Kamis, Juli 16, 2026
tegarnews.co.id
Advertisement
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Hukum

Pengacungan Senjata Api dan Keterlibatan Sipil dalam Operasi Pencarian Dipertanyakan AKPERSI Jabar

Chairul Husen by Chairul Husen
1 Juni 2026
in Hukum
0
Pengacungan Senjata Api dan Keterlibatan Sipil dalam Operasi Pencarian Dipertanyakan AKPERSI Jabar
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Bekasi, 1 Juni 2026– DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Jawa Barat mengecam keras dugaan tindakan intimidasi yang menyeret nama Ketua DPD APDESI Jawa Barat setelah muncul informasi mengenai pengacungan senjata api saat proses pencarian seseorang di wilayah Kabupaten Bekasi. Senin. (1/6/2026).

Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat,Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., menegaskan bahwa peristiwa tersebut telah memicu keresahan masyarakat sekaligus menimbulkan pertanyaan serius mengenai tujuan kedatangan rombongan, kapasitas pihak yang terlibat, serta dasar keterlibatan pihak non-aparat dalam kegiatan tersebut.

You might also like

Janji Jaksa Agung “Tanpa Ruang bagi Jaksa Nakal” Dinilai Gagal, Mata Hukum: Arang Itu Mencoreng Wajah Sendiri

Nah Lo..!!! Korban Perampasan Kendaraan Berkedok Matel, Minta Kapolres Lebak Ambil Tindakan Tegas

Modus Penipuan Berkedok Proyek di KPP Bekasi: Pria Gunakan Dokumen Resmi Tipu Korban Rp50 Juta

Ahmad Syarifudin menilai publik berhak mengetahui fakta yang sebenarnya. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat membuka informasi secara terang dan tidak menyampaikan keterangan yang saling bertentangan.

Menurutnya, saat peristiwa berlangsung, pihak yang datang menyampaikan bahwa mereka sedang mencari seseorang bernama Ncek terkait persoalan pribadi. Namun setelah kejadian itu menjadi perhatian publik, muncul keterangan berbeda yang menyebut kedatangan tersebut hanya untuk mengantar petugas kepolisian karena aparat tidak mengenal orang yang dicari.

AKPERSI Jawa Barat menilai perbedaan keterangan tersebut telah memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Karena itu, organisasi pers tersebut meminta semua pihak memberikan penjelasan yang utuh, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami meminta seluruh pihak menjelaskan secara jujur apa yang sebenarnya terjadi. Masyarakat berhak mengetahui fakta yang sebenarnya. Jangan sampai muncul informasi yang berubah-ubah sehingga menimbulkan spekulasi baru di tengah publik,” tegas Ahmad Syarifudin.

AKPERSI Jawa Barat juga mempertanyakan alasan keterlibatan pihak non-aparat dalam proses pencarian seseorang yang menjadi target aparat penegak hukum. Organisasi tersebut meminta aparat menjelaskan secara rinci kapasitas dan peran setiap orang yang hadir saat kejadian berlangsung.

Menurut Ahmad Syarifudin, masyarakat perlu mengetahui apakah pihak yang ikut dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai saksi, pendamping, pelapor, atau memiliki peran lain yang sah menurut hukum.

“Kami meminta penjelasan yang jelas mengenai kapasitas pihak yang ikut dalam kegiatan tersebut. Jangan sampai masyarakat menilai ada warga sipil yang menjalankan fungsi aparat penegak hukum atau ikut melakukan tindakan yang seharusnya menjadi kewenangan negara,” ujarnya.

AKPERSI Jawa Barat selanjutnya mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan pengacungan senjata api yang terjadi saat peristiwa berlangsung. Organisasi tersebut meminta penyidik memeriksa seluruh saksi, mengumpulkan alat bukti, serta menelusuri legalitas kepemilikan dan penggunaan senjata api yang diduga dibawa ke lokasi.

Menurut Ahmad Syarifudin, siapa pun yang membawa senjata api harus mematuhi aturan hukum yang berlaku. Ia menegaskan bahwa tidak seorang pun boleh menggunakan senjata api untuk menunjukkan kekuasaan, menekan pihak lain, atau menciptakan rasa takut di tengah masyarakat.

“Jika benar ada tindakan mengacungkan senjata api di hadapan warga, maka aparat harus bertindak tegas. Jangan ada perlakuan istimewa terhadap siapa pun. Hukum harus berdiri sama tinggi terhadap seluruh warga negara,” katanya.

AKPERSI Jawa Barat juga meminta aparat melakukan pemeriksaan internal terhadap seluruh anggota kepolisian yang hadir saat kejadian. Organisasi tersebut mendorong institusi kepolisian membuka hasil pemeriksaan kepada publik guna menjaga kepercayaan masyarakat.

Ahmad Syarifudin menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan transparansi. Menurutnya, keterbukaan informasi akan mencegah munculnya berbagai asumsi dan tuduhan yang dapat merugikan institusi negara.

“Kami mendukung penegakan hukum yang profesional. Justru karena kami menghormati institusi kepolisian, kami meminta agar setiap dugaan pelanggaran diperiksa secara terbuka dan objektif,” ujarnya.

Sebagai organisasi pers, AKPERSI Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan tersebut hingga tuntas. Organisasi itu menyatakan tidak akan membiarkan praktik intimidasi, tekanan, maupun tindakan yang berpotensi membungkam fungsi kontrol sosial pers.

AKPERSI mengingatkan bahwa Undang-Undang Pers menjamin kemerdekaan pers sebagai bagian dari demokrasi. Karena itu, setiap tindakan yang menimbulkan rasa takut terhadap jurnalis maupun organisasi pers harus mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Dalam pernyataan resminya, DPD AKPERSI Jawa Barat menyatakan sikap sebagai berikut:

Mengecam keras dugaan intimidasi dan pengacungan senjata api yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Mendesak aparat penegak hukum mengusut seluruh rangkaian peristiwa secara profesional dan transparan.

Meminta penyidik memeriksa legalitas kepemilikan serta penggunaan senjata api yang diduga dibawa saat kejadian.

Mendorong pemeriksaan terhadap seluruh aparat yang hadir guna memastikan tidak terjadi pelanggaran prosedur maupun penyalahgunaan kewenangan.

Menolak segala bentuk arogansi kekuasaan yang mengatasnamakan jabatan, organisasi, maupun kedekatan dengan aparat.

Menuntut keterbukaan informasi kepada masyarakat agar tidak muncul spekulasi yang merugikan semua pihak.

Menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menutup pernyataannya, Ahmad Syarifudin menegaskan bahwa AKPERSI Jawa Barat akan terus mengawal proses hukum hingga seluruh fakta terungkap secara jelas.

“Kami tidak sedang mencari sensasi. Kami sedang memperjuangkan prinsip keadilan. Kami meminta aparat mengungkap fakta secara utuh, menegakkan hukum tanpa pandang bulu, dan memastikan tidak ada pihak yang menggunakan jabatan untuk melakukan intimidasi. Ketika hukum bekerja secara adil, masyarakat akan kembali percaya. Sebaliknya, jika persoalan ini dibiarkan tanpa kejelasan, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan terus terkikis,” tegasnya.

Tags: AKPERSIDugaanIntimidasiJabarKetuaAPDESI
Previous Post

Bisnis Gelap Slag B3 di Jawilan Serang, Aktivis Desak Polres dan Gakkum Bertindak

Next Post

Ketua Umum AKPERSI: “Jangan Ada Kesan Kebal Hukum, Kami Akan Kawal Sampai Tuntas

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Janji Jaksa Agung “Tanpa Ruang bagi Jaksa Nakal” Dinilai Gagal, Mata Hukum: Arang Itu Mencoreng Wajah Sendiri
Hukum

Janji Jaksa Agung “Tanpa Ruang bagi Jaksa Nakal” Dinilai Gagal, Mata Hukum: Arang Itu Mencoreng Wajah Sendiri

by Tegar News
15 Juli 2026
Nah Lo..!!! Korban Perampasan Kendaraan Berkedok Matel, Minta Kapolres Lebak Ambil Tindakan Tegas
Kriminal

Nah Lo..!!! Korban Perampasan Kendaraan Berkedok Matel, Minta Kapolres Lebak Ambil Tindakan Tegas

by Tegar News
14 Juli 2026
Modus Penipuan Berkedok Proyek di KPP Bekasi: Pria Gunakan Dokumen Resmi Tipu Korban Rp50 Juta
Kriminal

Modus Penipuan Berkedok Proyek di KPP Bekasi: Pria Gunakan Dokumen Resmi Tipu Korban Rp50 Juta

by Tegar News
12 Juli 2026
Ditreskrimum Polda Jateng Tunjukkan Hasil Gelar Perkara Khusus, Salah Satu Laporan Penggelapan Naik ke Tahap Penyidikan
Hukum

Ditreskrimum Polda Jateng Tunjukkan Hasil Gelar Perkara Khusus, Salah Satu Laporan Penggelapan Naik ke Tahap Penyidikan

by Tegar News
12 Juli 2026
Status Naik Sidik, Umi Azizah: Segera Tangkap Pelaku, Kenaikan Pangkat Kapolsek Grabag Suhartoyo Semakin Janggal
Hukum

Status Naik Sidik, Umi Azizah: Segera Tangkap Pelaku, Kenaikan Pangkat Kapolsek Grabag Suhartoyo Semakin Janggal

by Tegar News
11 Juli 2026
Next Post
Ketua Umum AKPERSI: “Jangan Ada Kesan Kebal Hukum, Kami Akan Kawal Sampai Tuntas

Ketua Umum AKPERSI: "Jangan Ada Kesan Kebal Hukum, Kami Akan Kawal Sampai Tuntas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

PT Azka City Luv Beroperasi Diduga Tanpa IUP & OP, GNI Desak Gakkum ESDM Bertindak

PT Azka City Luv Beroperasi Diduga Tanpa IUP & OP, GNI Desak Gakkum ESDM Bertindak

12 Juli 2026
Ketua PBNU Akui Ketentraman Dirasakan Masyarakat, Di Bawah Kepemimpinan Jenderal Sigit

Ketua PBNU Akui Ketentraman Dirasakan Masyarakat, Di Bawah Kepemimpinan Jenderal Sigit

3 Agustus 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Iran Serang Israel Tampil Lebih Agresif, Rudal Kembali Meluncur
Mancanegara

Iran Serang Israel Tampil Lebih Agresif, Rudal Kembali Meluncur

16 Juli 2026
Bandara Sana’a Yaman Hancur di Bom Arab Saudi ” Milisi Haouthi Balas Serangan Kirim Rudal ke Abha
Internasional

Bandara Sana’a Yaman Hancur di Bom Arab Saudi ” Milisi Haouthi Balas Serangan Kirim Rudal ke Abha

16 Juli 2026
Prabowo Siapkan Bintang Kehormatan Untuk Pejabat Dibalik Kesuksesan B50
Nasional

Prabowo Siapkan Bintang Kehormatan Untuk Pejabat Dibalik Kesuksesan B50

16 Juli 2026
Warning: Serangan Geng SOP ke Prabowo! Sapu Bersih atau Disapu
Opini

Warning: Serangan Geng SOP ke Prabowo! Sapu Bersih atau Disapu

16 Juli 2026
Kejaksaan Agung Terbitkan Sprindik Baru Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Info Korupsi

Kejaksaan Agung Terbitkan Sprindik Baru Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

16 Juli 2026
Janji Jaksa Agung “Tanpa Ruang bagi Jaksa Nakal” Dinilai Gagal, Mata Hukum: Arang Itu Mencoreng Wajah Sendiri
Hukum

Janji Jaksa Agung “Tanpa Ruang bagi Jaksa Nakal” Dinilai Gagal, Mata Hukum: Arang Itu Mencoreng Wajah Sendiri

15 Juli 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi Tegarnews
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News