Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » PWI-LS Membuat Ricuh Acara Tagbligh Akbar di Pemalang, Jawa Tengah.

PWI-LS Membuat Ricuh Acara Tagbligh Akbar di Pemalang, Jawa Tengah.

  • account_circle Syarif H / M Dekra
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 574
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id—Pemalang, Jawa Tengah, 24 Juli 2025| Organisasi PWI (Perjuangan Walisongo Indonesia) membuat ricuh saat menjelang dan sesudah acara Tabligh Akbar Istighotsah Muharram 1447 H dan Haul Almarhum KH. Muhammad Hasyim di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Rabu, (23/07/2024)

Menurut kesaksian anggota FPI & BATIK yang berjaga di lokasi, pihaknya melihat sekitar 500 orang anggota PWI berkumpul di Masjid Klayeran, Paturukan. Dengan pakaian hitam-hitam dan blangkon sebagai ciri khas mereka.

“Saat sedang menyisir sekitaran lokasi acara, kami melihat kurang lebih ada 500 orang anggota PWI berada di Masjid Klayeran. Dan tujuan mereka tidak lain untuk menggagalkan acara yang akan dihadiri oleh guru kami” jelas anggota FPI (23/07/2025)

Sebelumnya beberapa orang yang mengatasnamakan anggota PWI sempat mendatangi langsung rumah penyelenggara acara lalu membuat keonaran, beruntung di tempat tersebut sudah lebih dulu dijaga oleh anggota FPI dan BATIK.

“Pada siang hari, kami kedatangan beberapa anggota PWI. Dari omongannya, intinya mereka menentang acara ini dan tidak ingin guru serta para anggota FPI hadir di sini” jelas Imron Rosyadi, panitia acara (23/07/2025)

Diketahui pada berita sebelumnya, Habib Rizieq Syihab mendapatkan ancaman resmi dari Pimpinan Daerah PWI-LS (Perjuangan Walisongo Indonesia – Laskar Sabilillah) tertanggal 12 Juli 2025.

Beredar juga video anggota PWI yang berkumpul di Masjid Klayeran menyerukan ultimatum arogan, yang menegaskan mereka akan meratakan anggota FPI yang hadir ke acara tersebut.

“Jika mereka (FPI) hadir dalam acara, maka kita akan ratakan semuanya” ucap koordinator PWI dalam video, (23/07/2025)

Diduga setelah acara selesai pihak PWI berencana akan mencegat mobil-mobil jama’ah yang hadir.

 

 

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Tegal Taman Indramayu Mengadu Ke Dewan, Masalah Tanah Terkungkung PT Tesco Belum Terselesaikan, Asep NS: Camat Sukra Ga Becus Tangani Tesco

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 155
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Indramayu, 21 Mei 2025| (GMOCT)-Empat keluarga di Desa Tegal Taman, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, kembali mengadukan nasib mereka terkait permasalahan tanah yang terkungkung akibat pembangunan PT Tesco Indomaritim. Selama dua tahun, mereka berjuang mencari keadilan dari tingkat desa hingga Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat, namun belum membuahkan hasil. Informasi ini diperoleh dari media online Penajournalis, […]

  • BREAKING NEWS: PPWI Nyatakan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional Luar Biasa

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 165
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 15 Desember 2025| Rangkaian bencana yang melanda Pulau Sumatera dalam beberapa pekan terakhir bukan sekadar musibah musiman atau fenomena alam biasa. Banjir bandang, longsor, serta gelombang material kayu glondongan yang terseret arus air bah menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara bersamaan. Skala kerusakan yang ditimbulkan begitu masif hingga peristiwa ini layak dicatat […]

  • Uang Bungkam Kasus Dana Desa Padarek? Kades Diduga Tawarkan Suap ke Media

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lemah Sugih Majalengka| (GMOCT), Dugaan ketidaktransparanan pengelolaan Dana Desa (DD) tahap 1 tahun 2025 di Desa Padarek, Kecamatan Lemah Sugih, Jawa Barat, memasuki babak baru. Kepala Desa Wahyu Susanto diduga menawarkan sejumlah uang kepada awak media dari Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), yang mendapatkan informasi awal dari Penajournalis.com dan Laskarbhayangkaranews, agar pemberitaan terkait […]

  • Pimpinan Redaksi SBI Ucapkan: “Selamat Menempuh Hidup Baru Kepada drh.Desti Ika Yanti & Anugrah Harizqi Pratama, A.Md.”

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 70
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pendowoharjo Bantul, 7 Desember 2025| Agung Sulistio, selaku Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (Kabarsbi.com), sekaligus ketua umum Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT) dan ketua II Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI), menyampaikan ucapan selamat yang penuh makna atas pernikahan keponakannya tercinta, drh. Desti Ika Yanti, dengan Anugrah Harizqi Pratama, A.Md., pada Minggu, 07 Desember […]

  • SATMA AMPI Madina Laporkan Dugaan Masalah Proyek Puskesmas ke Bupati Hingga Kejari

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 65
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Mandailing Natal, 10 Januari 2026| Bendahara Satuan Mahasiswa AMPI Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Saleh, secara resmi menyampaikan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) terkait proyek pembangunan Puskesmas kepada sejumlah institusi strategis daerah. Surat pengaduan tersebut ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, DPRD Mandailing Natal, Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal, serta Kejaksaan Negeri Mandailing Natal sebagai bentuk kontrol sosial […]

  • Brigadir Edi Sunarto: Muslem dalam BAP Klaim Sebagai Keamanan Desa, Kades Babahlueng Sangkal dengan Tegas, Siapa Otak/Dalang Pembacokan??

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 177
    • 0Comment

    Tegarnrws.co.id-Nagan Raya, 29 September 2025 (GMOCT)| Proses penyelidikan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap jurnalis Ridwanto di Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, menuai kritik tajam. Brigadir Edi Sunarto, penyidik Polres Nagan Raya yang menangani kasus ini, disorot karena diduga tidak melakukan pendalaman menyeluruh terhadap motif dan kemungkinan adanya dalang di balik […]

expand_less