Breaking News
light_mode
Home » Pendidikan » “Rp 200 Ribu Dari Guru Untuk Siapa? Program Inspiring Teacher Dibongkar, Kadisdik Terancam Dicopot!”

“Rp 200 Ribu Dari Guru Untuk Siapa? Program Inspiring Teacher Dibongkar, Kadisdik Terancam Dicopot!”

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
  • visibility 887
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Pemalang 19 September 2025| Program Inspiring Teacher 2025 di Kabupaten Pemalang resmi dibubarkan pada 3 September 2025, sehari sebelum aksi unjuk rasa yang digelar pada 4 September. Keputusan pembubaran ini bukan tanpa alasan.

Sejak awal peluncurannya, program ini telah memicu tanda tanya besar di masyarakat: bagaimana transparansi anggarannya? Apa motif penyelenggara? Dan yang paling mencuat, siapa aktor utama di balik layar program tersebut?

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pemalang kini tengah berada dalam sorotan tajam. Program Inspiring Teacher 2025 diduga melibatkan pihak ketiga dalam pelaksanaannya—tanpa adanya transparansi yang jelas. Bahkan, muncul dugaan bahwa pihak ketiga tersebut melakukan pungutan liar terhadap para guru, dengan nominal mencapai Rp200.000 per orang.

Fenomena klasik pun kembali mencuat ke permukaan. Di balik kemenangan kepala daerah, muncul kelompok yang merasa punya hak istimewa untuk “menikmati kue kekuasaan”. Program Inspiring Teacher 2025 diduga menjadi salah satu kendaraan dari manuver semacam itu.

Sumber internal menyebut, terdapat dugaan bahwa oknum Event Organizer (EO) memainkan peran kunci dalam pelaksanaan program ini. Seperti diketahui, EO adalah pihak atau perusahaan yang bertanggung jawab merencanakan, mengelola, dan mengeksekusi suatu acara secara teknis dan logistik. Namun, pertanyaannya: siapa sosok di balik EO tersebut hingga bisa dengan mudah mengakses kepala daerah?

Jika benar demikian, hal ini bukan hanya merusak citra kepala daerah, tetapi juga mengkhianati semangat demokrasi yang seharusnya berlandaskan amanah rakyat.

Publik pun mempertanyakan: mungkinkah Kadisdikbud Pemalang benar-benar tidak mengetahui rangkaian program Inspiring Teacher 2025 sejak awal?

Menurut informasi yang diterima redaksi, ada dugaan keterlibatan seorang ASN berinisial “Ts”, yang disebut-sebut menjadi inisiator program tersebut.

Jika pola semacam ini terus dibiarkan, maka Pemalang akan terus terjebak dalam lingkaran politik transaksional. Padahal, kekuasaan bukanlah milik tim sukses, melainkan milik seluruh rakyat Pemalang.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas pihak ketiga yang terlibat. Namun, desakan publik terhadap Kadisdikbud untuk mengungkap kebenaran terus bergema, demi memastikan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan program.

Pada Kamis, 18 September 2025, Kadisdikbud Pemalang, Ismun, akhirnya angkat bicara. Ia mengakui adanya keterlibatan pihak ketiga dalam program tersebut.

“Menyikapi kondisi masyarakat kita dan gejolak di kalangan guru, kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang mendesak agar kegiatan Inspiring Teacher dibatalkan. Kegiatan ini sejak awal memang diinisiasi oleh pihak ketiga. Saya pribadi, sebagai kepala dinas, tidak mengetahui sejak awal, baru mengetahui di akhir-akhir penyelenggaraan. Terkait dana yang sudah masuk ke penyelenggara, saya juga tidak tahu jumlah pastinya. Tapi kami sepakat bahwa dana itu harus dikembalikan kepada guru-guru,” ujar Ismun.

Namun, pernyataan tersebut dinilai belum cukup menjawab keresahan publik.
Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) menyampaikan sikap tegas:

“Kadisdik Ismun seharusnya bertindak lebih tegas sejak awal dan menjaga marwah dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang. Keterlibatan pihak ketiga dalam program strategis seperti Inspiring Teacher adalah bentuk kelalaian serius. Oleh karena itu, kami mendesak Bupati Pemalang untuk mencopot Kadisdik Ismun dari jabatannya. Ini demi menjaga integritas, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan,” tegas Pimred SBI.

Dinas Pendidikan kini dituntut untuk secara terbuka menjelaskan peran pihak ketiga dalam program ini, memastikan tidak ada pungli yang terjadi, dan memastikan seluruh dana yang telah dikumpulkan dari para guru dikembalikan secara utuh.

Kini, saatnya Pemkab Pemalang menjawab. Transparansi sangat diperlukan. Jika tidak, bubarnya Inspiring Teacher 2025 bukanlah akhir cerita—melainkan awal dari desakan publik yang lebih besar untuk mengungkap siapa aktor sebenarnya di balik layar.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: SBI/Pml

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unit 3 Subdit 2 Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Oplos Gas Subsidi di Sukoharjo, Rugikan Negara Miliaran Rupiah

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 108
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sukoharjo Jawa Tengah, 01 Nopember 2025| Unit 3 Subdit 2 Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kombespol Sardo MP Sibarani S.I.K., M.H., berhasil mengungkap praktik penyalahgunaan atau pengoplosan gas LPG subsidi 3 kg di sebuah gudang yang berlokasi di Desa Prampelan, Kelurahan Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Penggerebekan dilakukan […]

  • Secara Musdes Taupik Hamid Terpilih Sebagai Kepala desa Antar Waktu

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Asep
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 21 September 2025| Melalui musyawarah Desa pemilihan “Kepala Desa Antar Waktu” tahun 2025, Desa Sukajaya Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor Jawa Barat, berjalan lancar dan kondusif, pada Sabtu 20 September 2025. Bertempat di Villa Serena yang terletak di wilayah Desa Sukajaya pemilihan kepala Desa antar waktu tahun 2025 di laksanakan secara transfaran yang di saksikan […]

  • Pelindo Regional 1 Gelar Program “Pelindo Mengajar” di SMK Swasta Hang Tuah Belawan

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 88
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan, 16 Oktober 2025| PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan “Pelindo Mengajar” yang dilaksanakan di SMK Swasta Hang Tuah Belawan, Jalan Kl. Yos Sudarso Km. 11,5, Medan. Kegiatan ini menghadirkan Jonedi Ramli selaku Executive Director 1 Regional 1, sebagai narasumber utama. Dalam […]

  • Giat Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua, Kontrol Pos Kamling Dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 112
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, jajaran Polsek Cisarua Polres Bogor terus mengintensifkan kegiatan sambang dan patroli ke pos keamanan lingkungan (pos kamling) yang ada di wilayah desa binaan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Citeko, Bripka Apep Alimudin, pada Sabtu malam (28/06/2025). Kegiatan sambang dan kontrol siskamling tersebut […]

  • Upaya Paksa Kejati Kalbar: Kantor Distrik Navigasi Pontianak Digeledah Penyidik”

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 78
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kalbar, 29 Desember 2025| Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat pada hari ini Senin (29/12/2025) mulai Pukul 08.30 wib sampai dengan 11.20 wib melakukan Upaya Paksa, menggeledah Kantor Distrik Navigasi Kelas III Pontianak di Jalan Khatulistiwa No.149 Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengadaan minyak Non Subsidi […]

  • Viral! Abu Janda Lepas Kontrol Lontarkan Kata “Anjir” Netizen Minim Adab!

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 39
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 12 Maret 2026 | Debat panas dalam program diskusi di iNews mendadak menjadi sorotan publik setelah aktivis media sosial Permadi Arya terlibat adu argumen yang memanas dengan pengamat politik senior Ikrar Nusa Bhakti serta pakar hukum tata negara Feri Amsari. Perdebatan yang awalnya membahas peran Amerika Serikat dalam dinamika sejarah kemerdekaan Indonesia […]

expand_less