Pemprov Banten Tanam 5.000 Pohon di Tangerang, Andra Soni Dorong Mitigasi Bencana
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Sen, 12 Jan 2026
- visibility 66
- comment 0 comment

Foto : Gubernur Andra Soni bersama Gerakan Banten Teduh, Tangerang Sejuk menggelar aksi penanaman 5.000 pohon
Tegarnews.co.id-Serang, 12 Januari 2026| Pemerintah Provinsi Banten bekerja sama dengan Gerakan ‘Banten Teduh, Tangerang Sejuk’ menanam 5.000 pohon di sejumlah titik Kota dan Kabupaten Tangerang, Minggu (11/01/2026). Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon dan Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026.
Penanaman pohon dilakukan di bantaran Sungai Cisadane, anak sungai, hingga saluran irigasi. Pohon yang ditanam antara lain Ketapang Kencana dan Mahoni.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana alam. “Pohon-pohon yang ditanam akan membantu menciptakan lingkungan lebih hijau dan sejuk, mengurangi jejak karbon, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Andra Soni, Minggu (11/1/2026).
Selain pemerintah, kegiatan ini juga melibatkan berbagai komunitas lingkungan dan warga setempat. Inisiator Gerakan ‘Banten Teduh, Tangerang Sejuk’, Ade Yunus, menyatakan, aksi penanaman pohon ini merupakan langkah awal menuju Banten yang teduh dan Tangerang yang sejuk.
“Keterlibatan masyarakat dan komunitas menjadi kunci keberhasilan gerakan ini. Sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan terus berlanjut secara berkesinambungan,” kata Ade Yunus.
Kegiatan ini juga terkait dengan Program Bang Kali Andra (Program Pembangunan Gerakan Kelola Lingkungan Daerah Sejahtera), yang bertujuan mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan pembangunan berwawasan lingkungan dapat berlanjut.
Kegiatan penanaman berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari warga. Selain menanam pohon, peserta juga membersihkan lokasi dan menata bantaran sungai agar lingkungan tetap rapi dan aman dari sampah.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Tim/Red






At the moment there is no comment