Breaking News
light_mode
Home » Opini » 25 Tahun Banten, Sebuah Catatan Kritis!

25 Tahun Banten, Sebuah Catatan Kritis!

  • account_circle Rls/Egi Hendrawan
  • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
  • visibility 196
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Banten, 4 Oktober 2025| Banten merupakan wilayah barat paling ujung di pulau jawa, dalam sejarahnya Banten sangat sentral, dan menjadi gerbang perdagangan pada masa kesultanan, kolonial, perjuangan, hingga modern hari ini. Roda perekonomian terutama perdagangan menjadikan kemajuan untuk Banten kedepannya. Namun, realitas yang ada, menjadikan Banten masih banyak hal yang harus dibenahi hingga ke akar rumputnya.

Tanggal 4 Oktober tahun 2000 menjadi tonggak sejarah baru bagi masyarakat Banten. Setelah sekian lama berada di bawah naungan Jawa Barat, Banten akhirnya resmi berdiri sebagai provinsi sendiri. Dua puluh lima tahun berlalu, sudah seperempat abad usia yang seharusnya menjadi waktu cukup panjang untuk menakar sejauh mana janji-janji awal kemajuan itu benar-benar terwujud. Namun, di tengah hiruk pikuk masyarakat Banten hari ini, pertanyaan yang muncul adalah sudahkah Banten benar-benar maju dan sejahtera sebagaimana cita-cita awal pendiriannya?

Seperempat abad bukan waktu yang singkat. Seharusnya, ini menjadi momentum untuk merayakan berbagai capaian dan kemajuan. Namun, ketika kita menengok kembali perjalanan Banten, kemajuan itu terasa timpang. Di balik pembangunan fisik yang tampak megah, masih banyak masyarakat yang hidup jauh dari kesejahteraan. Pertanyaan yang patut diajukan: apakah layak kita merayakan “kemajuan” ketika rakyatnya masih berjuang untuk hidup layak di tanah kelahirannya sendiri?

Dua puluh lima tahun seharusnya cukup untuk melihat perubahan besar baik dari segi infrastruktur, ekonomi, sosial, maupun budaya. Namun kenyataannya, banyak persoalan krusial yang belum terselesaikan. Kemiskinan, ketimpangan, dan lapangan kerja yang terbatas masih menjadi wajah keseharian sebagian besar masyarakat. Di atas kertas, Banten mungkin tampak mengeliat untuk berkembang, tetapi di lapangan, perubahan itu belum benar-benar dirasakan secara merata.

Banten memang telah melakukan banyak pembangunan, tetapi kualitasnya perlu ditinjau ulang. Pendidikan, yang seharusnya menjadi kunci kemajuan, masih jauh dari harapan. Program pendidikan gratis yang pernah dijanjikan para pemimpin daerah hanya menjadi slogan politik saat kampanye. Janji-janji itu menguap begitu kekuasaan diraih, meninggalkan rakyat dalam realitas yang pahit: biaya pendidikan yang tinggi dan fasilitas yang tak memadai.

Banten kini menghadapi tantangan baru: pertumbuhan penduduk yang pesat, urbanisasi tanpa arah, dan ancaman ketimpangan sosial. Namun di balik itu, Banten juga menyimpan peluang besar seperti  letak strategis, potensi wisata, sumber daya alam, dan kekuatan budaya. Tantangan terbesar adalah bagaimana pemerintah dan masyarakat bersama-sama mengelola potensi itu dengan cara yang berkelanjutan, tanpa meninggalkan rakyat kecil yang menjadi bagian dari sejarah berdirinya provinsi ini.

Dalam rentang seperempat abad ini, lahirlah generasi baru anak-anak yang tumbuh sebagai warga Banten yang tidak lagi mengenal masa Jawa Barat. Generasi ini seharusnya menjadi harapan baru dengan gagasan segar dan semangat perubahan. Namun, tanpa bekal sumber daya manusia yang memadai, mereka bisa saja tumbuh menjadi generasi yang kehilangan arah. Peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter menjadi kebutuhan mendesak agar generasi muda Banten tak hanya bangga sebagai orang Banten, tetapi juga mampu membawa tanahnya menuju kemajuan.

Selama 25 tahun, Banten telah membangun identitasnya sebagai daerah yang religius, berbudaya, dan bersejarah. Namun, kebudayaan tidak boleh berhenti pada seremonial dan simbol-simbol semata. Ia harus menjadi kekuatan yang menggerakkan masyarakat menuju keadaban dan kemajuan. Identitas budaya seharusnya hadir bukan hanya di panggung perayaan, tapi juga dalam cara kita berpikir, bekerja, dan memperjuangkan kesejahteraan bersama.

Dua puluh lima tahun adalah waktu yang cukup untuk bercermin. Banten telah berdiri tegak sebagai provinsi, tetapi belum sepenuhnya berdiri kokoh dalam kesejahteraan rakyatnya. Refleksi seperempat abad ini bukan sekadar peringatan, tetapi pengingat: bahwa kemajuan sejati tidak hanya diukur dari bangunan tinggi atau jalan lebar, melainkan dari seberapa bahagia dan sejahtera rakyat yang hidup di dalamnya.

Penulis : Nasyudin Rumi, seorang Aktivis, tokoh Pelajar Nahdlatul Ulama, sekarang menjabat sebagai Sekretaris PW IPNU Provinsi Banten (Orang Nomor 2 di PW IPNU Banten). Lahir dan besar di daerah Pesisir Banten Selatan. Beliau aktif dalam kegiatan sosial, menyuarakan ketidak adilan, isu-isu pendidikan dan keterpelajaran.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Ingin 514 Kabupaten/ Kota Rumah Sakitnya Bagus, Tehnologi Kesehatan Dan Alat Yang Mutakhir

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 106
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 7 Agustus 2025| Presiden Prabowo Subianto ingin di 514 Kabupaten/Kota memiliki rumah sakit yang memadai dan didukung dengan teknologi kesehatan yang mutakhir. “Beliau pengin kalau bisa 514 kabupaten dan kota semua rumah sakitnya bagus-bagus. Kemudian kita juga bicara mengenai rumah sakit ini kalau sudah ada alat-alatnya akan butuh SDM dan butuh pembiayaan,” kata Menteri […]

  • 150 Siswa Madrasah Istiqlal Diajak Lawan Thalassemia, Begini Cara Mudahnya!

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 465
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 18 Agustus 2025| Aula Madrasah Masjid Istiqlal menjadi saksi semangat generasi muda dalam melawan thalassemia. Sebanyak 150 siswa-siswi Madrasah Aliyah kelas 10 hingga 12 mengikuti Sosialisasi Thalassemia, sebuah langkah strategis untuk mengedukasi remaja produktif mengenai penyakit turunan yang tak dapat disembuhkan namun bisa dicegah. Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, diikuti sambutan H. […]

  • SIM Keliling Hari Minggu Hanya Beroperasi di Jakarta Timur dan Jakarta Barat

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 328
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta] 10 Agustus 2025 — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya tetap menyediakan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling pada hari Minggu, namun hanya di dua wilayah Jakarta, yakni Jakarta Timur dan Jakarta Barat, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.   Untuk wilayah Jakarta Timur, layanan SIM Keliling berada di Jalan Raden […]

  • Giat Sambang warga Dalam Rangka Menciptakan Kamtibmas Masyarakat Desa Citeko

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 140
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Polres Bogor| Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua pada hari Sabtu tanggal 3 Mei 2025 di Kp. Legok Malaci Rt. 03/07 Desa Citeko Kec. Cisarua Kab. Bogor melaksanakan sambang ke wilayah binaanya. Sabtu (3/5/2025) Kemudian dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibamas Polsek CSR Polres Bogor, Bripka Apep Alimudin melaksanakan patroli dan sambang dilogis dengan warga binaaan untuk terciptanya lingkungan aman […]

  • Bhayangkari Peduli, Bantuan dari Ende Menjangkau Sikka dan Ngada

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 297
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Ende, 2 Oktober 2025| Di tengah kunjungan kerja ke Kabupaten Ende, Ketua Umum Bhayangkari Ny. Julianti Sigit Prabowo membuktikan bahwa kepedulian tak terhalang jarak. Pada Rabu (1/10/2025), ia menyerahkan bantuan Bhayangkari Peduli secara virtual kepada warga di Kabupaten Sikka dan Ngada melalui Zoom Meeting. Ratusan warga di dua kabupaten itu berkumpul di lokasi yang sudah […]

  • Kapolres Bogor Hadiri Upacara Hari Jadi Bogor ke-543. Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M. Sampaikan Harapan Untuk Masa Depan Kabupaten Bogor

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 127
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 3 Juni 2025| Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor ke-543, Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar upacara peringatan yang berlangsung khidmat di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong. Upacara ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., yang bertindak sebagai inspektur upacara, serta turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor. Dalam […]

expand_less