah. Persoalan utama demokrasi, menurut Alip, bukan pada mekanisme pemilihan langsung, melainkan pada sistem politik yang dikuasai uang dan kepentingan elit.

“Pemilu langsung sering dituduh mahal. Padahal mahalnya demokrasi bukan karena rakyat, melainkan karena dibajak elit. Rekayasa elit inilah yang membuat segalanya mahal, sehingga hanya mereka yang memiliki ongkos politik tinggi yang memenangkan pertarungan. Siapa yang punya duit banyak? Jelas mereka. Jadi, pemilu seringkali hanya menjadi alat reproduksi kelas—dari mereka, oleh mereka, dan untuk mereka,” tegas Alip.

“Pilkada versi DPRD hanyalah cara melokalisir permainan. Jika sebelumnya gegap-gempita pemilu terasa sampai sudut kota dan desa, nanti semuanya bisa diselesaikan di ruang ber-AC; mereka tak lagi mencium bau keringat rakyat. Akibatnya, saat berkuasa pun, rakyat akan dilupakan. Inilah pengabdian terbaik kaum elit politik untuk memudahkan pemodal menitipkan loyalisnya secara efisien,” tambahnya.

Menurut Alip, praktik ini menjauhkan rakyat dari pengambilan keputusan, melemahkan kontrol publik, dan menimbulkan frustrasi. “Ini bukan kesalahan rakyat. Masalah ada pada elit yang mengubah kepercayaan publik menjadi alat kekuasaan untuk menumpuk kekayaan,” ujarnya.

Politik seharusnya mendidik dan memberdayakan rakyat, menjaga hak-hak adat dan lingkungan, serta memastikan keputusan diambil bersama. Namun kenyataannya, rakyat dibiarkan miskin pengetahuan politik, lalu disalahkan ketika praktik transaksional terjadi. “Mereka disuguhi janji berlebihan saat kampanye, lalu ditinggalkan setelah kekuasaan diraih,” kata Alip.

Bobroknya demokrasi transaksional terlihat dari lemahnya posisi isu lingkungan dan masyarakat adat dalam kebijakan publik. Persoalan ini seringkali menjadi pemanis politik, dijadikan alat tawar-menawar, sementara hutan dan lautnya dikuasai pemodal melalui kolusi dengan elit penguasa.

Alip menekankan bahwa perlawanan terhadap politik uang tidak bisa bersifat semata teknis. Solusi mendasar harus ditempuh melalui pendidikan politik yang serius dan berkelanjutan, didukung kebijakan dan anggaran negara yang memadai. Negara akan kuat dan demokrasi sehat jika pendidikan politiknya berkualitas.

“Jangan hanya memadamkan api, tapi mengabaikan sumber kebakarannya. Demokrasi bukan mahal karena rakyat; mahal karena elit menjadikannya ladang bisnis,” pungkas Alip Purnomo.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipimpin Langsung Kasi Intel Baru, Kejari Lampung Tengah dan Pasewaran Berhasil Tangkap DPO

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 138
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-LAMTENG| Tim gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah, pada Minggu (4/5-2025) sekira Pk. 19.30 WIB, berhasil mengamankan terpidana DPO atas nama Endang Pristiwati binti Pangkat Adiwiyono, buronan kasus korupsi penyalahgunaan kewenangan sebagai teller di unit cabang BRI Bandar Jaya. Endang Pristiwati, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) selama delapan tahun. Terpidana itu diamankan tanpa perlawanan, […]

  • Wilson Lalengke: Take Down Berita adalah Kejahatan Jurnalistik

    • calendar_month 19 hour ago
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 4
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Jakarta, 24 Maret 2026 | Wilson Lalengke menegaskan bahwa praktik take down berita merupakan bentuk kejahatan jurnalistik yang bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 4 ayat (2) UU Pers secara tegas melarang penyensoran, pelarangan penayangan berita, dan penghapusan berita yang sudah dipublikasikan ke ruang publik. Penghapusan berita bukanlah mekanisme yang […]

  • Mantan Karyawan Cafe Cofenofe Galaxy Sudah 2 Bulan Gajinya Belum Dibayar “Bos Obral Janji Manis”

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 29
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id​ – Bekasi, 11 Maret 2026 | Dugaan penahanan hak upah karyawan kembali mencoreng citra industri kuliner di kawasan Galaxy, Bekasi Selatan. Kali ini, Cafe Cofenofe menjadi sorotan tajam setelah salah satu mantan karyawannya, RJ, angkat bicara mengenai nasib malang yang menimpanya. ​Selama dua bulan penuh, keringat RJ seolah tak dihargai. Upaya mediasi yang dilakukan […]

  • Dokumen Girik C No 1350 atas Nama Aliyas Bin Aing Hilang, Dua Kelurahan di Bekasi Saling Lempar Tanggung Jawab

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 84
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 13 Oktober 2025| Dugaan hilangnya dokumen tanah Girik C No. 1350 atas nama Aliyas Bin Aing dilaporkan ke Ombudsman Republik Indonesia. Laporan diajukan oleh kuasa ahli waris, H.M. Sulaeman, dan didampingi pimpinan redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), Agung. Pengaduan berawal dari pencarian dokumen dasar kepemilikan tanah milik almarhum Aliyas Bin Aing. Namun, hasil penelusuran […]

  • Sinergitas TNI Polri Wilayah Hukum Polsek Dramaga, Giat Cooling Sistem Sambang Warga Beri Himbauan Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Giat sambang Kamtibmas Warga adalah tugas rutin Bhabinkamtibmas dan Babinsa yg menjadi tugas kesehariannya, yakni dengan melaksanakan kunjungan kepada masyarakat binaannya untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat. Sabtu (17/05/2025) Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa purwasari Aipda Heri Kismanto menyambangi Warganya dan  menyampaikan pesan-pesan kamtibmas utk selalu meningkatkan kewaspadaan serta untuk bersama-sama ikut […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Mengimbau Kepada Masyarakat Untuk Waspada Terhadap Berita Hoax

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 50
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 7 Desember 2025| Kantor Pertanahan Kota Medan mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap berita hoax mengenai pemutihan sertipikat tanah. Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan, Bapak Rivaldi, S.SiT., M.M., QRMP, menegaskan bahwa tidak ada program pemutihan sertipikat tanah. Masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu memverifikasi informasi melalui saluran […]

expand_less