Kamis, November 5, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Nasional Sejarah

Presiden Paling Jenius Di Negeri Republik Indonesia “Tapi Tak Dianggap Berjasa”

Chairul Husen by Chairul Husen
29 Januari 2026
in Sejarah, Tokoh
0
Presiden Paling Jenius Di Negeri Republik Indonesia “Tapi Tak Dianggap Berjasa”
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Januari 2026| Negeri ini tidak sekadar lelah, Ia hampir ambruk. Rupiah terkapar, harga melonjak, perut rakyat kosong, dan kepercayaan publik hancur lebih dulu daripada gedung- gedung yang terbakar.
Di jalanan, suara marah beradu dengan suara lapar. Di istana, kekuasaan yang 32 tahun berdiri akhirnya goyah.

Tanggal 21 Mei 1998, Soeharto menyatakan berhenti. Dan di titik paling genting itulah, tongkat estafet jatuh ke tangan seorang yang bahkan tak pernah bermimpi memimpin di tengah kekacauan seperti ini: Bacharuddin Jusuf Habibie.

You might also like

Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur: “Bersikaplah Sebagai Negarawan

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry Disorot: Dari Kasus 7 Napi Kabur hingga Skandal Sel Mewah Lapas Cibinong

For-WIN Resmi Layangkan Surat ke Presiden RI Desak Evaluasi Menteri Imipas dan Copot Kalapas!

Banyak yang mencibir.
Banyak yang nyinyir. “Boneka Orde Baru,” kata mereka. “Presiden kecelakaan,” sindir yang lain. Mulut tajam, tapi lupa satu hal: negeri ini sedang butuh dokter, bukan komentator.

Habibie tidak datang membawa janji manis. Ia datang membawa angka, rumus, dan kerja tanpa sorak.
Saat ia dilantik, rupiah nyaris tak bernyawa, pernah menyentuh kisaran Rp16.000 per dolar AS. Perbankan rapuh, utang menumpuk, dan investor lari seperti dikejar api.

Langkah pertamanya bukan pencitraan. Ia menertibkan perbankan, menutup bank bermasalah, dan membentuk BPPN untuk menyelamatkan sistem keuangan.
Ia memisahkan Bank Indonesia dari kekuasaan politik, memberi ruang agar kebijakan moneter tidak lagi ditarik-tarik kepentingan. Ia bernegosiasi keras dengan IMF, tidak menelan mentah-mentah, tapi juga tidak membakar jembatan.

Perlahan, “iya, perlahan, bukan sulap, kepercayaan mulai kembali. Rupiah menguat, inflasi ditekan, dan roda ekonomi yang macet mulai berputar. Di beberapa periode, nilai tukar bahkan sempat menyentuh kisaran Rp6.500–Rp7.000, sebuah sinyal bahwa negeri ini belum mati, hanya terluka.

Tapi Habibie tidak berhenti di urusan perut. Ia tahu, bangsa ini bukan hanya lapar nasi—tapi juga lapar keadilan dan suara.

Keran demokrasi yang lama disumbat, ia buka. Pers dibebaskan.Tahanan politik dilepaskan. Partai politik bermunculan, dan Pemilu 1999 disiapkan—pemilu paling bebas sejak 1955. Ia bahkan mengambil keputusan berat soal referendum Timor Timur, langkah yang sampai hari ini masih diperdebatkan, tapi lahir dari prinsip: Hak menentukan nasib sendiri.”

Namun politik, seperti biasa, tidak pernah pandai berterima kasih. Di Sidang Umum MPR Oktober 1999, pidato pertanggungjawabannya ditolak. Isu Bank Bali, tekanan elite, dan dendam masa lalu bercampur jadi satu.
Keringatnya tidak dihitung.
Hasil kerjanya dipotong- potong. Ia tidak lagi diinginkan.

Di titik itu, Habibie sebenarnya punya pilihan. Ia bisa melawan. Ia bisa mengerahkan dukungan. Ia bisa memanaskan jalanan. Tapi tidak. Ia memilih mundur dengan kepala tegak.

“Saya tidak mau bangsa ini terpecah hanya karena jabatan,” kurang lebih begitu sikapnya. Pedas? Iya.
Tapi kelasnya di situ.

Ia pergi dari istana bukan sebagai pecundang, melainkan sebagai negarawan yang tahu kapan harus berhenti. Ia menyerahkan Indonesia yang sudah mulai stabil kepada mereka yang bahkan belum tentu mampu menjaganya.

Hari ini, sejarah mulai jujur. Bahwa 1 tahun 5 bulan kepemimpinannya bukan sekadar masa singgah, melainkan fondasi penting agar republik ini tidak benar-benar runtuh.

Habibie mengajarkan satu hal pahit tapi benar:

“Yang bekerja diam-diam sering kalah oleh yang pandai bicara. Tapi waktu selalu berpihak pada kebenaran.”

Terima kasih, Eyang Habibie.
Maaf, bangsa ini sering lebih cepat mencibir daripada memahami.

Engkau boleh ditolak politik,
tapi tidak pernah ditolak sejarah.[☆]

#arsip peristiwa
#catatan sejarah nasional
#BJHabibie
#SejarahIndonesia
#Reformasi1998
#KrisisMoneter
#Negarawan
#TokohBangsa
#BelajarSejarah
#IndonesiaBangkit
#JejakSejarah

Tags: BJ HabibieCatatanNasionalPresidenSejarah
Previous Post

Masjidil Haram Mekkah Urutan Pertama Bangunan Modern Termahal di Dunia

Next Post

Penjualan Tramadol Secara Bebas Kembali Terjadi di Jalan Terusan Jakarta, Kelurahan Antapani Tengah

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur: “Bersikaplah Sebagai Negarawan
Tokoh

Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur: “Bersikaplah Sebagai Negarawan

by Tegar News
10 Oktober 2026
Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry Disorot: Dari Kasus 7 Napi Kabur hingga Skandal Sel Mewah Lapas Cibinong
Tokoh

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry Disorot: Dari Kasus 7 Napi Kabur hingga Skandal Sel Mewah Lapas Cibinong

by Tegar News
30 September 2026
For-WIN Resmi Layangkan Surat ke Presiden RI Desak Evaluasi Menteri Imipas dan Copot Kalapas!
Tokoh

For-WIN Resmi Layangkan Surat ke Presiden RI Desak Evaluasi Menteri Imipas dan Copot Kalapas!

by Tegar News
26 September 2026
Gus Kautsar Kaget! Buka Tas Berisi Mata Uang Asing Senilai Miliaran, Suruh Kembalikan ke Pengirim
Tokoh

Gus Kautsar Kaget! Buka Tas Berisi Mata Uang Asing Senilai Miliaran, Suruh Kembalikan ke Pengirim

by Tegar News
25 September 2026
Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”
Tokoh

Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”

by Tegar News
21 September 2026
Next Post
Penjualan Tramadol  Secara Bebas Kembali Terjadi di Jalan Terusan Jakarta, Kelurahan Antapani Tengah

Penjualan Tramadol Secara Bebas Kembali Terjadi di Jalan Terusan Jakarta, Kelurahan Antapani Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Polda Metro Jaya Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan Beras Harga Terjangkau Untuk Warga

Polda Metro Jaya Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan Beras Harga Terjangkau Untuk Warga

11 Agustus 2025
KJM-B : Konfirmasi Dugaan Buang Limbah Ke Paluh, Pihak PT.PHG Belawan Enggan Berkomentar

KJM-B : Konfirmasi Dugaan Buang Limbah Ke Paluh, Pihak PT.PHG Belawan Enggan Berkomentar

11 Juni 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?
Info Korupsi

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?

5 November 2026
Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan  Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu
Nasional

Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu

5 November 2026
Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam
Nasional

Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam

5 November 2026
Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor
Info Daerah

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

5 November 2026
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor
Info Korupsi

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor

5 November 2026
Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
Nasional

Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden

4 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News