Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Mengenal Hassan Wirajuda: Diplomat Kebanggaan Betawi yang Disegani Dunia, Otak di Balik Damai Aceh dan Reformasi Kemenlu

Mengenal Hassan Wirajuda: Diplomat Kebanggaan Betawi yang Disegani Dunia, Otak di Balik Damai Aceh dan Reformasi Kemenlu

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
  • visibility 43
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 24 Februari 2026| Nama Dr. Noer Hassan Wirajuda mungkin identik dengan setelan jas rapi dan meja perundingan tingkat tinggi di PBB. Namun, di balik profilnya yang tenang dan intelek, ia adalah seorang putra asli Pinang, Tangerang, yang membawa nilai-nilai keberanian budaya Betawi ke panggung diplomasi dunia.

Lahir pada 9 Juli 1948, Hassan tumbuh di lingkungan yang kental dengan nilai-nilai tradisional. Ayahnya, Djiran Bahrudji, adalah tokoh masyarakat Betawi yang disegani. Siapa sangka, berawal dari sebuah perkampungan di Tangerang, Hassan melesat menembus tembok universitas terbaik dunia seperti Oxford, Harvard, hingga Yale, demi satu tujuan: memperjuangkan kepentingan Indonesia.

Juru Damai Bertangan Dingin
Dunia internasional mengenal Hassan Wirajuda sebagai diplomat dengan “tangan dingin” dalam meredam konflik. Salah satu pencapaian terbesarnya yang tercatat dalam sejarah adalah perannya sebagai juru runding utama dalam perdamaian Aceh.

Di tengah ketegangan yang sudah berlangsung selama puluhan tahun, Hassan mampu menavigasi pembicaraan rumit dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ketekunannya berujung pada penandatanganan kesepakatan damai pada 15 Agustus 2005 di Helsinki. Tidak hanya di dalam negeri, ia juga menjadi aktor kunci dalam mendamaikan Pemerintah Filipina dengan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) pada tahun 1996.

Arsitek Modernisasi Pejambon
Selama menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dalam dua kabinet (2001–2009), Hassan tidak hanya duduk manis di belakang meja. Ia melakukan “bedah total” di Kementerian Luar Negeri. Ia adalah otak di balik perubahan struktur kementerian yang kini lebih modern dan responsif terhadap isu-isu kewilayahan.

Hassan juga dikenal sebagai sosok yang sangat peduli pada rakyat kecil di luar negeri. Ia memprakarsai pembentukan Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia. Baginya, kedaulatan negara bukan hanya soal batas wilayah, tapi juga tentang kehadiran negara saat seorang buruh migran atau mahasiswa Indonesia mengalami masalah di negeri orang.

Misi Berbahaya: Menjemput Nyawa di Tengah Revolusi

Integritas seorang Hassan Wirajuda teruji justru saat ia sudah tidak lagi menjabat sebagai menteri. Pada tahun 2011, ketika revolusi “Arab Spring” pecah di Mesir dan Libya, ia dipanggil kembali oleh negara untuk memimpin Satgas evakuasi.

Tanpa ragu, ia berangkat ke medan yang sedang membara. Berbekal pengalamannya sebagai mantan Duta Besar di Kairo, Hassan memimpin operasi evakuasi udara yang dramatis, berhasil memulangkan lebih dari 2.400 WNI dengan selamat ke tanah air. Operasi ini menjadi salah satu misi kemanusiaan terbesar dan tersukses dalam sejarah diplomasi Indonesia.

Dari Dunia Global Kembali ke Pendidikan

Kini, setelah melanglang buana dari Jenewa hingga New York, Hassan Wirajuda memilih mengabdikan dirinya di dunia pendidikan sebagai Rektor Universitas Prasetiya Mulya. Ia ingin mencetak

“Hassan-Hassan baru” yang mampu berpikir global namun tetap rendah hati dan menjunjung nilai-nilai keindonesiaan.

Hassan Wirajuda adalah bukti nyata bahwa seorang “Bocah Betawi” dengan pendidikan yang tepat dan keteguhan prinsip mampu menjadi kompas moral dan diplomat yang disegani di mata dunia.[☆]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolsek Pebayuran Sambangi Nenek 102 Tahun, Wujudkan Kepedulian Sosial Polri

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 263
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi- Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat, Kapolsek Pebayuran AKP Iing Suhaeri, S.H., melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah seorang warga lanjut usia, Ibu Tami (102), di Kampung Kedung Lotong RT 03 RW 08, Dusun 2, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (14/05/2025).   Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap […]

  • Dana Desa Dipakai Bangun Jalan & Talud di Tanah Pribadi Kades, Apakah Sah Secara Hukum?

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 189
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 6 Oktober 2025| Penggunaan Dana Desa di Desa Wangkelang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, kembali menuai sorotan publik. Alih-alih menjadi instrumen pembangunan warga, dana yang digelontorkan hampir satu miliar rupiah per tahun justru menimbulkan tanda tanya besar. Warga mempertanyakan transparansi dan legalitas proyek yang dibiayai uang negara itu, terutama setelah muncul dugaan bahwa pembangunan sarana […]

  • Polsek Citeureup Gerak Cepat Atasi Kemacetan Akibat Truk Mogok Di Simpang Jalan Lanbau

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 108
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Polsek Citeureup Polres Bogor Polda Jabar menunjukkan respon cepat dalam mengurai kemacetan akibat truk mogok yang terjadi di Simpang Jalan Lanbau, Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, (2/7). Aiptu Agus Menes, bersama personel piket fungsi lainnya, turun langsung ke lokasi untuk melaksanakan pelayanan publik berupa […]

  • DLH Nagan Raya Respon Cepat Dugaan Pencemaran Limbah PT. Surya Panen Subur

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 181
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, Aceh| Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nagan Raya bergerak cepat menanggapi laporan warga Desa Pulo Kruet terkait dugaan pencemaran limbah oleh PT. Surya Panen Subur.  Laporan tersebut disampaikan melalui Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) pada 30 April lalu. Warga mengeluhkan dampak buruk pembuangan limbah perusahaan ke sungai, terutama saat musim hujan […]

  • Upaya Pembungkaman Berita: Pabrik Oli Ilegal Marunda Bisa Mengancam Kesehatan Masyarakat, Minta GMOCT Take Down Berita

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 144
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Mei 2025| Sebuah pabrik pengolahan oli bekas ilegal di Marunda, Jakarta Utara, kembali menjadi sorotan, bukan hanya karena dampak lingkungannya yang berbahaya, tetapi juga karena upaya sistematis untuk membungkam pemberitaan terkait. Kasus ini mengungkap celah dalam pengawasan dan penegakan hukum di Indonesia. Pabrik yang berlokasi di Jalan Inspeksi dekat Pintu Air 1 RW […]

  • Kapolri Tinjau GPM Di Kalbar, 310,25 Ton Beras SPHP Telah Polri Distribusikan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 188
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kalimantan Barat, 9 Agustus 2025| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, Polri sudah mendistribusikan 310,25 ton beras SPHP di empat Polda jajaran yakni, Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur dan Kalimantan Barat. Hal tersebut disampaikan Sigit saat meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Jum’at (8/8/2025) kemarin. “Sampai saat ini, Polri berhasil […]

expand_less