Selasa, September 22, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Hukum

Pengacungan Senjata Api dan Keterlibatan Sipil dalam Operasi Pencarian Dipertanyakan AKPERSI Jabar

Chairul Husen by Chairul Husen
1 Juni 2026
in Hukum
0
Pengacungan Senjata Api dan Keterlibatan Sipil dalam Operasi Pencarian Dipertanyakan AKPERSI Jabar
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Bekasi, 1 Juni 2026– DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Jawa Barat mengecam keras dugaan tindakan intimidasi yang menyeret nama Ketua DPD APDESI Jawa Barat setelah muncul informasi mengenai pengacungan senjata api saat proses pencarian seseorang di wilayah Kabupaten Bekasi. Senin. (1/6/2026).

Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat,Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., menegaskan bahwa peristiwa tersebut telah memicu keresahan masyarakat sekaligus menimbulkan pertanyaan serius mengenai tujuan kedatangan rombongan, kapasitas pihak yang terlibat, serta dasar keterlibatan pihak non-aparat dalam kegiatan tersebut.

You might also like

Sidang MK: Pemohon Minta Diskualifikasi Wapres Gibran, tanpa Sebut Presiden Prabowo

Admin Dapat Rp5,5 Juta di Putaran Pertama, Giliran Nurdin Pembayaran Tersendat; Dugaan Penggelapan Arisan Mencuat

Gakkum Diminta Tak Berhenti pada Dalih Prioritas – Dugaan Rantai Getah Pinus TNGC Harus Dibongkar Hingga PT EMB

Ahmad Syarifudin menilai publik berhak mengetahui fakta yang sebenarnya. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat membuka informasi secara terang dan tidak menyampaikan keterangan yang saling bertentangan.

Menurutnya, saat peristiwa berlangsung, pihak yang datang menyampaikan bahwa mereka sedang mencari seseorang bernama Ncek terkait persoalan pribadi. Namun setelah kejadian itu menjadi perhatian publik, muncul keterangan berbeda yang menyebut kedatangan tersebut hanya untuk mengantar petugas kepolisian karena aparat tidak mengenal orang yang dicari.

AKPERSI Jawa Barat menilai perbedaan keterangan tersebut telah memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Karena itu, organisasi pers tersebut meminta semua pihak memberikan penjelasan yang utuh, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami meminta seluruh pihak menjelaskan secara jujur apa yang sebenarnya terjadi. Masyarakat berhak mengetahui fakta yang sebenarnya. Jangan sampai muncul informasi yang berubah-ubah sehingga menimbulkan spekulasi baru di tengah publik,” tegas Ahmad Syarifudin.

AKPERSI Jawa Barat juga mempertanyakan alasan keterlibatan pihak non-aparat dalam proses pencarian seseorang yang menjadi target aparat penegak hukum. Organisasi tersebut meminta aparat menjelaskan secara rinci kapasitas dan peran setiap orang yang hadir saat kejadian berlangsung.

Menurut Ahmad Syarifudin, masyarakat perlu mengetahui apakah pihak yang ikut dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai saksi, pendamping, pelapor, atau memiliki peran lain yang sah menurut hukum.

“Kami meminta penjelasan yang jelas mengenai kapasitas pihak yang ikut dalam kegiatan tersebut. Jangan sampai masyarakat menilai ada warga sipil yang menjalankan fungsi aparat penegak hukum atau ikut melakukan tindakan yang seharusnya menjadi kewenangan negara,” ujarnya.

AKPERSI Jawa Barat selanjutnya mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan pengacungan senjata api yang terjadi saat peristiwa berlangsung. Organisasi tersebut meminta penyidik memeriksa seluruh saksi, mengumpulkan alat bukti, serta menelusuri legalitas kepemilikan dan penggunaan senjata api yang diduga dibawa ke lokasi.

Menurut Ahmad Syarifudin, siapa pun yang membawa senjata api harus mematuhi aturan hukum yang berlaku. Ia menegaskan bahwa tidak seorang pun boleh menggunakan senjata api untuk menunjukkan kekuasaan, menekan pihak lain, atau menciptakan rasa takut di tengah masyarakat.

“Jika benar ada tindakan mengacungkan senjata api di hadapan warga, maka aparat harus bertindak tegas. Jangan ada perlakuan istimewa terhadap siapa pun. Hukum harus berdiri sama tinggi terhadap seluruh warga negara,” katanya.

AKPERSI Jawa Barat juga meminta aparat melakukan pemeriksaan internal terhadap seluruh anggota kepolisian yang hadir saat kejadian. Organisasi tersebut mendorong institusi kepolisian membuka hasil pemeriksaan kepada publik guna menjaga kepercayaan masyarakat.

Ahmad Syarifudin menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan transparansi. Menurutnya, keterbukaan informasi akan mencegah munculnya berbagai asumsi dan tuduhan yang dapat merugikan institusi negara.

“Kami mendukung penegakan hukum yang profesional. Justru karena kami menghormati institusi kepolisian, kami meminta agar setiap dugaan pelanggaran diperiksa secara terbuka dan objektif,” ujarnya.

Sebagai organisasi pers, AKPERSI Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan tersebut hingga tuntas. Organisasi itu menyatakan tidak akan membiarkan praktik intimidasi, tekanan, maupun tindakan yang berpotensi membungkam fungsi kontrol sosial pers.

AKPERSI mengingatkan bahwa Undang-Undang Pers menjamin kemerdekaan pers sebagai bagian dari demokrasi. Karena itu, setiap tindakan yang menimbulkan rasa takut terhadap jurnalis maupun organisasi pers harus mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Dalam pernyataan resminya, DPD AKPERSI Jawa Barat menyatakan sikap sebagai berikut:

Mengecam keras dugaan intimidasi dan pengacungan senjata api yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Mendesak aparat penegak hukum mengusut seluruh rangkaian peristiwa secara profesional dan transparan.

Meminta penyidik memeriksa legalitas kepemilikan serta penggunaan senjata api yang diduga dibawa saat kejadian.

Mendorong pemeriksaan terhadap seluruh aparat yang hadir guna memastikan tidak terjadi pelanggaran prosedur maupun penyalahgunaan kewenangan.

Menolak segala bentuk arogansi kekuasaan yang mengatasnamakan jabatan, organisasi, maupun kedekatan dengan aparat.

Menuntut keterbukaan informasi kepada masyarakat agar tidak muncul spekulasi yang merugikan semua pihak.

Menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menutup pernyataannya, Ahmad Syarifudin menegaskan bahwa AKPERSI Jawa Barat akan terus mengawal proses hukum hingga seluruh fakta terungkap secara jelas.

“Kami tidak sedang mencari sensasi. Kami sedang memperjuangkan prinsip keadilan. Kami meminta aparat mengungkap fakta secara utuh, menegakkan hukum tanpa pandang bulu, dan memastikan tidak ada pihak yang menggunakan jabatan untuk melakukan intimidasi. Ketika hukum bekerja secara adil, masyarakat akan kembali percaya. Sebaliknya, jika persoalan ini dibiarkan tanpa kejelasan, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan terus terkikis,” tegasnya.

Tags: AKPERSIDugaanIntimidasiJabarKetuaAPDESI
Previous Post

Bisnis Gelap Slag B3 di Jawilan Serang, Aktivis Desak Polres dan Gakkum Bertindak

Next Post

Ketua Umum AKPERSI: “Jangan Ada Kesan Kebal Hukum, Kami Akan Kawal Sampai Tuntas

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Sidang MK: Pemohon Minta Diskualifikasi Wapres Gibran, tanpa Sebut Presiden Prabowo
Hukum

Sidang MK: Pemohon Minta Diskualifikasi Wapres Gibran, tanpa Sebut Presiden Prabowo

by Tegar News
22 September 2026
Admin Dapat Rp5,5 Juta di Putaran Pertama, Giliran Nurdin Pembayaran Tersendat; Dugaan Penggelapan Arisan Mencuat
Kriminal

Admin Dapat Rp5,5 Juta di Putaran Pertama, Giliran Nurdin Pembayaran Tersendat; Dugaan Penggelapan Arisan Mencuat

by Tegar News
22 September 2026
Gakkum Diminta Tak Berhenti pada Dalih Prioritas – Dugaan Rantai Getah Pinus TNGC Harus Dibongkar Hingga PT EMB
Hukum

Gakkum Diminta Tak Berhenti pada Dalih Prioritas – Dugaan Rantai Getah Pinus TNGC Harus Dibongkar Hingga PT EMB

by Tegar News
21 September 2026
Terungkap di Persidangan Isi Percakapan WA Tersangka Kasus Bea Cukai ke Atasan
Hukum

Terungkap di Persidangan Isi Percakapan WA Tersangka Kasus Bea Cukai ke Atasan

by Tegar News
20 September 2026
Sekdis Perhubungan Ditetapkan Jadi Tersangka, Kasus Asusila 3 Siswi Magang di Sukabumi
Kriminal

Sekdis Perhubungan Ditetapkan Jadi Tersangka, Kasus Asusila 3 Siswi Magang di Sukabumi

by Tegar News
20 September 2026
Next Post
Ketua Umum AKPERSI: “Jangan Ada Kesan Kebal Hukum, Kami Akan Kawal Sampai Tuntas

Ketua Umum AKPERSI: "Jangan Ada Kesan Kebal Hukum, Kami Akan Kawal Sampai Tuntas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Merespons Klarifikasi Bupati Bogor, Ahmad Rohani: Kami Tak Memelintir Fakta, Tapi Minta Bukti Nyata Penertiban Tambang

Merespons Klarifikasi Bupati Bogor, Ahmad Rohani: Kami Tak Memelintir Fakta, Tapi Minta Bukti Nyata Penertiban Tambang

15 Mei 2026
Sejumlah Jalan di Jakarta Mengalami Kemacetan Parah

Sejumlah Jalan di Jakarta Mengalami Kemacetan Parah

29 Januari 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

RSUD Malingping Dijabat Plt Sejak 2019, DPRD Banten Minta Gubernur Angkat Direktur Definitif
Info Daerah

RSUD Malingping Dijabat Plt Sejak 2019, DPRD Banten Minta Gubernur Angkat Direktur Definitif

22 September 2026
DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci
Nasional

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci

22 September 2026
Penanganan Getah Pinus TNGC–PT EMB Terus Berjalan, Aswin Bangun Tegaskan Gakkum Kehutanan Tidak Bermain-main
Info Daerah

Penanganan Getah Pinus TNGC–PT EMB Terus Berjalan, Aswin Bangun Tegaskan Gakkum Kehutanan Tidak Bermain-main

22 September 2026
Sidang MK: Pemohon Minta Diskualifikasi Wapres Gibran, tanpa Sebut Presiden Prabowo
Hukum

Sidang MK: Pemohon Minta Diskualifikasi Wapres Gibran, tanpa Sebut Presiden Prabowo

22 September 2026
Guru yang Viralkan Sekolah Berdinding Triplek Klarifikasi dan Minta Maaf, Diduga ada Intervensi?
Info Daerah

Guru yang Viralkan Sekolah Berdinding Triplek Klarifikasi dan Minta Maaf, Diduga ada Intervensi?

22 September 2026
Sehari Usai Aksi Hari Tani, Tanaman Karet PTPN I Region 5 Diduga Dirusak Kelompok Sekti — Aparat Diminta Bertindak Cepat
Info Daerah

Sehari Usai Aksi Hari Tani, Tanaman Karet PTPN I Region 5 Diduga Dirusak Kelompok Sekti — Aparat Diminta Bertindak Cepat

22 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News