Breaking News
light_mode
Home » Pemerintahan » Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Digeruduk Emak-Emak, Kesabarannya Tuai Pujian Netizen

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Digeruduk Emak-Emak, Kesabarannya Tuai Pujian Netizen

  • account_circle M Imron
  • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
  • visibility 120
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id—Kota Bekasi, 23 Juli 2025| Dari video yang memperlihatkan Wali Kota Bekasi Bpk Tri Adhianto Tjahjono, dikonfrontasi oleh sekelompok masyarakat atau “ibu-ibu” yang emosional, viral di media sosial TikTok. Uniknya, alih-alih menuai kritik, momen tersebut justru membuat Tri Adhianto banjir pujian dari netizen atas kesabarannya.

Adanya Video viral yang diunggah oleh akun TikTok @syair_senjal itu merekam sebuah insiden yang terjadi usai apel pagi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi pada Rabu (23/7/2025).

Di Dalam video berdurasi 5 menit 47 detik tersebut, Bpk Tri Adhianto yang baru selesai memimpin apel dihampiri oleh sekelompok masyarakat “ibu-ibu” Dengan nada tinggi dan penuh emosi, mereka mendesak Wali Kota untuk mengambil tindakan tegas terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan SDN Jaticempaka I.

Para masyarak “ibu-ibu” tersebut tidak terima dengan sanksi yang telah dijatuhkan, yang mereka anggap terlalu ringan. Kekecewaan mereka memuncak karena ASN yang diadukan tersebut dilaporkan masih bekerja di salah satu sekolah yang sama

Menghadapi desakan yang cenderung emosional tersebut, Bpk Tri Adhianto terlihat tetap tenang. la dengan sabar mendengarkan keluhan para masyakat “ibu-ibu” satu per satu sebelum memberikan penjelasan mengenai mekanisme dan aturan kepegawaian yang berlaku di pemerintahan tersebut.

Dengan ini Adhianto menjelaskan bahwa pemerintah tidak bisa mengambil langkah inkonstitusional atau melanggar prosedur dalam menjatuhkan sanksi. la mengedukasi bahwa ada perbedaan antara pencopotan dari jabatan dan pemecatan dari profesi sebagai seorang ASN. Sanksi yang diberikan harus sesuai dengan tingkat pelanggaran yang telah dibuktikan melalui pemeriksaan.

Sikapnya yang tidak terpancing emosi dan justru memberikan pemahaman yang menjadi sorotan utama netizen

Kolom komentar pada video viral tersebut dipenuhi oleh apresiasi terhadap cara Bpk Tri Adhianto menangani situasi. Banyak netizen memuji kesabaran dan pendekatan humanis yang ia tunjukkan.

“Mantap Pak Wali Kota penjelasan dan pendekatannya kepada wali murid yang tersulut emosi,” tulis akun @asep acosta.

“Sing sabar Pak Walikota ku menghadapi masyarakat “ibu-ibu” Luar biasa sabarnya, timpal akun @BangBek67.

Tidak hanya memuji, sejumlah netizen juga turut membantu menjelaskan duduk persoalan aturan kepegawaian kepada para masyarakat “ibu-ibu” yang mungkin belum memahaminya, seperti yang dicuitkan oleh akun @Jack Flash.

“Bu ibu, semua kepala sekolah dulunya juga guru. Yang dicopot itu jabatannya, bukan profesinya… Kecuali kesalahan nya yang mengakibatkan dia dipecat dengan tidak hormat dari profesinya, baru dia tidak dianggap lagi sebagai guru di sekolah tersebu,” ucapnya menggemakan penjelasan Wali Kota Bekasi.

  • Author: M Imron
  • Editor: Syarif Hidayatullah
  • Source: Rizki Farhan

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kuningan Bahas Open Bidding Sekda Pertemuan Tertutup Tuai Kritik, Uha Juhana: Drama Korea Dipertontonkan

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 86
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, Jawa Barat (GMOCT) 27 Juli 2025| Pertemuan tertutup Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dengan Hamid SH, MH (praktisi hukum) dan Prof. Dr. Suwari Akhmaddhian SH, MH (Dekan Fakultas Hukum UNIKU) pada Minggu (27 Juli 2025) mengenai penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif menuai kritik. Informasi mengenai pertemuan tersebut diperoleh dari media online KabarSBI, yang tergabung […]

  • Dugaan Korupsi Dana Desa Padarek: Kades (Ketua PAC PDIP Lemahsugih) Diduga Tak Transparan dan Menawarkan Suap ke Media

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Majalengka, Jawa Barat (GMOCT) 01 Juli 2025| Dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa (DD) tahap 1 tahun 2025 di Desa Padarek, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, menyeruak ke permukaan. Kepala Desa Padarek, Wahyu Susanto, yang menurut informasi juga menjabat sebagai Ketua PAC PDIP Lemahsugih periode 2019-2024 hingga kini masih menjabat menurut Nara sumber, menjadi sorotan utama. Dari […]

  • Sinergitas TNI Polri Wilayah Hukum Polsek Dramaga Giat Anjansana Warga

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 110
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menjaga sinergitas dengan warga, Bhabinkamtibmas Desa Neglasari Aipda Deni Andriana melaksanakan kegiatan sambang kamtibmas dan silaturahmi ke warga Kp Bulul Rt.03/04 Desa Neglasari Kec Dramaga Kab Bogor. Selasa, (20/05/2025) Kegiatan Cooling sistem silaturahmi Warga Desa binaan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas selain untuk menjaga silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat juga untuk memastikan […]

  • Kalah Besar Dengan Alokasi Dana Untuk MBG, Komisi I Setujui Anggaran Rp 187,1 Triliun Untuk Kemenhan

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 233
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 18 September 2025| Kementerian Pertahanan mengatakan Komisi I DPR RI telah menyetujui jumlah anggaran yang diajukan untuk tahun 2026 sebesar Rp 187,1 triliun. Hal tersebut dikatakan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin usai mengikuti rapat tertutup dengan Komisi I DPR membahas anggaran. “Proposal akhir dari anggaran Kemhan dan TNI tahun 2026 yang sudah disetujui oleh Komisi […]

  • Hari Anti Korupsi Sedunia “di Negeri Koruptor”

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 217
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Desember 2025| Setiap tahun pada tanggal 9 Desember, dunia memperingati Hari Anti-Korupsi Sedunia (Harkodia). Hari penting ini ditetapkan oleh Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Melawan Korupsi. Harkodia dimaksudkan untuk mengingatkan negara-negara tentang tanggung jawab kolektif mereka untuk memerangi korupsi, memperkuat integritas, dan menegakkan keadilan. Namun di Indonesia, peringatan ini seringkali terasa lebih simbolis daripada substantif. […]

  • Menko Polkam, Koperasi Soko Guru dan Stabilisator Desa

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle M.Ifsudar
    • visibility 103
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan menegaskan bahwa koperasi bukan sekedar lembaga ekonomi, tetapi juga stabilisator di tingkat desa. Bahkan koperasi sebagai wujud nyata penerapan demokrasi Indonesia. Selasa (22/07/2025)   Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menetapkan tahun 2025 sebagai momentum kebangkitan gerakan […]

expand_less