Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » Aksi Moral GARDA Depok Tegaskan Transparansi Tolak Transaksi Gelap Targetkan Jantung DPRD

Aksi Moral GARDA Depok Tegaskan Transparansi Tolak Transaksi Gelap Targetkan Jantung DPRD

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
  • visibility 238
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Depok,12 September 2025| Aksi moral menuntut pencabutan Perwal No. 97 Tahun 2021 tentang Tunjangan Perumahan DPRD Kota Depok, oleh Gerakan Rakyat Depok Anti Pemborosan Anggaran (GARDA Depok), yang dipimpin langsung Ketua Umum Ikatan Pers Anti Rasuah (IPAR) Obor Panjaitan, sepertinya akan menorehkan sejarah tentang bagaimana menjaga Marwah Aksi Moral.

Sebagaimana kesepakatan bersama, aksi GARDA tersebut memang digelar dengan memastikan berlangsung secara damai dan bermartabat. Namun begitu, penuh dengan ketegasan menjaga marwah perjuangan rakyat. Dalam aksi itu, tugas penting diberikan kepada Ketua GELOMBANG Cahyo, dengan posisi sebagai koordinator lapangan.

Obor Panjaitan sebagai penanggung jawab aksi, mengajak elemen rakyat Depok, ada praktisi hukum, perwakilan mahasiswa, NGO dan beberapa praktisi Pers juga tokoh masyarakat Kota Depok.

Tegas Menolak Perwakilan 5–7 Orang: Lindungi Dari Transaksi Gelap

Sejak awal, Obor Panjaitan menegaskan akan mengawal ketat proses perjalanan aksi, termasuk saat, audiensi dengan utusan Pemkot Depok. Awalnya Pihak Pemkot hanya mengizinkan 5–7 orang peserta aksi untuk masuk sebagai perwakilan, namun Obor Panjaitan menentang keras hal itu. Keputusan pun diambil, untuk menyelamatkan marwah aksi. Akhirnya, seluruh peserta diperbolehkan masuk ke ruang pertemuan sehingga tidak ada celah bagi penyalahgunaan atau permainan terselubung. Peserta aksi pun tampak senang dan semangat, karena bisa bersama-sama mendengar dan melihat jalannya proses yang ada.

“Kami datang bersama, kami harus duduk bersama. Tidak boleh ada transaksi gelap di balik pintu. Semua harus transparan, tidak ada dusta di antara kita!” ungkap Obor.

Tegas di Kantor DPRD: ‘Pesan untuk Legislatif, Bukan Birokrasi’

Selepas hujan deras mengguyur, massa lalu bergerak ke Gedung DPRD Depok. Namun, di sana yang ada hanya Sekwan dan pejabat struktural, bukan para anggota DPRD yang menjadi target. Sehingga Obor pun kembali bersikap tegas dan menyatakan kalau dokumen aspirasi tidak untuk diserahkan ke birokrasi, melainkan sesuai targetnya adalah kepada legislatif.

“Pesan kami jelas, dan kami ingin anggota DPRD harus berani untuk berkata; kami tidak mau lagi menerima tunjangan perumahan. Itulah yang kami harapkan. Tapi, kalau lagi-lagi hanya Sekwan yang disuruh, itu jelas menodai tujuan aksi,” bebernya lantang.

Obor menilai langkah itu, justeru membuka dugaan serius, kalau; Ketua DPRD Kota Depok secara tidak langsung menjadi aktor utama pelestarian tunjangan perumahan Rp 20 miliar per tahun. Mustahil, kalau Ketua DPRD tidak mampu, sekadar mengutus anggota atau komisi terkait untuk menerima aspirasi rakyat.

DPRD Jadi Target Berikutnya

Dengan selesainya pertemuan di Pemkot, Obor Panjaitan menegaskan fokus aksi kini beralih ke DPRD sebagai institusi legislatif.

“Pemerintah kota sudah menerima, tinggal menunggu 2–3 hari sikap konkretnya. Bila tidak ada pencabutan PERWAL, maka DPRD – khususnya ketuanya – akan kami hadapi dengan aksi lanjutan yang lebih luas,” lantang Obor.

Menurut dia, langkah berikut bukan hanya aksi moral, tapi juga bisa berupa pelaporan resmi, gugatan hukum, bahkan GARDA akan menggalang kekuatan yang menyertakan mahasiswa Kota Depok maupun Jaringan Nasional untuk menekan DPRD agar berpihak kepada rakyat.

Aksi Swadaya, Bukti Ketulusan

Untuk diketahui, aksi tersebut kembali menegaskan kesederhanaan dan kemandirian; semua kebutuhan aksi ditanggung secara swadaya. Tidak ada donatur, tidak ada sponsor, bahkan rapat-rapat persiapan dilakukan di rumah salah satu peserta, yang dikenal akrab yakni; Pak Ruri diwilayah Depok 2, dengan hanya minum kopi sederhana. Spanduk dan karton pun dibuat sendiri-sendiri oleh para peserta.

Hal ini, menurut Obor, merupakan garis tegas; bahwa aksi rakyat tidak boleh ditunggangi, tidak boleh ditukar dengan amplop, dan tidak boleh disusupi oleh kepentingan politik yang bisa merusak marwah aksi moral.

Aksi digelar bukan hanya sekadar turun ke jalan, melainkan bentuk pukulan telak terhadap budaya transaksi gelap, pemborosan anggaran, dan kompromi murahan di balik meja.

Pesan Utamanya Jelas:

“Cabut Perwal 97/2021”

“Kembalikan uang rakyat ke kas daerah”

“Hentikan pemborosan APBD oleh DPRD Depok”.

“Sehingga marwah aksi ini tetap terjaga. Tidak ada kompromi, tidak ada perwakilan, tidak ada amplop. Hanya rakyat Depok yang berdiri di garis depan menolak pemborosan,” pungkas Obor dalam keterangan persnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benjamin Netanyahu: Negaranya Akan Menentukan Sendiri Kapan Harus Menyerang Musuh!

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 64
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 27 Oktober 2025| Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa negaranya akan menentukan sendiri kapan harus menyerang musuh dan negara mana yang dapat bergabung dalam pasukan keamanan internasional di Gaza, meski gencatan senjata tengah berlangsung. Pernyataan itu disampaikan Netanyahu pada Minggu (26/10/2025), saat kru penyelamat Mesir tiba di Jalur Gaza untuk membantu pencarian jenazah […]

  • Dapat Mandat PPWI, KRT. Ardhi Solehudin Siap Pimpin Konsolidasi Pewarta Warga di Jawa Tengah

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 72
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Purbalingga,13 Agustus 2025| Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) secara resmi menunjuk KRT. Ardhi Solehudin sebagai pemegang mandat untuk memimpin dan menggerakkan konsolidasi organisasi di Provinsi Jawa Tengah. Surat mandat ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, pada Selasa, 12 Agustus 2025, sebagai langkah strategis untuk memperkuat jaringan […]

  • Dua Security PT Genesis Regeneration Smelting Ditangkap Usai Viral di GMOCT Terkait Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLH

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 66
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Serang (GMOCT) 22 Agustus 2025| Pasca viral di GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama), dua petugas keamanan PT Genesis Regeneration Smelting ditangkap oleh pihak kepolisian buntut insiden pengeroyokan terhadap sejumlah wartawan dan humas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) saat peliputan penyegelan pabrik di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten. Informasi ini pertama kali mencuat […]

  • Sinergi TNI-Polri, Patroli Sabang Dengan Kepala Desa Dan Warga Masyarakat Kembangkuning Sampaikan Himbauan Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 83
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Sinergitas TNI – Polri Polsek Klapanunggal melalui Bhabinkamtibmas Aipda H.Denny Renggana, S.H bersama Personil TNI melaksanakan kegiatan sambang dengan Kepala Desa Kembangkuning Ibu Neneng Robinah, SE Dan warga masyarakat Desa Kembangkuning Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor. Rabu, (04/06/2025). Pada kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Kepala Desa melaksanakan Patroli sambang dengan warga masyarakat Desa Kembangkuning […]

  • Praktik Penimbunan Solar Bersubsidi di Beberapa Lokasi, Publik Soroti Lemahnya Pengawasan dan Penegakan Hukum

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 88
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banten, 26 Januari 2026| Berdasarkan laporan, terkait adanya kegiatan yang diduga penimbunan solar bersubsidi di daerah Serang menjadi sorotan publik. Dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi ini kembali mencuat khususnya di wilayah Kabupaten Serang Banten dan beberapa wilayah di Jabodetabek. Berdasarkan informasi dan hasi penelusuran, tim menemukan titik lokasi berupa sebuah […]

  • Tetap Buka Saat Ramadan, Warga Bersyukur Masih Bisa Urus Pertanahan di Hari Libur

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 33
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 23 Februari 2026 |Memasuki bulan Ramadan, kebutuhan masyarakat dalam mengurus sertipikat tanah tidak surut. Hal ini terlihat di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Barat, di mana masyarakat tetap memanfaatkan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN). Layanan yang dibuka setiap hari Sabtu dan Minggu ini memudahkan masyarakat pekerja untuk mendapatkan pelayanan pertanahan, termasuk […]

expand_less