Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Catatan Politik Bamsoet: Waspadai Gangguan Stabilitas Nasional oleh Kekuatan Asing

Catatan Politik Bamsoet: Waspadai Gangguan Stabilitas Nasional oleh Kekuatan Asing

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • visibility 102
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 23 Januari 2026| Konsistensi Prabowo Subianto mengajak semua elemen masyarakat untuk mewaspadai gangguan stabilitas nasional oleh kekuatan asing sangat beralasan dan karenanya patut diapresiasi. Oleh alasan kepentingan geopolitik maupun alasan ekonomi, catatan historis menunjukkan bahwa Indonesia selalu menjadi target campur tangan kekuatan asing melalui berbagai pendekatan.

Kehadiran unsur asing di setiap negara melalui pendekatan resmi ditandai dengan penempatan para diplomat dengan sejumlah staf. Pendekatan resmi lainnya adalah penugasan tenaga asing pada ragam kantor badan-badan multilateral. Mode pendekatan lainnya adalah kehadiran para pebisnis asing yang bermitra dengan pengusaha lokal. Tetapi, sejarah juga mencatat dan membuktikan bahwa ada penempatan tidak resmi tenaga asing di negara lain yang kehadirannya disamarkan. Lazim dikenal dengan sebutan intelijen atau agen rahasia. Populer dalam sebutan lokal adalah mata-mata.

Operasi Intelijen Asing dan Ancaman Stabilitas Nasional
Praktik penempatan atau penugasan intelijen asing dari negara yang satu ke banyak negara lain masih terjadi hingga hari-hari ini. Intensitas kehadiran dan kegiatan intelijen asing di setiap negara disesuaikan dengan tujuan atau kepentingan, utamanya dalam konteks kepentingan geopolitik dan ekonomi. Aktivitasnya beragam, namun sejatinya terlarang atau ilegal. Lazimnya adalah mengumpulkan atau membeli data dan informasi, membangun jaringan melalui kerja sama dengan oknum warga lokal, serta mengungkap dan menyebarluaskan hoaks atau kasus dengan tujuan menyulut emosi publik setempat untuk menciptakan instabilitas.

Hari-hari ini, sebagaimana bisa disimak bersama, sedang terjadi eskalasi ketegangan geopolitik di berbagai kawasan. Ambisi Amerika Serikat (AS) menguasai Greenland di Arktik direspons sangat keras oleh negara-negara di Eropa Barat. Ketegangan di Iran memancing keterlibatan sejumlah negara asing. Di Afrika, terjadi perang kepentingan yang kembali melibatkan sejumlah negara dari benua lain. Amerika Utara dan Selatan pun sudah menjadi titik didih karena ancaman AS menyerang beberapa negara di kawasan itu.

Di sela-sela ketegangan pada wilayah berpotensi konflik itu, komunitas intelijen asing dari berbagai negara sedang bekerja. Sudah barang tentu lalu lintas informasi yang bersumber dari mereka sedang berseliweran. Muatan informasinya tak lebih dari kelemahan dan kekuatan lawan serta peluang. Saling melancarkan serangan militer antara Iran dan Israel pada Juni 2025 memberi gambaran cukup jelas tentang bagaimana intelijen kedua negara itu bekerja.

Selain dipicu oleh potensi konflik, hubungan antarnegara yang tidak harmonis atau tidak memiliki hubungan diplomatik pun tak jarang terlibat perang intelijen. Ketika Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan suatu negara karena alasan tertentu, itulah salah satu alasan bagi hadirnya intelijen dari negara yang tidak bermitra diplomatik dengan Indonesia.

Indonesia, Palestina, dan Potensi Gangguan Stabilitas Nasional. Jadi, ketika Indonesia konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina dengan mengecam Israel sebagai pihak yang menghambat perdamaian di Timur Tengah, tidak tertutup kemungkinan bahwa jaringan intelijen Israel pun cawe-cawe di Indonesia. Selain itu, potensi sumber daya alam (SDA) Indonesia yang melimpah pun menjadi daya tarik untuk beroperasinya intelijen asing di negara ini.

Beroperasinya jaringan intelijen asing di Indonesia bukan cerita atau sinyalemen baru. Seturut penuturan para pendahulu atau generasi kakek-nenek, rangkaian peristiwa besar yang pernah terjadi di Indonesia tak pernah luput dari campur tangan kekuatan asing melalui jaringan intelijen mereka.

Dalam tragedi 1965, unsur asing yang beraktivitas di dalam negeri menyerahkan daftar anggota komunis (PKI) kepada pihak berwenang. Pada kerusuhan Mei 1998, jaringan telekomunikasi sempat diganggu sehingga aparatur negara kesulitan berkoordinasi. Saat itu, hanya jaringan telekomunikasi pada sebuah properti yang masih berfungsi efektif dan bisa digunakan. Ternyata, properti itu adalah kompleks perkantoran diplomat asing.

Pada dekade 1990-an, seorang wartawan bercerita tentang bagaimana dia didekati sosok yang kemudian diketahui sebagai anggota jaringan intelijen asing yang beroperasi di Indonesia. Kepada wartawan itu, diperlihatkan daftar pejabat yang melakukan korupsi, lengkap dengan proyek dan nilainya. Cerita ini kemudian dibagikan kepada koleganya.

Operasi Intelijen Tertutup dan Fakta Mengejutkan. Fakta lain yang relevan adalah kunjungan terbuka pemimpin Israel ke Indonesia. Dalam sebuah proses persiapan yang sangat dirahasiakan, Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin mengunjungi Indonesia pada pekan kedua Oktober 1993 dan bertemu Presiden Soeharto, meski kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik.

Informasi lain yang juga berbau bocoran intelijen asing adalah terungkapnya penyelundupan 5,3 juta ton bijih nikel dari Indonesia ke Tiongkok pada periode Januari 2020 hingga Juni 2022, padahal ekspor bijih nikel telah dilarang sejak awal 2020.

Karena itu, ajakan Presiden Prabowo Subianto kepada semua elemen masyarakat untuk mewaspadai gangguan stabilitas nasional oleh kekuatan asing sangat beralasan. Ajakan ini tidak bertujuan membatasi sikap kritis masyarakat kepada pemerintah. Kritik harus tetap hidup dan menggema di ruang publik. Namun, gelombang kritik tidak boleh mengganggu stabilitas nasional, apalagi menimbulkan kekacauan.

Salah satu tujuan utama operasi intelijen asing adalah menciptakan instabilitas berkepanjangan untuk menguras energi politik, ekonomi, dan sosial. Perang informasi dilakukan dengan menyebarkan hoaks dan manipulasi opini publik melalui media sosial, termasuk eksploitasi isu SARA.

Sekali lagi, ajakan Presiden Prabowo Subianto untuk mewaspadai gangguan stabilitas nasional oleh kekuatan asing sangat relevan. Dunia sedang tidak baik-baik saja. Eskalasi geopolitik global terus meningkat. Dalam kondisi ini, pilihan terbaik bagi seluruh elemen bangsa adalah tetap waspada, kritis, dan bijaksana dalam merawat stabilitas nasional serta ketertiban umum demi kebaikan bersama.[]

Oleh: Bambang Soesatyo

Penulis Adalah: Bambang Soesatyo (Bamsoet) adalah politisi senior Partai Golkar, mantan Ketua DPR RI dan Ketua MPR RI, yang dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh di parlemen dengan pandangan vokal terhadap isu kebangsaan dan politik nasional.

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergitas Polri Dengan warga Wilayah Hukum Polsek Dramaga Desa Cikarawang Giat Cooling Sistem

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 129
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Dalam rangka menjaga sinergitas dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Cikarawang Aiptu Dani Dayusman melaksanakan kegiatan sambang kamtibmas dan silaturahmi dengan beberapa warga Kp.Carangpulang Rt 01/04 Desa Cikarawang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor.Minggu (01/6/2025) Kegiatan Cooling sistem silaturahmi Warga wilayah binaan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas selain untuk menjaga silaturahmi dengan Warga juga untuk memastikan warga ikut partisipasi […]

  • Bhabinkamtibmas dan Babinsa Polsek Cijeruk Melaksanakan Giat Sambang kepada Warga Binaan

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 158
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Polres Bogor| Sinergitas TNI dan Polri Polsek Cijeruk melalui Bhabinkamtibmas Bripka Hadeli bersama Babinsa Sertu B Mulyadi melaksanakan kegiatan sambang kepada warga binaan di wilayah Desa Cibalung Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor. Hari kamis (08/05/2025) Pada kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa mendatangi warga dan memberikan (pesan kamtibmas/edukasi TPPO) serta mengajak untuk selalu waspada terhadap keamanan lingkungan […]

  • Camat Medan Dipecat! “Maimun Terseret Judol, KKPD Rp1,2 Miliar Ludes”

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 141
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 28 Januari 2026| Camat Medan Maimun, Almuqarrom Natapradja, resmi diberhentikan dari jabatannya setelah diduga menyalahgunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) untuk bermain judi online. Sanksi disiplin berat tersebut berlaku sejak 23 Januari 2026. “Camat Maimun dihukum disiplin berat karena penyalahgunaan KKPD. Yang bersangkutan dibebaskan dari jabatannya menjadi jabatan pelaksana. Terhitung mulai tanggal 23 Januari […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari Polsek Rumpin Sambangi Warga Dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 125
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari, Polsek Rumpin, Polres Bogor, Polda Jabar, Aiptu Ateng Nasuta, melaksanakan kegiatan sambang warga pada Kamis (22/05/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan sambang tersebut menyasar warga di […]

  • Peduli Korban Banjir, Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 87
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 13 Desember 2025| PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 secara simbolis melepas 6 relawan dari total 20 relawan yang akan diberangkatkan untuk membantu penanganan bencana banjir di Aceh Tamiang. Prosesi pelepasan simbolis dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025, pukul 14.00 WIB, bertempat di Kantor Ex Pelindo Regional 1, Jalan Krakatau No. 100, […]

  • Silaturahmi Ormas FORKKABI Kepada Pihak Kecamatan Duren Sawit – Jakarta Timur

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Syarif Hidayatullah
    • visibility 215
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta| Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia (FORKKABI) melaksanakan Audiensi di kantor Kecamatan Duren Sawit, pada Rabu (14/05/2025) pukul 13.00 WIB. Dalam Audiensi yang dihadiri oleh Ketua DPD (H Juanda), Ketua DPC (H Safi’ih) dan anggotanya tersebut Forkkabi menjelaskan atau memperkenalkan diri bahwasannya mereka telah bertransformasi dari Anak Betawi menjadi Kaum Betawi sesuai namanya dengan menambahkan […]

expand_less