Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Proyek Drainase di Tunjung Teja Serang Disorot, Diduga Asal-Asalan dan Tidak Sesuai Standar

Proyek Drainase di Tunjung Teja Serang Disorot, Diduga Asal-Asalan dan Tidak Sesuai Standar

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
  • visibility 74
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kabupaten Serang, 24 November (GMOCT)| Proyek pembangunan drainase sepanjang 98 meter di Kp. Tunjung Pasar RT.03 RW.01, Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten, menuai sorotan tajam. Proyek yang menelan anggaran Rp. 108.011.828,- dari Sumber Dana Desa (DDS) tahun 2025 ini dikerjakan secara swakelola oleh Desa Tunjung Teja, namun kualitasnya dipertanyakan.

Tim media yang melakukan investigasi di lapangan menemukan sejumlah indikasi penyimpangan. Proyek drainase tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan dan lebih mengutamakan keuntungan daripada kualitas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, material yang digunakan di bawah standar kelayakan konstruksi. Parahnya lagi, di beberapa titik drainase tidak digali dan hanya diletakkan begitu saja tanpa adukan semen di bawahnya, sehingga terlihat banyak air di bawah batu. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa proyek tersebut dikerjakan asal jadi.

Saat dikonfirmasi, Sekdes Desa mengatakan bahwa ketinggian pondasi adalah 70 cm dan akan diukur setelah finishing, serta belum ditambah plesteran dan acian.

Namun, menurut papan informasi, seharusnya volume tinggi drainase adalah 0,7 cm (98 x 0.4 x 0.7). Di lokasi, tinggi drainase hanya 0,5 cm. “Walaupun ditambah plesteran dan acian, paling tinggi 0,55 cm. Ini bukti nyata rendahnya kualitas pekerjaan,” tegas Debo, seorang warga setempat.

Selain itu, di beberapa titik, bekas bangunan lama tidak dibongkar, hanya ditutup dengan plesteran saja. Seorang pekerja di lapangan membenarkan hal tersebut dan menyebutkan bahwa ada 6 orang yang mengerjakan proyek tersebut.

Diduga Ada Indikasi Korupsi dan Pengawasan Lemah

Proyek drainase yang baru dibangun ini menjadi indikator kuat adanya dugaan penggunaan dan proses pengerjaan yang tidak sesuai standar, serta pengurangan volume yang berpotensi menimbulkan indikasi korupsi.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan dari pihak terkait, maupun Kecamatan Tunjung Teja. Diduga, lemahnya pengawasan turut berkontribusi pada rendahnya kualitas proyek ini.

Anggaran ratusan juta rupiah yang digelontorkan dari Dana Desa seharusnya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas. Namun, realita di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Kondisi ini menimbulkan kerugian bagi masyarakat Desa Tunjung Teja yang seharusnya menikmati manfaat dari pembangunan proyek drainase tersebut.

(GMOCT) Mendesak Investigasi dan Tindakan Tegas

(GMOCT) mendesak kepada dinas terkait Pemerintah Kabupaten Serang Banten untuk segera melakukan investigasi dan crosscheck ulang menyeluruh terhadap proyek ini. Mereka meminta agar pihak berwenang menindak tegas para pihak yang tidak bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan dan memastikan perbaikan drainase yang tidak sesuai standar teknis.

Kejelasan dan transparansi terkait penggunaan anggaran Dana Desa juga menjadi tuntutan penting bagi masyarakat penerima manfaat, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Desa, Endang, belum memberikan keterangan resmi terkait temuan di lapangan saat dikonfirmasi. Justru sebaliknya, Kades Endang lebih memilih memblokir nomor WhatsApp wartawan saat dikonfirmasi, dugaan kuat Kades alergi kepada wartawan.

GMOCT Dapatkan Informasi dari Bentengmerdeka

#noviralnojustice

#gmoct

Team/Red (Bentengmerdeka)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Alami Keguguran Usai Dapat Obat, Pasien Klinik Tanti Kirana Ngaku Dapat Intimidasi, Kuasa Hukum Angkat Bicara

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle AG
    • visibility 79
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lebak, 25 Desember 2025| Kasus dugaan keguguran kandungan yang dialami seorang ibu hamil di Klinik Tanti Kirana, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, menuai sorotan dan dipertanyakan pihak keluarga serta kuasa hukum pasien. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Selasa, 23 Desember 2023, saat korban yang tengah hamil 5 bulan mengalami keguguran setelah mendapatkan penanganan medis dan pemberian […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Parungpanjang Polres Bogor Polda Jabar, Sambang Dan Beri Himbauan Kamtibmas Kepada Warga

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 113
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Sinergitas TNI Polri, Bhabinkamtibmas Desa Lumpang Polsek Parung Panjang Aipda Sandri Heri. N bersama Babinsa Serma Ryan Octarianto berusaha menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan Desa Lumpang Kec. Parungpanjang Kab. Bogor. Senin, (19/05/2025) Pukul 10.00 WIB. Sebagai perpanjangan tangan Kapolsek Parungpanjang Kompol DR. Suharto, S.H., M.H. sesuai arahan dari Kapolres Bogor AKBP Rio […]

  • Ribuan Anggota BPPKB Memadati Apel Bersama Kapolda Metro Jaya

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 82
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 24 Agustus 2025| Kehadiran Ribuan Anggota dari Ormas BPPKB apel bersama Kapolda metro jaya dihalaman Polda metro jaya Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (22/10). Apel dimulai pukul 10 : 00 Wib. Ormas BPPKB menghadiri undangan apel bersama Kapolda metro jaya sekaligus silaturahmi bersama jajarannya. Ormas BPPKB siap bersinergi dan […]

  • Dittipid PPA-PPO: “Pengantin Pesanan” Modus Terstruktur Perdagangan Orang

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Rks/Red
    • visibility 437
    • 4Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Juli 2025| Jajaran Bareskrim Polri telah mengungkap berbagai modus yang digunakan dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO), salah satunya adalah pengantin pesanan. Para perempuan dijanjikan hidup sejahtera di luar negeri, namun malah terjebak dalam pernikahan palsu yang berujung pada penipuan, perbudakan, prostitusi, dan pekerjaan ilegal lainnya. Para korban dipaksa bekerja tanpa upah layaknya […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungsari Gencarkan Cooling System, Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas Dan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 83
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungsari terus aktif melaksanakan kegiatan cooling system dengan menyambangi warga masyarakat di wilayah binaannya. Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman serta memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, (11/07). Pada kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan berbagai imbauan kamtibmas kepada warga, seperti meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar […]

  • PHM Meriahkan Samboja Lewat Turnamen Mahakam Mini Soccer 2025

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 516
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Mahakam, 16 September 2025| Suasana sportivitas dan kebersamaan terasa hangat di Kecamatan Samboja. PT. Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mendukung penuh gelaran Turnamen Mahakam Mini Soccer 2025 yang digelar 9–27 Agustus lalu, mempertemukan 24 klub dari Samboja, Samboja Barat, dan Muara Jawa. Turnamen ini mendapat respons meriah dari warga. Setiap pertandingan mampu menghadirkan sekitar 200 penonton, […]

expand_less