Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Standar Diabaikan, Anggaran Dipertaruhkan: Proyek U-Ditch Jatisari, Kota Bekasi Jadi Sorotan Publik!

Standar Diabaikan, Anggaran Dipertaruhkan: Proyek U-Ditch Jatisari, Kota Bekasi Jadi Sorotan Publik!

  • account_circle M.ifsudar/Arfiyan Ramadhan
  • calendar_month Jum, 12 Des 2025
  • visibility 90
  • comment 0 comment

Tegarnewsc.co.id-Kota Bekasi, 12 Desember 2025| Proyek pembangunan saluran air (U-Ditch), di Jalan Wibawamukti II, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, diduga tidak mengikuti prosedur teknis standar. Mencuat setelah ditemukan pemasangan U-Ditch yang dilakukan saat kondisi galian itu masih tergenang air, tanpa proses yang harus dilakukan pengeringan terlebih dahulu maupun pengerasan dasar (lantai kerja) sebagaimana mestinya .

Setelah dilakukan investigasi ke lapangan oleh seorang warga dan berkolaborasi dengan wartawan Kamis (11/12) dan Jum’at (12/12) teryata benar, para pekerja tetap memasang U-Ditch di atas dasar galian yang lembek dan berlumpur di titik pengalian tersebut.

Kondisi itu jelas bertentangan dengan ketentuan teknis dimana seharusnya pemasangan U-Ditch wajib dilakukan di atas permukaan yang sudah kering, padat, dan telah memiliki lapisan dasar beton untuk menjamin stabilitas serta
ketahanan struktur agar lebih kokoh dan kuat.

Secara teknis, kelalaian ini jelas berpotensi akan menyebabkan berbagai dampak, mulai dari penurunan struktur, pergeseran saluran, hingga retakan, tersumbat , hingga aliran air bisa terganggu.

Masalah itu bukan hanya menyangkut kualitas pekerjaan, tetapi juga berkaitan dengan akuntabilitas penggunaan anggaran pemerintah itu .

Dilihat lebih jauh, tidak terlihat keberadaan pengawasan lapangan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi maupun konsultan pengawas saat pekerjaan berlangsung.

Di lokasi hanya tampak terlihat para pekerja tanpa alat pelindung diri yang dipakai pada saat mengerjakan saluran air (APD), sebuah kondisi yang menyalahi standar keselamatan kerja.

Sementara itu juga, papan informasi proyek memang terpasang di jelas dilokasi dengan mencantumkan nama perusahaan pelaksana dan nilai kontrak.

Namun nyatanya keberadaan papan tersebut tidak sebanding dengan transparansi dan kualitas pengawasan yang semestinya berjalan di lapangan.

Seorang pekerja yang tidak ingin disebut namanya untuk dipublikasikan, mengaku hanya menjalankan peran perintah untuk menggali dan memasang beton saluran air ucapnya.

Ia mengatakan ,” Kita hanya kerja Bang, gali sesuai ukuran dan pasang untuk teknis dan lainnya tanyakan langsung ke pengawas saya nggak tahu,” ujarnya,” kepada awak media saat dikonfirmasi dilokasi galian tersebut.

Ia menyarankan agar informasi teknis ditanyakan langsung kepada pengawas atau mandor.

Hingga berita ini diterbitkan, kepala tukang atau mandor yang dimaksud belum memberikan tanggapan yang jelas perihal yang terjadi dilokasi penggalian.

Upaya konfirmasi yang dilakukan jurnalis tidak memperoleh jawaban apapun dilapangan.

Di sisi lain, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sebelumnya berkata serta menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi tidak akan membayar proyek-proyek yang tidak sesuai ketentuan pembangunan dan spesifikasi.

Pernyataan itu disampaikan sebagai peringatan keras bagi seluruh dinas-dinas dan kontraktor agar tidak mengabaikan standar teknis demi mengejar keuntungan pribadi dan kelompok nya.

Kasus dugaan pemasangan U-Ditch tanpa prosedur di Jatisari ini kembali mendapat sorotan. Lemahnya pengawasan proyek-proyek infrastruktur di Kota Bekasi.

Publik menantikan langkah tegas pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pekerjaan, serta akuntabilitas penggunaan anggaran yang bersumber dari rakyat dan kembali ke rakyat.[]

  • Author: M.ifsudar/Arfiyan Ramadhan
  • Editor: Redaksi
  • Source: Ahmad BMB

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambak Udang Ilegal di Pemalang Diproses Hukum, Ancam Ekosistem Laut

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 7 Juli 2025| (GMOCT)-Kasus tambak udang vaname ilegal di Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, memasuki babak baru. Polda Jawa Tengah resmi memproses hukum operasi tambak yang diduga beroperasi tanpa izin resmi. Informasi ini didapatkan dari media online KabarSBI, yang tergabung dalam Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT). Tambak tersebut diduga […]

  • Bogor Berduka, Bogor Mencekam: Penjaga Proyek Tewas Dikeroyok Segerombolan OTK Bersenjata Laras Panjang

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 186
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 15 November 2025 (GMOCT)| Bogor sedang tidak baik-baik saja. Tragedi penyerangan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) menimpa para penjaga proyek milik PT Prima Mustika Candra (PMC) di kawasan Perumahan Tamansari Garden, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, pada Kamis 6 November 2025 lalu. Akibat serangan tersebut, seorang penjaga proyek meregang nyawa. […]

  • BMB: “Gedung Dinas Pendidikan Kota Bekasi Tak Lebih Dari Rumah Bagi Para Tikus Berdasi”

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Dekra / Tim
    • visibility 439
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bekasi| Barisan Muda Bekasi melalukan Aksi Demonstransi di depan gedung Dinas Pendidikan Kota Bekasi pada, Kamis (12/06/2025). Setelah sebelumnya melakukan aksi di depan gedung DPRD Kota Bekasi, Barisan Muda Bekasi (BMB) bersama Pemuda Duren Sawit Bersatu bergerak menuju ke Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk kemudian kembali menyuarakan terkait dugaan korupsi pada proyek pembangunan ‘WC SULTAN’ […]

  • Kepala Negara Berharap Belajar Mengajar Bagi Anak-Anak Dapat Segera Berjalan Normal Kembali

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 166
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Aceh, 13 Desember 2025| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan bahwa pemerintah pusat telah bergerak cepat untuk mendukung percepatan pemulihan di Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang. Kepada warga terdampak, Presiden Prabowo memastikan pemenuhan berbagai kebutuhan dasar masyarakat terus diupayakan oleh pemerintah. “Insyaallah bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini. Pemerintah akan turun, akan membantu semuanya,” […]

  • Sultaf Restaurant Yogyakarta Restoran Masakan Pakistan & Yaman Terbaik di Sleman

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 8
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Sleman, 29 April 2026 | Pernahkah kamu duduk di warung makan biasa, memesan nasi goreng, tapi pikiranmu justru melayang jauh ke aroma rempah kebab yang mengepul? Atau tiba-tiba terbayang semangkuk nasi zurbiyan berbumbu khas Yaman – yang pernah kamu makan entah di mana? Kalau iya, berarti kamu butuh Sultaf Restaurant. Di tengah hiruk-pikuk […]

  • Polsek Caringin Melakukan Upaya Pencegahan Kriminalitas dan Premanisme di wilayah Kabupaten Bogor

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 170
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Kapolres Bogor Polda Jabar. AKBP RIO WAHYU ANGGORO, A.H.,SIK.,M.H. Melalui Kapolsek Caringin AKP HENDRA KURNIA, S.H.,M.M, melaksanakan kegiatan OPS PREMANISME Diwilayah hukum Kabupaten Bogor. Adapun sasaran para pelaku Premanisme ialah pemungut parkir liar yang tidak berijin dan suka meminta secara memaksa yang dapat meresahkan warga. Dengan adanya OPS PREMANISME ini harapannya adalah untuk memberikan […]

expand_less