Breaking News
light_mode
Home » Pemerintahan » Ketua BUMDes Bantarsari Diduga Hanya Jadi Boneka: Aset Dikuasai Keluarga Kepala Desa

Ketua BUMDes Bantarsari Diduga Hanya Jadi Boneka: Aset Dikuasai Keluarga Kepala Desa

  • account_circle HUSEN
  • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
  • visibility 543
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 22 September 2025| Fakta baru terungkap dalam investigasi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Secara resmi, kepengurusan BUMDes tercatat dijabat oleh Saneng sebagai Ketua, Deri Drajat sebagai Sekretaris, dan Satim sebagai Bendahara. Namun, dalam praktiknya, posisi mereka hanya sebatas formalitas

 

Ketua BUMDes Saneng mengaku hanya dilibatkan pada tahap awal, yakni saat mengurus badan hukum, NPWP, hingga pembukaan rekening di Bank BJB. Setelah itu, semua dokumen resmi BUMDes justru dikuasai oleh bendahara desa yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Desa Bantarsari.

 

“Saya hanya dilibatkan di awal untuk melengkapi administrasi. Setelah itu semua SK, rekening, stempel, sampai NPWP dipegang bendahara desa. Saya tidak punya akses lagi,” ungkap Saneng. Minggu. 21/09/2025

 

Lebih parah lagi, saat Saneng ditugasi mencari lokasi sawah untuk program ketahanan pangan, ia berhasil mendapatkan lahan 5 hektar. Namun, pengelolaan lahan tersebut dikendalikan langsung oleh H Isan, orang tua kepala desa. Dalam kwitansi sewa senilai Rp120 juta untuk dua musim tanam, nama yang tercatat adalah H Isan, sementara Saneng hanya dijadikan saksi.

Berdasarkan dokumen kwitansi yang diperoleh tim investigasi, harga sewa sawah sebenarnya Rp10 juta per hektar. Padahal, laporan resmi menyebutkan Rp12 juta per hektar. Artinya, terdapat indikasi markup Rp2 juta per hektar yang diduga diselewengkan.

 

Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa BUMDes Bantarsari hanya dijadikan boneka. Program ketahanan pangan yang seharusnya menjadi sarana pemberdayaan masyarakat justru diprivatisasi untuk kepentingan keluarga kepala desa.

 

Ketua BPD Bantarsari saat dikonfirmasi memilih melempar persoalan kepada Ketua BUMDes.

 

“Owh ia Bang, cuma terkait BUMDes aja langsung ke ketua BUMDesnya Bang. Betul Bang, BPD atau saya cuma mengetahui anggaran tersebut, kembali lagi kepada ketua BUMDesnya,” ujarnya lewat WhatsApp. Minggu, 21/09

 

Ironisnya, Bendahara BUMDes Satim juga mengaku tidak mengetahui detail soal pencairan anggaran.

 

“Saya tidak tahu Bang, terkait pencairan. Waktu itu ada kekurangan, saya kira tidak jadi,” singkatnya.

 

Padahal, Permendesa PDTT No. 7 Tahun 2021 dengan tegas menyebut seluruh transaksi program ketahanan pangan wajib tercatat atas nama BUMDes dan dikelola langsung oleh pengurus sah. Penyimpangan ini berpotensi melanggar hukum dan masuk ranah tindak pidana korupsi.

 

Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., menilai kasus ini sebagai bentuk “perampokan berjamaah” terhadap dana publik.

 

“DPMD hingga Bupati tak bisa pura-pura tuli! Kalau tidak bertindak, artinya mereka ikut dalam kubangan ini. Kami mendesak Inspektorat dan aparat hukum segera turun tangan. Jika tidak, kasus ini akan kami bawa ke Kejati Jabar dan KPK!” tegas Ahmad.

 

Secara hukum, dugaan penyalahgunaan wewenang ini bisa dijerat dengan Pasal 3 UU Tipikor, Pasal 17 dan 18 UU Administrasi Pemerintahan (UUAP), serta Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan jabatan untuk keuntungan pribadi.

 

Kasus BUMDes Bantarsari menjadi tamparan keras bagi tata kelola dana desa. Desa yang seharusnya menjadi poros kebangkitan ekonomi rakyat justru dijadikan ladang bancakan oleh oknum pejabat desa.

 

Warga mendesak agar BPD lebih aktif dalam menjalankan fungsi pengawasannya. Selain itu, Dinas PMD Kabupaten Bekasi diminta segera melakukan audit menyeluruh agar pengelolaan BUMDes kembali sesuai aturan dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

 

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa dan Bendahara Desa Bantarsari belum memberikan keterangan resmi.

  • Author: HUSEN
  • Editor: HUSEN
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Hadiri Kompolnas Award: Polri Tak Antikritik, Komitmen Terus Perbaiki Diri!

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 193
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 17 Oktober 2025| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa, Polri bukanlah institusi yang antikritik. Korps Bhayangkara selalu menerima saran dan masukan untuk dijadikan bahan evaluasi guna menjadi polisi yang diharapkan serta dicintai oleh rakyat. Hal tersebut disampaikan Sigit saat memberikan sambutan dan menyerahkan penghargaan di acara Kompolnas Award tahun 2025 di Hotel Merlyn […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea Kontrol Petugas Keamanan Perumahan Troya Selaras, Sampaikan Pesan Antisipasi Tindak Kriminal

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 129
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Polres Bogor – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Bojong jengkol, Polsek Ciampea, Polres Bogor, Aiptu Yongky Novara, S.E., melakukan kegiatan kontrol dan pengecekan terhadap petugas keamanan (security) di Perumahan Troya Selaras, Kampung Bojong jengkol RT 02 RW 04, Desa Bojong jengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Rabu (18/06/2025). […]

  • Proyek Normalisasi Drainase Mangkrak Di Rancaekek, Dampak Ekonomi Warga Merosot Tajam

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 131
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, Jawa Barat 14 Juni 2025|(GMOCT)- Proyek normalisasi drainase di Jalan Raya Rancaekek Majalaya, Desa Rancaekekwetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dimulai sejak Maret 2025, hingga kini mangkrak dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Informasi ini didapat dari media online Matainvestigasi.com dan telah dikonfirmasi oleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama). Pembongkaran saluran […]

  • Kim Jong-un Peringatkan Israel! Sebut Serangan ke Kedutaan Besar di Teheran sebagai “Kesalahan Fatal”

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 186
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 13 Maret 2026 | PYONGYANG Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, resmi memecah kesunyian terkait memanasnya situasi di Timur Tengah. Dalam pernyataan keras yang dirilis oleh kantor berita resmi KCNA, Kim Jong-un menegaskan bahwa Israel telah melakukan “kesalahan besar yang tak termaafkan” dengan menargetkan fasilitas diplomatik di Teheran. ​Pernyataan ini muncul menyusul […]

  • Peduli Korban Banjir, Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 13 Desember 2025| PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 secara simbolis melepas 6 relawan dari total 20 relawan yang akan diberangkatkan untuk membantu penanganan bencana banjir di Aceh Tamiang. Prosesi pelepasan simbolis dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025, pukul 14.00 WIB, bertempat di Kantor Ex Pelindo Regional 1, Jalan Krakatau No. 100, […]

  • Jurnalis Ambarita Dikeroyok Saat Liputan Dugaan Makanan Kedaluwarsa di Bekasi

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 234
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 27 September 2025| Kasus kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini, menimpa Jurnalis Ambarita yang tengah melakukan investigasi terkait dugaan peredaran makanan kedaluwarsa di wilayah Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jum’at (26/9/2025). Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ambarita tiba di lokasi untuk melakukan […]

expand_less