Breaking News
light_mode
Home » Hukum » Kriminal » Modus “Menemukan Ponsel” Berujung Permintaan Transfer, Korban Mengaku Diancam

Modus “Menemukan Ponsel” Berujung Permintaan Transfer, Korban Mengaku Diancam

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • visibility 68
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Tanggerang, 14 Maret 2026 | Sebuah dugaan penipuan dengan modus mengaku menemukan ponsel dilaporkan terjadi pada pertengahan bulan ini. Peristiwa tersebut bermula pada malam tanggal 12/3/2026, ketika seorang pria bernama Solehoddin diduga menemukan atau mengambil sebuah telepon seluler milik orang lain.

Alih-alih langsung mengembalikan kepada pemiliknya, komunikasi yang terjadi keesokan harinya justru mengarah pada permintaan sejumlah uang dari pihak yang mengaku sebagai penemu ponsel tersebut.

Menurut keterangan korban bernama Quin (14), pada siang hari tanggal 13/3/2026, Solehoddin menghubungi dan menyampaikan bahwa ia telah menemukan ponsel tersebut. Dalam percakapan itu, ia menawarkan untuk mengirimkan kembali perangkat tersebut kepada pemiliknya.

“Dia bilang menemukan HP saya dan bersedia mengirimkannya kembali,” ujar korban.

Namun, dalam komunikasi tersebut Solehoddin disebut meminta uang sebesar Rp100.000 dengan alasan sebagai biaya transfer atau pengiriman barang. Dengan harapan ponsel miliknya bisa segera kembali, korban kemudian mentransfer uang sesuai permintaan tersebut.

“Awalnya dia bilang uang itu untuk biaya kirim. Karena saya ingin HP itu cepat kembali, akhirnya saya transfer ke rekening BCA atas nama Pebriyanti No. rekening 57981310014,” kata korban. Dia juga mengirimkan lokasi berada di Perumahan Cikampek Indah Blok A3/8, Karawang, Jawa Barat), koordinat perkiraan area perumahan tersebut adalah: Koordinat: -6.4096, 107.4586. Lokasi ini berada di Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat

Setelah dana dikirimkan, ponsel yang dijanjikan untuk dikirim kepada pemiliknya tidak kunjung sampai. Komunikasi berikutnya justru kembali berisi permintaan tambahan uang dari pihak yang sama.

Menurut korban, Solehoddin kembali meminta uang dengan alasan “uang rokok sekedarnya” setelah transfer pertama dilakukan.

“Setelah uang Rp100.000 saya kirim, dia masih minta lagi dengan alasan uang rokok. Ia minta uang dikirim ke rekening Superbank ataas nama Solehoddin nomor rekening : 000058060831,” ujar korban.

Situasi kemudian berubah menjadi lebih menekan. Dalam percakapan selanjutnya, Solehoddin disebut mengancam akan menjual ponsel tersebut apabila tidak ada lagi uang yang dikirimkan kepadanya atau tudak ada bukti transfer.

“Dia bilang kalau tidak dikirim uang lagi, HP itu akan dijual,” kata korban.

Dalam komunikasi yang diterima korban, Solehoddin juga disebut meminta agar uang dikirim secara sukarela atau ‘seikhlasnya’ ke sebuah rekening Superbank atas nama dirinya. Nomor rekening tersebut diberikan langsung dalam percakapan sebagai tujuan transfer.

Hingga saat ini, menurut korban, ponsel yang disebut ditemukan tersebut belum juga dikirimkan.

Kasus seperti ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berhadapan dengan orang yang mengaku menemukan barang hilang. Permintaan uang sebelum barang benar-benar dikirim atau diserahkan patut dicurigai sebagai potensi modus penipuan.

Masyarakat disarankan untuk lebih berhati-hati dengan meminta bukti keberadaan barang secara jelas sebelum melakukan pembayaran, memilih metode serah terima secara langsung atau melalui pihak ketiga yang tepercaya, serta menghindari melakukan transfer uang kepada pihak yang identitasnya belum dikenal secara pasti.

Apabila merasa menjadi korban penipuan, masyarakat dapat mengumpulkan bukti percakapan, bukti transfer, serta identitas rekening yang digunakan, kemudian melaporkannya kepada pihak berwajib agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini juga memperlihatkan bagaimana modus sederhana—mengaku menemukan barang—dapat berubah menjadi tekanan finansial terhadap pemilik barang. Karena itu, kewaspadaan dan verifikasi informasi menjadi kunci agar kejadian serupa tidak kembali terulang.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemdes Karangharum Matangkan Persiapan HUT RI ke-80 Lewat Rapat Minggon, Siapkan Pesta Rakyat Meriah

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 133
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi – 31 Juli 2025 | Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Karangharum, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, menggelar Rapat Minggon khusus pada Kamis (31/7/2025) di Aula Kantor Desa. Rapat tersebut membahas secara intensif persiapan berbagai kegiatan dan perlombaan yang akan digelar untuk memeriahkan perayaan 17 Agustus. […]

  • Pembantaian Adityawarman Guncang Dunia Pers, PPWI: Jangan Ada Impunitas!

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pangkal Pinang, 9 Agustus 20251 Dunia pers Indonesia kembali berduka dan berang. Seorang wartawan senior, Adityawarman (48), Pemimpin Redaksi media lokal Okeyboz.com, ditemukan tewas mengenaskan di dasar sumur kebun miliknya di kawasan Dealova, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka-Belitung (Babel), Jumat (8/8/2025) siang. Tubuh korban penuh luka sayatan benda tajam. Dugaan […]

  • Diplomasi “Cahaya” Yusuf Kalla: Kredit 30 Triliun dan Ancaman Tombol Off untuk Nusantara

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 26
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 24 April 2026 | Dunia perbankan Himbara mendadak silau oleh sinar klarifikasi dari Jusuf Kalla (JK). Terkait isu kredit Rp30 triliun yang menyeret nama Hadji Kalla, Sang Mantan Wapres tidak cuma memberikan penjelasan, tapi juga memberikan kursus singkat tentang “Art of Borrowing” yang levelnya jauh di atas plafon pinjaman rakyat jelata. Di […]

  • Menjelang Kunjungan Presiden, Forum Bersama Sipil Banten Sampaikan Lima Isu Strategis

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Rls/Egi
    • visibility 149
    • 2Comment

    Tegarnews.co.id-Banten, 7 Oktober 2025| Menjelang kunjungan Bapak Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Tangerang, kami yang tergabung dalam Forum Bersama Sipil Banten (FBSB) — perwakilan jurnalis, aktivis, akademisi, organisasi pemerhati lingkungan dan antikorupsi, serta perwakilan mahasiswa dan warga terdampak menyampaikan pernyataan resmi berikut. Pernyataan ini bertujuan memastikan kunjungan Bapak menjadi momentum nyata untuk perbaikan tata kelola, […]

  • Polres Bogor Gelar Upacara HUT Satpam Ke 45 Tahun di Mako Polres Bogor

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 418
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 20 Januari 2026| Upacara peringatan hari llang tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) yang ke-45, tahun 2026 tingkat Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan pada Minggu pagi, 18 Januari 2026, bertempat di Markas Komando (Mako) Polres Bogor. Upacara dipimpin oleh Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila, S.H., S.I.K. Kegiatan berlangsung khidmat serta diikuti oleh perwakilan satuan pengamanan dari […]

  • Ketua Umum DPP BBRP Michal Wilson: “Semangat Perjuangan Almarhum Drs. Atma Wirya Akan Terus Kami Lanjutkan”

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 84
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 30 Oktober 2025| Dalam rangkaian kegiatan Babakti Memperingati Milad ke-14 Barisan Benteng Raya Padjajaran (BBRP), Dewan Pengurus Pusat (DPP) BBRP bersama jajaran pengurus melaksanakan ziarah ke makam pendiri sekaligus Ketua Umum pertama BBRP, almarhum Drs. Atma Wirya, Kamis 30 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa besar almarhum dalam […]

expand_less