Selasa, Juli 7, 2026
tegarnews.co.id
Advertisement
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Kudeta Prematur Geng Solo “Sejarah Menunggu Jawaban? Apakah Prabowo Akan Dicatat Sebagai Presiden Yang Berani Melawan Oligarki?”

Chairul Husen by Chairul Husen
7 September 2025
in Opini
0
Wartawan Dibacok, Pelaku Diselamatkan Polisi: Uang 20 Juta Diduga Jadi Jalan Bebas
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 September 2025| ADA yang menarik dari artikel berjudul “Kudeta Kepagian di Jalanan” yang ditulis pemerhati intelijen, Sri Radjasa. Dia menulis bahwa gelombang unjuk rasa 28 Agustus–2 September 2025 membuka tabir betapa rapuhnya demokrasi Indonesia. Aksi yang awalnya menuntut Jokowi diadili dan Gibran dimakzulkan, mendadak berubah jadi seruan membubarkan DPR.

Pergeseran cepat ini, kata Radjasa, lebih dari luapan spontan massa. Ia menyingkap adanya operasi narasi yang dirancang dengan cermat. Bahkan, pola rusuh dan pembakaran kantor polisi di banyak daerah disebut sebagai bagian dari calculated disorder untuk mempercepat delegitimasi rezim.

You might also like

BUMN Bukan Tempat Bagi-Bagi Jabatan!

Indonesia Darurat Korupsi! “Tuntutan Transparansi Anggaran Negara”

Harta Bahlil Rp337 Miliar Naik Terus, Sementara RKAB Pengusaha Kaltim & Daerah Lain ‘Dikerjain’

Kalau kita ikuti aksi rusuh akhir Agustus silam, api memang kembali menyala di jalanan usai aksi pertama 25 Agustus. Seperti ditulis Radjasa, dari 28 Agustus hingga 2 September 2025, tuntutan demonstrasi memang bergeser. Awalnya massa aksi menuntut Jokowi diadili dan Gibran dimakzulkan. Tapi, ajaib, mendadak bergeser menjadi seruan membubarkan DPR. Juga turunkan Prabowo.

Pergeseran cepat ini, jelas janggal. Rakyat di jalan bukan lagi sekadar penyampai aspirasi. Mereka disulap jadi pion dalam permainan narasi elite. Pola kejanggalan itu tampak di lapangan. Begitu mudahnya massa merusak dan membakar kantor-kantor polisi di banyak daerah.

Aksi yang seharusnya dijaga ketat, malah dibiarkan pecah begitu saja. Dalam teori keamanan, ini dikenal sebagai state-sponsored disorder. Kekacauan yang justru dipelihara untuk menciptakan kesan negara gagal menjaga stabilitas.

Lebih anehnya lagi, pada saat yang sama, polisi bertindak amat represif terhadap demonstran. Affan Kurniawan, seorang driver ojol, tewas mengenaskan setelah tergilas kendaraan taktis Brimob. Total sembilan orang dinyatakan tewas dalam kerusuhan.

Kontras ini, tak bisa dipandang kebetulan: lunak terhadap pembakaran kantor polisi, tapi bengis terhadap rakyat. Kenapa? Kok bisa?!

Rusuh yang Didesain

Kesan yang muncul: chaos ini sengaja diciptakan untuk mendeligitimasi Presiden Prabowo. Narasi lalu diarahkan: Prabowo dianggap tak mampu menjaga keamanan. Laskar Cinta Jokowi langsung memanfaatkannya, menuntut Prabowo mundur. Terlebih lagi tuntutan serupa jauh hari sebelumnya sudah dilontarkan kader PSI. Artinya, ada orkestrasi narasi yang rapi. Bukan sekadar luapan spontan amarah rakyat.

Bila dicermati, ini jelas memang strategi defensif sekaligus ofensif Geng Solo. Dengan memelihara kekacauan, publik dialihkan dari fokus dosa-dosa Jokowi dan skandal politik Gibran, pada gagalnya Prabowo. Seruan “bubarkan DPR” pun digelorakan buzzer dan jaringan medsos. Mereka membelokkan arus amarah agar tidak lagi menghantam dinasti Jokowi.

Tapi, langkah itu kelewat kasar. Sangat vulgar. Alih-alih meredam, publik justru curiga ada grand scenario lebih besar. Ditambah lagi, kinerjanya wapres yang kian jeblok saja. Kecurigaan pun, makin kental. Pada saat yang sama, wacana pemakzulan Gibran justru makin kencang.

Maka, sasaran pun digeser. Bukan lagi adili Jokowi dan makzulkan Gibran. Sasaran tembak, dialihkan ke Senayan. Bubarkan DPR. Sambil terus membangun opini publik, bahwa Prabowo presiden gagal dan harus dimundurkan.

Fenomena ini, mengingatkan pada sejarah. Gus Dur tumbang bukan karena kehilangan dukungan rakyat. Dia dianggap gagal mengendalikan elite. Bedanya, hari ini ada senjata baru; media sosial. Delegitimasi tidak lagi menunggu rapat paripurna. Cukup viral di jagat maya. Buzzer bekerja 24 jam, menebar narasi, menjungkir-balikkan fakta, menebar fitnah dan kebohongan. Memenciptakan ilusi kebenaran.

Prabowo, kini berada di persimpangan. Dia bisa memilih bersikap normatif, menunggu situasi mereda. Tapi, ini berisiko dituduh lemah. Atau Prabowo tampil sebagai negarawan, berani bersih-bersih lingkaran kekuasaan dari infiltrasi ganda. Inilah, ujian besar Prabowo sesungguhnya. Responsnya, akan menentukan arah konsolidasi demokrasi.

Rakyat tidak butuh drama elite. Mereka butuh rasa aman, stabilitas, dan keadilan sosial. Indeks Demokrasi Indonesia 2024 yang merosot ke 74,45 adalah alarm keras. Jika instabilitas dibiarkan, skor itu bisa jatuh lebih dalam. Demokrasi yang sudah rapuh bisa runtuh.

Karena itu, jalan keluarnya bukan sekadar meredam kerusuhan. Presiden harus menegaskan keberpihakan. Apakah bersama rakyat, atau sekadar jadi perpanjangan tangan oligarki. Kudeta prematur yang kini berembus dan mengempis hanyalah gejala. Akar masalahnya, ada pada elite yang tega menjadikan rakyat sebagai tameng dalam perebutan pengaruh.

Sejarah sedang menunggu jawaban. Apakah Prabowo akan dicatat sebagai presiden yang berani melawan oligarki? Atau sekadar mata rantai baru dalam siklus kekuasaan rapuh yang mudah dibajak.[]

Tags: DidesainOpiniRusuhYang
Previous Post

Resmikan Gedung Baru Toserba BUMDes Desa Karangsegar, PJ Kades: Ini Langkah Besar untuk Ekonomi Desa

Next Post

Khidmat, Upacara Bendera Senin Pagi di Kodim 0509 Kabupaten Bekasi

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

BUMN Bukan Tempat Bagi-Bagi Jabatan!
Opini

BUMN Bukan Tempat Bagi-Bagi Jabatan!

by Heriyanto Server
6 Juli 2026
Indonesia Darurat Korupsi!  “Tuntutan Transparansi Anggaran Negara”
Opini

Indonesia Darurat Korupsi! “Tuntutan Transparansi Anggaran Negara”

by Heriyanto Server
6 Juli 2026
Harta Bahlil Rp337 Miliar Naik Terus, Sementara RKAB Pengusaha Kaltim & Daerah Lain ‘Dikerjain’
Opini

Harta Bahlil Rp337 Miliar Naik Terus, Sementara RKAB Pengusaha Kaltim & Daerah Lain ‘Dikerjain’

by Heriyanto Server
2 Juli 2026
Kebijakan Bagus di Kertas, Eksekusi yang Cermat dan Empati Terhadap Downstream
Opini

Kebijakan Bagus di Kertas, Eksekusi yang Cermat dan Empati Terhadap Downstream

by Heriyanto Server
17 Juni 2026
Kelurga Gubernur Kepung Jabatan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah
Opini

Kelurga Gubernur Kepung Jabatan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

by Heriyanto Server
16 Juni 2026
Next Post
Khidmat, Upacara Bendera Senin Pagi di Kodim 0509 Kabupaten Bekasi

Khidmat, Upacara Bendera Senin Pagi di Kodim 0509 Kabupaten Bekasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Cijeruk Rutin Sambangi Warga

Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Cijeruk Rutin Sambangi Warga

21 April 2026
Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini,15 Juli 2025: Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini,15 Juli 2025: Berawan Sepanjang Hari

19 Februari 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Muscab Serentak PAN Kota Bekasi: Mandor Uyung Serukan Persatuan Elemen Pemuda
Politik

Muscab Serentak PAN Kota Bekasi: Mandor Uyung Serukan Persatuan Elemen Pemuda

7 Juli 2026
Reformasi Regulasi APBN: Menkeu Rombak Aturan Anggaran, Akomodir Arahan Strategis Prabowo
Pemerintahan

Reformasi Regulasi APBN: Menkeu Rombak Aturan Anggaran, Akomodir Arahan Strategis Prabowo

7 Juli 2026
Bahlil Bongkar Alasan Importir Marah, Impor Bensin Indonesia Tembus 20 Juta Kiloliter
Bisnis

Bahlil Bongkar Alasan Importir Marah, Impor Bensin Indonesia Tembus 20 Juta Kiloliter

7 Juli 2026
Menteri Pertanian Gandeng UGM Garap Proyek Benih Kedelai Lokal Raksasa, Guna menekan Angka Impor
Pemerintahan

Menteri Pertanian Gandeng UGM Garap Proyek Benih Kedelai Lokal Raksasa, Guna menekan Angka Impor

7 Juli 2026
Kasus Dugaan Penipuan: Penanganan Dinilai Lambat, Pengacara Soroti Kenaikan Pangkat Anggota Polisi yang Terbukti Langgar Etik
Hukum

Kasus Dugaan Penipuan: Penanganan Dinilai Lambat, Pengacara Soroti Kenaikan Pangkat Anggota Polisi yang Terbukti Langgar Etik

7 Juli 2026
Aktivitas PETI di Lima Puluh Kota Diduga Libatkan Oknum APH, DPC GRIB Jaya Desak Kapolri dan Panglima TNI Turun Tangan
Info Daerah

Aktivitas PETI di Lima Puluh Kota Diduga Libatkan Oknum APH, DPC GRIB Jaya Desak Kapolri dan Panglima TNI Turun Tangan

7 Juli 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi Tegarnews
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News