Kamis, Juli 9, 2026
tegarnews.co.id
Advertisement
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Umum Mancanegara

Gencatan Senjata Terancam Batal! Tepat Ditengah Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Tegar News by Tegar News
9 Juli 2026
in Mancanegara
0
Gencatan Senjata Terancam Batal! Tepat Ditengah Prosesi Pemakaman  Ayatollah Ali Khamenei
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 9 Juli 2026 | Gencatan senjata bersyarat antara AS dan Iran terancam batal setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke wilayah Iran bagian selatan, tepat di tengah prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Serangan tersebut memicu baku tembak dan ketegangan militer di sekitar Selat Hormuz, yang mengancam nasib perjanjian damai secara keseluruhan.

Serangan CENTCOM terjadi di area pesisir seperti Kota Sirik, Bandar Abbas, dan Pulau Qeshm di tengah berlangsungnya prosesi perpisahan kenegaraan.

You might also like

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong Datang ke Jakarta Bersama Sejumlah Menterinya

Muscab Serentak PAN Kota Bekasi: Mandor Uyung Serukan Persatuan Elemen Pemuda

Trump Ancam! Habisi Jutaan Pelayat Ali Khamenei, Ini Respons Iran

Pasukan Iran membalas dengan melancarkan serangan terhadap kapal-kapal komersial di rute Selat Hormuz. Hal ini memicu kecaman keras dari negara tetangga seperti Arab Saudi dan Qatar.

Rentetan eskalasi ini membayangi rangkaian pemakaman Khamenei yang telah tertunda selama berbulan-bulan akibat perang. Prosesi ini sendiri menarik jutaan massa yang diwarnai unjuk rasa anti-AS.

Pemberlakuan kembali sanksi minyak oleh AS dan runtuhnya Kesepahaman Islamabad langsung melumpuhkan stabilitas Selat Hormuz:

Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) menuntut kapal komersial kembali ke jalur Iran dan membayar “biaya transit” setelah jalur alternatif “Koridor Selatan” di dekat Oman berakhir.

Kapal-kapal kargo yang menolak membayar dan tetap mengikuti rute bentukan IMO/Oman ditembaki proyektil oleh Iran pada 6 Juli.

Menanggapi pelanggaran tersebut, AS meluncurkan serangan udara masif yang menghancurkan radar pantai, situs rudal antikapal, dan pangkalan drone di wilayah Dermaga Taheroui dan Bandar Abbas.

Ketegangan di perairan internasional ini memicu respons defensif dan kecaman dari negara-negara Teluk:

Qatar: Doha menuntut keras agar Iran bertanggung jawab atas gangguan keselamatan pelayaran dan penembakan kapal komersial di wilayah Selat Hormuz.

Arab Saudi & Negara Teluk: Merasa terancam oleh unjuk kekuatan maritim Iran, negara-negara sekutu AS menolak keras skema pengenaan tarif pelintasan sepihak yang diajukan Teheran.

Oman: Terus berkoordinasi dengan Organisasi Pelayaran Internasional (IMO) untuk memperluas navigasi aman di wilayah laut mereka guna mengalirkan ratusan kapal yang tertahan konflik.

Rangkaian “Pemakaman Abad Ini” bagi Ayatollah Ali Khamenei yang berlangsung lintas negara (dimulai dari Teheran, lalu ke Najaf dan Karbala di Irak, sebelum berakhir di Mashhad) diwarnai oleh tekanan diplomatik yang ketat:

Iran menuduh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, melakukan intimidasi diplomatik global dengan mengancam memotong bantuan finansial bagi negara yang nekat mengirim utusan.

Akibat tekanan Washington, 13 negara dari wilayah Teluk, Afrika Utara, Eropa Timur, dan Asia Timur resmi membatalkan atau menurunkan tingkat kehadiran delegasi mereka.

Negara-negara sekutu strategis dan mediator tetap mengirimkan pejabat tingginya, di antaranya:

Pakistan: Perdana Menteri Shehbaz Sharif hadir langsung selaku mediator kunci kesepakatan damai.

India: Diwakili oleh Gubernur Bihar Syed Ata Hasnain dan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Pabitra Margherita.

Rusia, China, Turki, dan Afghanistan: Tetap mengirimkan delegasi resmi ke Teheran sebagai bentuk dukungan politik.(Rls/Red)

 

Tags: ASGeopolitikIranPerang
Previous Post

Beda Jauh Fakta & Pernyataan, GMOCT Soroti Ketua PKS Kutim: Jangan Abaikan Jeritan 232 Warga Muara Pantun

Tegar News

Tegar News

Related Posts

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong Datang ke Jakarta Bersama Sejumlah Menterinya
Internasional

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong Datang ke Jakarta Bersama Sejumlah Menterinya

by Tegar News
8 Juli 2026
Muscab Serentak PAN Kota Bekasi: Mandor Uyung Serukan Persatuan Elemen Pemuda
Politik

Muscab Serentak PAN Kota Bekasi: Mandor Uyung Serukan Persatuan Elemen Pemuda

by Tegar News
7 Juli 2026
Trump Ancam! Habisi Jutaan Pelayat Ali Khamenei, Ini Respons Iran
Mancanegara

Trump Ancam! Habisi Jutaan Pelayat Ali Khamenei, Ini Respons Iran

by Tegar News
6 Juli 2026
Gedung Diklat Kemenhut di Bogor Dipakai PSI, MataHukum: Melanggar Aturan Aset Negara!
Politik

Gedung Diklat Kemenhut di Bogor Dipakai PSI, MataHukum: Melanggar Aturan Aset Negara!

by Tegar News
27 Juni 2026
PesanTegas PM Israel! Meski Kami Ditingalkan AS Kami Siap Menghadapi Iran
Mancanegara

PesanTegas PM Israel! Meski Kami Ditingalkan AS Kami Siap Menghadapi Iran

by Tegar News
27 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Peredaran Obat Golongan G Di Tangerang Selatan Makin Marak, Aparat Hukum Dipertanyakan?

Peredaran Obat Golongan G Di Tangerang Selatan Makin Marak, Aparat Hukum Dipertanyakan?

24 Mei 2025
KORPRI Day: Tegaskan Profesionalisme ASN Melalui Seragam Kebanggaan

KORPRI Day: Tegaskan Profesionalisme ASN Melalui Seragam Kebanggaan

5 Januari 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Gencatan Senjata Terancam Batal! Tepat Ditengah Prosesi Pemakaman  Ayatollah Ali Khamenei
Mancanegara

Gencatan Senjata Terancam Batal! Tepat Ditengah Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

9 Juli 2026
Beda Jauh Fakta & Pernyataan, GMOCT Soroti Ketua PKS Kutim: Jangan Abaikan Jeritan 232 Warga Muara Pantun
Info Daerah

Beda Jauh Fakta & Pernyataan, GMOCT Soroti Ketua PKS Kutim: Jangan Abaikan Jeritan 232 Warga Muara Pantun

9 Juli 2026
Data Ungkap Kelemahan Pengawasan Perkebunan Kutim: 344 Ribu Hektare Tanpa HGU & Kurang 61 Ribu Hektare Kebun Plasma, Bupati Diminta Tegas
Info Daerah

Data Ungkap Kelemahan Pengawasan Perkebunan Kutim: 344 Ribu Hektare Tanpa HGU & Kurang 61 Ribu Hektare Kebun Plasma, Bupati Diminta Tegas

9 Juli 2026
Cukup Bukti Langgar Disiplin tapi Naik Pangkat, Kasus AKP Suhartoyo Tuai Tanda Tanya & Sorotan Hukum
Info Publik

Cukup Bukti Langgar Disiplin tapi Naik Pangkat, Kasus AKP Suhartoyo Tuai Tanda Tanya & Sorotan Hukum

8 Juli 2026
Temuan BPK Rp313 Juta Alun-alun: Aktivis Tuntut DPRD & Kejari Lebak Jangan “Main Mata”!
Info Daerah

Temuan BPK Rp313 Juta Alun-alun: Aktivis Tuntut DPRD & Kejari Lebak Jangan “Main Mata”!

8 Juli 2026
Memalukan! Anggota DPRD DKI Hardiyanto Kenneth Diduga Mengamuk Saat Dilarang Melintas
Info Publik

Memalukan! Anggota DPRD DKI Hardiyanto Kenneth Diduga Mengamuk Saat Dilarang Melintas

8 Juli 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi Tegarnews
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News