Jumat, November 6, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Info Daerah

Disebut Jadi Biang Kerok PHK Masal, Warga Puncak Minta Menteri Hanif Faisol Dipecat

Chairul Husen by Chairul Husen
23 Agustus 2025
in Info Daerah
0
Disebut Jadi Biang Kerok PHK Masal, Warga Puncak Minta Menteri Hanif Faisol Dipecat
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Bogor, 24 Agustus 2025| Langkah Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menyegel sejumlah hotel berikut objek wisata di Kawasan Puncak Bogor yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, memicu konflik ekonomi bagi warga lokal lantaran harus kehilangan mata pencaharian. Mantan Dirjen planologi kehutanan dan tata lingkungan KLHK itu, dianggap menghiraukan janji Prabowo-Gibran dalam menciptakan lapangan pekerjaan saat berkampanye.

  1. “Presiden Prabowo harus pecat Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq yang telah menghilangkan mata pencaharian ratusan warga lokal di Puncak. Ini bentuk arogansi birokrasi karena dilakukan tanpa melihat dampak ekonomi secara langsung bagi pekerja hotel dan tempat wisata,” ujar Azet Basumi Sekjen Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) dalam orasinya di seputar lampu merah Gadog Ciawi, Jum’at 22 Agustus 2025.

Untuk diketahui, ratusan massa dari pekerja hotel dan wisata di kawasan Puncak, Masyarakat Adat Puncak (MAP) dan Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) menggelar aksi demo sebagai bentuk protes terhadap langkah Kementerian Lingkungan Hidup melalui Gakkum LH yang menyegel sejumlah hotel hingga lokasi wisata yang berpotensi melakukan pencemaran lingkungan. Tindakan itu, berimbas terjadinya PHK masal terhadap pekerja hotel dan wisata.

You might also like

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

“Rusaknya kawasan puncak yang mengakibatkan terjadi bencana, itu imbas dari alih fungsi kawasan hutan akibat program KLHK, KSO secara bar-bar PTPN Gunung Mas dan vila liar milik para pejabat. Tempat usaha seperti hotel dan lokasi wisata, kalau terdapat potensi pencemaran lingkungan harusnya dicarikan solusi bukan di segel, karena ratusan warga lokal yang bekerja jadi korban PHK,” imbuhnya.

Azet juga menyebutkan, terdapat 600 hektar lahan hutan yang diserahkan kepada 75 penerima dalam jangka waktu 35 dengan dalih solusi pelestarian lingkungan. Faktanya, kata dia lagi, saat ini terjadi kerusakan lahan sehingga merusak fungsi kawasan hutan. Saat itu, Hanif Faisol Nurofiq menjabat Dirjen planologi kehutanan KLHK jadi memiliki peran atas rusak lahan hutan di kawasan Puncak.

” Menteri Hanif harus bertanggungjawab atas hilangnya pekerjaan ratusan warga lokal, penyegelan itu menyengsarakan rakyat. Pemerintah harus melindungi kelestarian alam dan juga ekonomi rakyat,” tegasnya.

Senada dilontarkan Ketua AMBS Muchsin, ia mengatakan, bahwa kebijakan penyegelan sejumlah hotel hingga lokasi wisata seharusnya didasari kajian mendalam terutama kaitan perekenomian masyarakat lokal. Dampak pencemaran lingkungan, kata dia lagi, harus ditangani sejak dini agar tidak merusak lingkungan tetapi mengedepankan solusi dalam penanganannya bukan dengan menyegel aktivitas usaha.

” Menghilangkan tikus tidak harus membakar lumbungnya karena dalam lumbung itu ada hal lain bukan hanya tikus. Kalau berpotensi adanya pencemaran lingkungan, bisa diarahkan agar potensi itu bisa diminimalisir bukan hotel atau lokasi wisatanya di segel? Ini jelas tidak bisa dibiarkan, ada ratusan pekerja yang mengalami PHK karena arogansi Menteri Hanif Faisol,” ujar Muchsin.

Ditempat yang sama, Dewan penasehat Masyarakat Adat Puncak (MAP), Chaidir Rusli, ikut menyoroti rusaknya kawasan hutan akibat program KLHK bernama Kulin KK. Ia menilai, dampak program berdalih kebijakan sosial untuk memperdayakan masyarakat sekitar hutan dengan mengelola sumber daya hutan secara berkelanjutan itu membuat rusaknya kawasan hutan.

  1. ” Jelas telah terjadi alih fungsi kawasan hutan yang tidak terkendali. Ancaman yang timbul, ekosistem hutan hilang dan membuka peluang terjadi banjir dan longsor. Itu persoalan utama di kawasan Puncak, bukan soal potensi pencemaran lingkungan lalu tempat usahanya disegel yang ujungnya timbul PHK masal,” singkatnya.[]
Tags: BogordiKebijakanLHMenteri
Previous Post

Karifikasi Sang Suami Terkait Berita Istri Yang Ancam Buang Bayinya Ke Panti Asuhan

Next Post

Dugaan Janggal Dalam Distribusi Anggaran Publikasi RSUD Kota Tangerang, Media Abal-Abal Ikut Kebagian Kue APBD

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027
Info Daerah

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

by Tegar News
5 November 2026
Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak
Info Daerah

Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

by Tegar News
5 November 2026
Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor
Info Daerah

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

by Tegar News
5 November 2026
Tisin Nasirun Alfakir Resmi Dilantik Sebagai Kepala Desa Kertajaya Siap Mengemban Amanah Dan Mewujudkan Pembangunan Desa yang Lebih Maju Dan Sejahtera
Info Daerah

Tisin Nasirun Alfakir Resmi Dilantik Sebagai Kepala Desa Kertajaya Siap Mengemban Amanah Dan Mewujudkan Pembangunan Desa yang Lebih Maju Dan Sejahtera

by Chairul Husen
4 November 2026
Dukung Program Kapolri “Desa BERSINAR” DPD & DPW – GMDM Provinsi Lampung Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Metro Kibang
Info Daerah

Dukung Program Kapolri “Desa BERSINAR” DPD & DPW – GMDM Provinsi Lampung Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Metro Kibang

by Tegar News
2 November 2026
Next Post
Dugaan Janggal Dalam Distribusi Anggaran Publikasi RSUD Kota Tangerang, Media Abal-Abal Ikut Kebagian Kue APBD

Dugaan Janggal Dalam Distribusi Anggaran Publikasi RSUD Kota Tangerang, Media Abal-Abal Ikut Kebagian Kue APBD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

“STOP PERS.” …!!!

“STOP PERS.” …!!!

5 Januari 2026
Kapolri Listyo Sigit Kunjungi Korban Ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih

GMOCT Angkat Bicara Soal Kasus Noodweer yang Menimpa Ridwanto Jurnalis Handal di Nagan Raya Aceh

8 November 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam
Hukum

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

6 November 2026
Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”
Nasional

Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”

6 November 2026
UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga
Hukum

UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

6 November 2026
Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM
Nasional

Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM

6 November 2026
BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027
Info Daerah

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

5 November 2026
Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak
Info Daerah

Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

5 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News