Tegarnews.co.id – Jakarta, 30 Agustus 2026 | Anggaran MBG 2027 diproyeksikan mencapai sekitar Rp240 triliun. Kepala BGN Sudaryono menyebut sekitar 97 persen anggaran tersebut untuk kebutuhan program makan, sedangkan sekitar 3 persen digunakan untuk operasional BGN.
Pernyataan itu disampaikan Sudaryono saat ditemui di Kementerian Keuangan, (28/8). Dengan komposisi tersebut, sekitar Rp232,8 triliun dialokasikan untuk program makan dan sekitar Rp7,2 triliun untuk operasional.
Sudaryono mengatakan, BGN mendapat anggaran sekitar Rp335 triliun pada 2026, dengan sekitar Rp117 triliun telah terpakai.
Sisa anggaran akan digunakan untuk membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), pondok pesantren, serta daerah yang belum mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anggaran sebesar ini tentu akan menjadi sorotan. Bukan cuma soal Rp240 triliunnya, tetapi bagaimana memastikan uang sebesar itu benar-benar berubah menjadi makanan bergizi dan sampai kepada penerima yang tepat.(Rls/Red)













