Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » PETI Marak di Serosah, LSM Gakorpan Minta Kapolda Riau Copot Kapolres Kuansing

PETI Marak di Serosah, LSM Gakorpan Minta Kapolda Riau Copot Kapolres Kuansing

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
  • visibility 105
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kuansing, Riau, 5 Oktober 2025| Aktifitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuansing, Riau, bukan hal yang tabuh lagi. Pemberantasan aktifitas PETI yang dilakukan Polres Kuansing dan jajaran acapkali diketahui masyarakat baik secara langsung maupun dari media massa, (04/10).

Tetapi bukan rahasia umum lagi, pemberantasan aktifitas PETI di Kab. Kuansing dilakukan di awal atau istilahnya “panas-panas tahi ayam”. Biasanya dilakukan bila ada pergantian Kapolres maupun Pemimpin Daerah Kab. Kuansing. Setelah itu, seolah-olah tak tersentuh hukum.

Miris, kecelakaan hingga merenggut nyawa para pekerja tambang PETI, seakan-akan hanya kecelakaan biasa. Dan tak menutup kemingkinan kedepannya akan ada jiwa-jiwa yang terenggut akibat kurang tegasnya Aparat Penegak Hukum (APH) memberantas seluruh lokasi-lokasi tambang PETI di Kab. Kuanaing.

Pertanyaannya, kenapa tak bisa diberantas total?

Hal tersebut disampaikan Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi dan Penyelamatan Aset Negara (Gakorpan) DPD Prov. Riau, Rahmad Panggabean kepada Awak Media di salah satu Rumah Makan, jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Sabtu (04/10/2025) siang.

Menurut Rahmad, kinerja yang bobrok dan hanya formalitas dalam pemberantasan Penambang Emas Tanpa Izin ( PETI) dinilai dipertontonkan oleh Kapolres yang baru bertugas di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau.

Lanjutnya, usai Sertijab, Kapolres Kuansing, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., S.H, langsung melakukan gerak cepat memberantas aktifitas PETI. Kita menilai bahwa Kapolres yang baru benar-benar melakukan penindakan kegiatan ilegal tersebut dengan serius, tapi buktinya di lapangan, sangat jauh dari kata serius, semuanya hanya “omon-omon”, tidak benar-benar serius menindak dan memberantas habis para Pelaku perusak lingkungan hidup di wilayah hukum Polres Kuansing.

“Pertama bertugas, Bapak Kapolres itu langsung buat gerak cepat pemberantasan aktifitas PETI, bahkan berbicara dengan lantang kepada Publik bahwa penambang- penambang ilegal tidak akan diberikan ruang di wilayah Hukum Polres Kuansing. Gebrakan awal Bapak Raden (Kapolres-red) ini sangat menyakinkan, seperti kisah film Bollywood, disaat Inspektur Vijay memberantas habis para penjahat di Kota Bombay,” ucap Rahmad.

Tak sampai di situ, Rahmad Panggabean, pria yang telah berkeliling Indonesia mengkritisi kerusakan lingkungan hidup ini menyampaikan, bagaimana bisa Polri akan melakukan Reformasi pada SDM di tubuh institusi mereka, jika mental-mental “Polisi Sambo” masih saja dipelihara, kapan lagi ada perubahan pada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ini, jika penambang Ilegal yang sudah lama beroperasi tidak bisa diberantas.

Diungkapkannya, dari hasil Investigasi Tim LSM Gakorpan, sejak bulan Juli tahun 2025, aktifitas PETI di Desa Serosah, Kec. Hulu Kuantan, sudah melakukan kegiatan. Ada yang pakai mesin Dompeng dan dua alat keruk eksavator. Ini sangat merusak lingkungan hidup.

Herannya, ujar Rahmad, laporan informasi yang disampaikan kepada APH Polres Kuansing tidak mendapatkan respon yang diinginkan, padahal pesan chat dan telepon WhatsApp telah dibaca.

“Kita akan pantau terus kinerja Kapolres Kuansing, terutama terkait pemberantasan PETI. Dan bila dalam waktu dekat ini tak ada tindakan yang signifikan, LSM Gakorpan akan melayangkan laporan secara tertulis ke Kapolda Riau dan Kapolri,” pungkas Rahmad. (Tim).

Hingga berita ini dimuat, Awak Media ini sedang berusaha mencari akses untuk mengkonfirmasi ke Kapolres Kuansing.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengkarut Kasus Nadiem, MataHukum: Kejaksaan Jangan Jadi Alat Pesanan

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 8
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 13 Mei 2026 | Sekretaris Jenderal MataHukum, Mukhsin Nasir, meminta Komisi Kejaksaan (Komjak) untuk memperketat pengawasan terhadap kinerja Kejaksaan Agung dalam menangani kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Mukhsin menilai, proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat saat ini harus diuji secara objektif […]

  • Kasus Pengancaman & Rasisme di Blora Memanas, John L Situmorang: Polisi Jangan Ragu Tetapkan Tersangka!

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 45
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Blora, 27 Februari 2026| Kasus dugaan pengancaman dan rasisme yang menyeret nama Agus Sutrisno alias Agus Palon makin jadi sorotan. Desakan publik ke Polres Blora juga makin kencang, jangan ada yang kebal hukum. Kuasa hukum pelapor, John L Situmorang, S.H., M.H, datang langsung ke Polres Blora buat memastikan perkara ini gak jalan di tempat. Ia […]

  • Mengapa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Perlu Dituntaskan?

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 238
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 6 Desember 2025| Kepalsuan adalah buah dari kebohongan. Ia lahir dari ketidakjujuran, tumbuh dari niat menutupi kebenaran, dan berkembang menjadi perisai bagi kejahatan. Kebohongan bukan sekadar kata-kata yang menyesatkan, melainkan fondasi rapuh yang dapat meruntuhkan tatanan sosial, politik, dan moral suatu bangsa. Ketika kebohongan dibiarkan, ia menjelma menjadi akar kesengsaraan umat manusia. Kasus dugaan […]

  • Badan Pertanahan Nasional Dan Kementrian Agraria Wilayah Sumatra Utara Mengadakan Rapat (RAKERDA)

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 114
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan| Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025 sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang. Dengan mengusung tagline “Transformasi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang Menuju Sumatera Utara yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan” bertempat Hotel Adimulia Medan pada Senin (, kegiatan ini menjadi momentum penting […]

  • Ketua Umum PPWI Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Penggelapan Asal-Usul Anak: “Jangan Korbankan Masa Depan Sang Anak”

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Tim / Red
    • visibility 135
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bekasi| Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, yang juga alumni Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 48 Lemhannas RI Tahun 2012, menyerukan agar aparat penegak hukum segera memproses laporan Richard Simanjuntak terkait dugaan penggelapan asal-usul anak kandungnya. Ia mengingatkan semua pihak agar mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak yang kini menjadi […]

  • Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Peran Kapolri dalam Percepatan Swasembada Pangan

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 124
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bekasi, 9 Januari 2026| Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas kontribusi nyata dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung. Hal tersebut disampaikan Titiek Soeharto usai mengikuti panen raya jagung yang berlangsung di Kampung Tempong Gunung, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, […]

expand_less