Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » Sisa Rp21 Miliar Dana Umat Menguap, BNI Bungkam Tanpa Kepastian

Sisa Rp21 Miliar Dana Umat Menguap, BNI Bungkam Tanpa Kepastian

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 1 hour ago
  • visibility 7
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Labuhanbatu, 17 April 2026 | Tangis dan kekecewaan tak lagi bisa dibendung. Ratusan umat Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara kembali turun ke jalan, mendatangi kantor Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantau Prapat, Rabu (15/4/2026), menuntut kejelasan atas nasib uang mereka yang hingga kini seolah hilang tanpa jejak.

Di bawah terik matahari, wajah-wajah lelah terlihat jelas. Mereka adalah petani, peladang, pedagang kecil, hingga buruh, orang-orang sederhana yang selama ini menggantungkan harapan hidup pada dana yang disimpan melalui Credit Union (CU) paroki.

Dari total sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan, sekitar Rp21 miliar hingga hari ini belum diketahui ke mana perginya. Tidak ada penjelasan rinci, tidak ada kepastian. Yang tersisa hanya diam, dan itu menyakitkan.

Bagi mereka, ini bukan sekadar angka.

Ini adalah hasil keringat bertahun-tahun di ladang. Hasil panen kecil yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Harapan untuk pendidikan anak, untuk masa depan keluarga, untuk hidup yang lebih layak.

Namun kini, semua itu berubah menjadi kecemasan yang tak berujung.

“Kami sudah bersurat, kami menunggu, tapi tidak ada jawaban. Ini sangat miris,” ujar kuasa hukum dari Kantor Advokat Gani Djemat & Partners, Bryan Roberto Mahulae, S.H., M.H., di tengah massa aksi.

Ia menegaskan bahwa aksi yang dilakukan umat adalah bentuk kekecewaan mendalam terhadap sikap BNI yang dinilai tidak menunjukkan itikad baik.

“Bapak ibu datang dengan damai, tanpa provokasi. Tapi kekecewaan ini nyata. Dana itu bukan sekadar uang, tapi masa depan,” katanya.

Lebih menyakitkan lagi, hingga kini belum ada kejelasan resmi terkait aliran dana yang hilang, khususnya sisa Rp21 miliar yang diduga berada dalam kendali oknum pemegang kas.

Ketiadaan informasi ini dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap hak nasabah.

“Ini bukan hanya soal kerugian, tapi soal keadilan. Nasabah berhak tahu ke mana uang mereka,” tegasnya.

Di tengah kebuntuan, muncul informasi bahwa pimpinan BNI Cabang Rantau Prapat tengah diperiksa di Polda Sumatera Utara. Namun bagi umat, proses itu belum menjawab pertanyaan paling mendasar: ke mana uang mereka?

Frater paroki, Fritz Prasetyo, menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa disederhanakan sebagai kesalahan individu semata.

“Ini bukan sekadar ulah oknum. Ada persoalan sistemik yang membuat praktik ini bisa berjalan bertahun-tahun tanpa terdeteksi,” ujarnya.

Ia menambahkan, lemahnya pengawasan internal telah berdampak besar pada umat yang mayoritas berasal dari kalangan kecil.

“Kami hanya menuntut hak kami. Dana itu bukan sekadar angka, tapi menyangkut kehidupan, pendidikan anak-anak, dan masa depan umat,” tambahnya.

Kuasa hukum memastikan perjuangan tidak akan berhenti. Selain menempuh jalur hukum, mereka juga akan melakukan berbagai upaya untuk menekan pihak BNI agar bertanggung jawab.

Namun bagi umat, waktu tidak bisa menunggu. Kebutuhan hidup terus berjalan, sementara harapan mereka masih tergantung pada jawaban yang tak kunjung datang.

Di tengah sunyi yang panjang itu, satu pertanyaan terus menggema, ke mana Rp21 miliar uang umat itu pergi?.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Tugu Utara Lakukan Kontrol Pos Kamling Dan Edukasi Warga

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Guna menciptakan rasa aman dan meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan, Bhabinkamtibmas Desa Tugu Utara, Polsek Cisarua, Polres Bogor, Bripka Edy Syahputra, melakukan kontrol dan patroli pos kamling di wilayahnya (28/05/2025) malam. Patroli sambang tersebut dilakukan di sekitar Alinson Resort, Kampung Pondok Caringin RT 05 RW 04, Desa Tugu Utara. Kegiatan dimulai pada pukul […]

  • Ketua Umum DPP BBRP Michal Wilson: “Semangat Perjuangan Almarhum Drs. Atma Wirya Akan Terus Kami Lanjutkan”

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 80
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 30 Oktober 2025| Dalam rangkaian kegiatan Babakti Memperingati Milad ke-14 Barisan Benteng Raya Padjajaran (BBRP), Dewan Pengurus Pusat (DPP) BBRP bersama jajaran pengurus melaksanakan ziarah ke makam pendiri sekaligus Ketua Umum pertama BBRP, almarhum Drs. Atma Wirya, Kamis 30 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa besar almarhum dalam […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea Polres Bogor Bersama Babinsa Melaksanakan Silaturahmi Dengan Warga Untuk Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 218
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea, Polres Bogor, bersama Babinsa melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan warga di wilayah binaannya. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Pasar Rebo RT 004 RW 008, Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Jumat (18/07/2025). Bhabinkamtibmas Desa Cihideung Udik, Aiptu […]

  • Polisi Penjaga Korporasi: Menggugat Dehumanisasi Masyarakat Adat Dayak oleh Polri

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 25
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kapuas, Kalimantan Tengah, 11 Maret 2026 | Konflik agraria dan sengketa lahan antara masyarakat adat dengan perusahaan tambang raksasa kembali memanas di wilayah hukum Polres Kapuas. Laporan penanganan aksi Aliansi Masyarakat Adat Dayak di areal PT Asmin Bara Barunang (ABB) menunjukkan sebuah pola lama yang menyakitkan: aparat kepolisian yang seharusnya menjadi pelindung rakyat, […]

  • GMOCT Angkat Bicara Soal Kasus Noodweer yang Menimpa Ridwanto Jurnalis Handal di Nagan Raya Aceh

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 144
    • 0Comment

    Tegarnesw.co.id-Kabupaten Semarang, 8 November 2025| DPP GMOCT. Kasus yang menimpa Ridwanto, Ketua DPD GMOCT Provinsi Aceh, yang juga seorang jurnalis, terkait dengan tindakan pembelaan diri (noodweer) menjadi perhatian serius Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT). Ridwanto mengalami serangan pembacokan pada 18 Agustus 2025 oleh Muslem Bin Syamaun, dan secara spontan melakukan pembelaan diri. Namun, […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Jogjogan Sambangi Warga, Ajak Aktif Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 112
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Guna mempererat hubungan silaturahmi serta membangun komunikasi dua arah dengan warga binaan, Bhabinkamtibmas Desa Jogjogan Polsek Cisarua Polres Bogor, Aiptu M. Yusuf, melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis bersama masyarakat di wilayah RT 04 RW 01, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis (17/07/2025). Dalam kegiatan tersebut, Aiptu M. Yusuf menyempatkan diri berdialog langsung dengan […]

expand_less