Lawan DBD, Kader Ansor Jatiasih Turun Tangan Lakukan Fogging Mandiri di RW 18 Jatimekar
- account_circle M.Ifsudar
- calendar_month 2 hour ago
- visibility 6
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Bekasi, 28 Maret 2026 | Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kelurahan Jatimekar, Jatiasih Bekasi kian mengkhawatirkan.
Merespons kondisi darurat tersebut, Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Jatimekar bergerak cepat melakukan aksi fogging (pengasapan) massal di lingkungan RW 18 guna memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti.

Gerakan Swadaya: Dari Rakyat untuk Rakyat
Langkah nyata ini dipimpin langsung oleh Ketua Ranting GP Ansor Jatimekar, Zein Sofari, dengan mengerahkan 11 personel. Namun, yang menarik perhatian adalah aksi Fachri, seorang pemuda Banser setempat yang menjadi motor penggerak utama di lapangan.
Fachri mengungkapkan bahwa aksi ini murni didorong oleh rasa kemanusiaan melihat banyaknya tetangga yang mulai bertumbangan akibat gigitan nyamuk.

“Ada sekitar tujuh Kepala Keluarga (KK) yang warga-warganya terkena DBD. Ini tidak bisa dibiarkan. Fogging ini kami biayai dengan dana pribadi, bukan dari pemerintah. Ini adalah bukti nyata bahwa kita bergerak dari rakyat untuk rakyat,” tegas Faohri saat diwawancarai awak media di lokasi.
Sinergi Lintas Satuan Banser
Aksi sosial ini juga mendapat dukungan penuh dari struktural organisasi yang lebih tinggi. Hadir di lokasi:

H. JJ Fachri Mushoddiq, S.H (Kepala Satkaryon Banser Jatiasih)
Dodi Hayu Bowo (Kepala Bagana/Banser Tanggap Bencana Kota Bekasi) yang menurunkan 7 personel ahli dalam penanganan bencana.
M. Dzazuli (Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Jatiasih) yang memantau langsung jalannya kegiatan.

Lebih dari Sekadar Fogging
Selain melakukan pengasapan, Fachri dan tim juga memberikan edukasi kepada warga RW 18 mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pasca-fogging. Ia menekankan bahwa fogging hanyalah langkah pencegahan sementara, sementara pola hidup bersih adalah kunci utama.
“Kami ingin memberikan contoh semangat bagi anggota dan warga. Lingkungan yang nyaman adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada korban lagi di kemudian hari,” pungkas Fachri.[]
- Author: M.Ifsudar
- Editor: Redaksi
- Source: Sulistio (Keybot)






At the moment there is no comment