Tegarnews.co.id – Kota Bogor, 11 Juli 2026 | Fahrizal, pelapor dugaan tindak pidana money politik Pilkada Kota Bogor 2024, Ia menyatakan akan melakukan aksi jahit mulut dan mogok makan didepan monumen Tugu Kujang Kota Bogor pada Jum’at 10 Juli 2026, sebagai bentuk protes atas belum adanya kepastian hukum terhadap laporan yang telah Ia sampaikan secara tertulis kepada wartwan (9/7/2026).
Dalam pernyataannya, Fahrizal menyebut laporan tersebut juga memuat pengakuan atas keterlibatannya dalam peristiwa yang dimaksud. Ia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Bawaslu dan Gakkumdu Kota Bogor, untuk segera memproses dan memberikan kepastian hukum secara transparan dan tanpa pandang bulu.
“Saya melakukan ini karena suara kami seperti dibungkam. Laporan sudah masuk, tapi tidak ada kejelasan. Aksi jahit mulut ini simbol bahwa demokrasi kita sedang dibungkam oleh politik uang. Mogok makan saya lakukan untuk menunjukkan keseriusan menuntut keadilan,” ujar Fahrizal, (10/7/2026).
Fahrizal menegaskan aksinya bukan untuk mencari sensasi, melainkan untuk mengawal integritas Pilkada dan memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran diproses sesuai UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.
Sejak perkara ini mencuat pada tahun 2024, proses penyelidikan dan penyidikan telah berjalan. Menurut informasi diketahui telah puluhan saksi, penyelenggara pemilu, dan ahli telah dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum. Namun hingga kini, belum ada kepastian mengenai status hukum perkara tersebut.
“Selama hampir dua tahun, saya mengaku telah menghadapi berbagai konsekuensi sosial. Saya merasa menerima stigma dari masyarakat dan lingkungan. Saya juga menyatakan pernah mengalami intimidasi serta menjalani pemeriksaan dalam waktu yang sangat lama. Semua keterangan yang saya berikan, menurut saya, merupakan pengakuan yang sebenar-benarnya,” ungkap Fahrizal.
Ia juga mengajak masyarakat Kota Bogor untuk mengawasi proses demokrasi dan menolak segala bentuk politik uang yang merusak sendi demokrasi.(Tim/Red)
Sumber: Fahrizal
#LawanMoneyPolitik #KawalPilkadaBogor #DemokrasiTanpaMahar













