Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Korban Penganiayaan di Banjarnegara Mengaku Ditekan Pejabat Untuk Berdamai, GMOCT Turun Tangan

Korban Penganiayaan di Banjarnegara Mengaku Ditekan Pejabat Untuk Berdamai, GMOCT Turun Tangan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • visibility 97
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Banjarnegara, 14 November 2025 (GMOCT)| Aji Setyawan, warga Banjarnegara yang menjadi korban penganiayaan, mengungkapkan adanya dugaan tekanan dari sejumlah pejabat daerah agar dirinya berdamai dengan pelaku. Informasi ini didapatkan oleh tim liputan khusus GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama).

Menurut Aji, pejabat yang terlibat antara lain Ketua BPBD Banjarnegara, yang disebut mendatangi rumah Sekretaris Daerah (Sekda). Selain itu, ada juga oknum dari Dinas Pendidikan dan PGRI yang diduga menekan Kakak Aji, seorang pendidik, untuk membujuk Aji agar melakukan perdamaian. Kepala Desa Batur juga disebut berulang kali meminta Aji berdamai, mendampingi Ketua BPBD Aji Puloroso.

Intimidasi Jelang Persidangan

Aji menerangkan bahwa intimidasi terjadi saat kasusnya akan dilimpahkan ke pengadilan. Ketua BPBD Aji Puloroso, ditemani Kades Batur Ahmad Fauzi, datang ke rumah Aji dengan tujuan agar perkara ini tidak sampai ke pengadilan. Bahkan, Sekda Banjarnegara secara pribadi menghubungi Aji melalui WhatsApp dan meminta pencabutan perkara.

“Kemudian saya jadi berpikir siapa saya ini sampai orang nomor 3 di lingkungan pemerintah BNA sampai menghubungi saya, atau kah ada ketakutan di antara lintas departemen di BNA yang memainkan dana donasi,” ujar Aji.

GMOCT Akan Mengklarifikasi

Dengan adanya informasi ini, tim liputan khusus GMOCT akan meminta statement dari berbagai pihak yang menghubungi Aji Setyawan terkait permintaan damai tersebut. GMOCT akan menginvestigasi atas suruhan dari siapa permintaan damai itu dilakukan.

Pada Jum’at 14 November 2025 pukul 18.58 WIB, sebelum menayangkan pemberitaan, sekretaris umum GMOCT mencoba mengirimkan rilis kepada Aji BPBD dan Indarto sesuai dengan informasi yang diterima oleh team liputan khusus GMOCT, hanya Aji BPBD yang responsif serta menjawab ” Waalaikum Salam Wr..Wb”

” Sebentar Mas Berta dari mana sumbermya ” saat dimintai statement sebelum ditayangkan

Aji BPBD pun menjawab,” mohon maaf sebelumnya nampak dari apa yang di sampaikan bernada kurang baik, kami hadir bertemu Pak Aji dengan baik meminta waktu untuk ketemu dengan maksud pada saat itu mencoba melakukan kemungkinan RJ, namun P. Aji memberikan waktu untuk berpikir selang hari kami mencoba untuk menanyakn kembali namun P.Aji tetap kasus ini diteruskan ke pengadilan sampai saat ni. Bahkan dari pihak keluarga mencoba berkomunikasi namun hasilnya tetap sama.
Jadi mari kita sama-sama hormati proses hukum yang sedang berjalan”.

Praduga tak bersalah berhak dilakukan oleh wartawan/jurnalis sesuai dengan tupoksi serta kode etik profesi, dan dugaan, yang penting adalah sebelum penayangan pemberitaan dilakukan permintaan statement atau klarifikasi (hak jawab), dari semua pihak agar berimbang.

#noviralnojustice

#gmoct

#banjarnegara

Team/Red

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Lembaga Sosial Masyarakat Tegakkan Amanat Rakyat Beri Nilai E Untuk Kinerja Kejati Lampung

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Naryoto
    • visibility 104
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lampung,12 September 2025| Ketua Lembaga Sosial Masyarakat, Tegakkan Amanat Rakyat (Tegar) Ir.Okta Resi Gumantara secara mengejutkan nemberikan penilaian E untuk kinerja penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, (12/9). Menurut Okta, hal ini berangkat dari lambatnya penanganan kasus dugaan Korupsi PT.LEB yang diduga kerterlibatan pejabat daerah mantan Gubernur Lampung Preode 2019-2024 Arinal Djunaidi” […]

  • GMOCT Laporkan Dugaan Tebang Pilih Polres Semarang ke Propam Polda Jateng, Kasus Judi “Gembol” Jadi Sorotan

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang, 24 September 2025 (GMOCT)|  Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) secara resmi melaporkan dugaan praktik tebang pilih dalam penegakan hukum kasus perjudian oleh Polres Semarang ke Propam Polda Jawa Tengah. Pelaporan ini dilakukan pada Selasa, 23 September 2025, oleh Sekretaris Umum GMOCT, Asep NS, didampingi Ketua DPD GMOCT Provinsi Jawa Tengah, M Bakara, […]

  • Kejagung Cegah Nadiem Makarim Ke Luar Negeri

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle M.Dekra
    • visibility 340
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta| Kejaksaan Agung mencegah eks mendikbud nadiem makarim bepergian ke luar negeri, di tengah statusnya sebagai saksi dalam pemeriksaan kasus korupsi program digitalisasi Pendidikan periode 2019-2022. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, mengatakan pencekalan terhadap Nadiem dilakukan untuk memperlancar proses penyidikan. “Iya sejak 19 Juni 2025, untuk 6 bulan ke depan,” kata Harli dalam […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Mengucapkan Selamat Hari Natal 2025

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 146
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 25 Desember 2025| Dalam suasana penuh sukacita dan kedamaian, Kantor Pertanahan Kota Medan menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal 2025 kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Kristiani yang merayakan. Natal menjadi momentum yang sarat makna untuk menumbuhkan semangat kasih, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama, sekaligus mempererat kebersamaan dalam keberagaman. Melalui perayaan Natal ini, Kantor Pertanahan Kota […]

  • Gunung Es Keadilan: Membedah Kriminalisasi Hogi di Sleman dan Busuknya Akar Penegakan Hukum

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 132
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Januari 2026| Tragedi yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta, telah menjadi diskursus nasional yang memicu kemarahan publik. Hogi, yang hanya mencoba membela hak dan keselamatan istrinya dengan mengejar pelaku penjambretan, justru berakhir sebagai tersangka atas kematian kedua jambret tersebut. Meskipun banyak pihak, termasuk para legislator di DPR RI, telah bersuara menyalahkan Kapolres […]

  • Korupsi Kuota Haji: Pakar Desak KPK Tersangkakan Bos Travel Maktour

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 197
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 Januari 2026| Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Ficar Hadjar, menilai kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024 melibatkan sejumlah pihak. Ia menegaskan perkara tersebut tidak hanya menyeret oknum di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Menurut Ficar, keterlibatan oknum Kemenag, seperti mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan mantan Staf Khusus Menteri Agama […]

expand_less