Polisi Berhasil Bubarkan Bentrokan Antar Warga di Pasar Pondok Gede Bekasi
- account_circle M.Ifsudar
- calendar_month Ming, 31 Agu 2025
- visibility 269
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bekasi, 31 Agustus 2025| Kerusuhan terjadi di wilayah Pasar Pondok Gede Bekasi, warga saling serang ,(3125) padaMinggu malam. Bermula terjadi bentrokan di kawasan tersebut adanya sekumpulan massa yang mencoba mendatangi Polsek Pondok Gede yang berlokasi di dekat pasar tersebut. Namun oleh salah seorang warga pasar yang tidak ingin adanya keributan diarea pasarnya diganggu. Diduga ada kesalahpahaman yang kemudian terjadi kericuhan antara warga dengan massa tersebut.
Menurut saksi, dari pihak kepolisian sudah berada di lokasi. Warga yang mendatangi Polsek sempat dipukul mundur, namun kemudian mereka kembali lagi dengan masa yang lebih banyak. Terpantau sejumlah alat yang dipakai kedua belah pihak berupa bambu, petasan, batu hingga botol berserakan dijalan.
Aparat langsung bergerak menangkap massa yang hedak melakukan kericuhan, sehingga keadaan semakin memanas antara warga pasar dengan warga lain dan saling serang, kondisi mulai tidak kondusif, hingga Polisi berseragam preman terpantau sedang menyeret salah seorang pemuda untuk diamankan.

Sementara sekelompok massa, yang diduga merupakan warga berkumpul di depan Jalan Penghulu II menghalau aparat untuk tidak masuk ke pemukiman mereka. Dengan menenteng senjata api laras panjang, polisi berseragam preman mulai memburu massa yang membuat onar. Sejumlah tembakan peringatan ke udara dilepaskan, membuat suasana semakin mencekam.
Arus lalu lintas di jalan Jatiwaringin terpantau padat merayap akibat kerusuhan tersebut, masyarakat yang hendak melintas terpaksa putar balik mencari aman.
Aksi massa terlihat membakar ban, petasan dan kembang api kearah Polisi dan warga yang membantu melerai. Serangan dibalas dengan tembakan gas air mata oleh aparat. Aparat juga menembakan peringatan. Massa yang di dominasi oleh anak anak remaja ini akhir mudur dan berlarian. Seorang warga dengan keras bertriak, “Woyy tahan-tahan woyyy,” teriak seorang warga dengan nada tinggi sambil berlari.
Salah satu anggota Berimob mengatkan bahwa,” Ia bersama Sat-Brimob Banten yang diterjunkan berjumlah 80 personil yaitu dari Polsek Pondok Gede dan Polres Bekasi Sampai titik terakhir terpantau massa aksi telah membubarkan diri dan keadaan kembali konfusif.[]
- Author: M.Ifsudar
- Editor: Redaksi
- Source: Tim Red






At the moment there is no comment