Breaking News
light_mode
Beranda » Info Demo » Aktivis Bima di Makassar Nyatakan Perang Terhadap Wacana Tambang di Parado: Negara Jangan Jadi Pelayan Korporasi Perusak Lingkungan

Aktivis Bima di Makassar Nyatakan Perang Terhadap Wacana Tambang di Parado: Negara Jangan Jadi Pelayan Korporasi Perusak Lingkungan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Makassar, 11 Februari 2026| Wacana pertambangan di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencuat dan memantik kemarahan publik. Isu lama yang sarat konflik ini bangkit kembali di tengah lemahnya transparansi pemerintah dan kuatnya aroma kepentingan industri ekstraktif.

Masyarakat menilai, wacana tambang di Parado adalah ancaman nyata terhadap ruang hidup rakyat. Rencana dan persiapan aktivitas perusahaan tambang yang mengemuka sejak pertengahan 2024 memicu gelombang penolakan massif dari mahasiswa dan masyarakat Parado. Nama PT Sumbawa Timur Mining (STM) mencuat ke ruang publik dan langsung disambut penolakan keras, mengingat rekam jejak industri tambang yang kerap meninggalkan kerusakan ekologis dan penderitaan sosial.

Aktivis Mahasiswa dan warga Parado secara tegas menolak segala bentuk aktivitas tambang. Mereka menilai kehadiran PT STM berpotensi merampas sumber air, menghancurkan lahan pertanian, dan memiskinkan masyarakat lokal secara sistematis. Tambang bukan solusi, melainkan ancaman jangka panjang bagi keberlangsungan hidup rakyat Parado.

Aktivis Asal Bima di Makassar, Batara Bilmana, menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa ditutup-tutupi dengan klarifikasi setengah hati. Ia menyebut, pemerintah terkesan bermain dua kaki dalam menyampaikan informasi ke publik.

“Secara resmi dikatakan izin PT STM berada di Kabupaten Dompu, bukan di Parado. Tapi ironisnya, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bima justru menyebut adanya proyek di Desa Lere, Kecamatan Parado. Ini bentuk kekacauan tata kelola dan pembodohan publik,” tegas Batara.

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan kegagalan negara melindungi rakyatnya sendiri. Ketidakjelasan data, simpang siur izin, dan minimnya pelibatan masyarakat adalah resep konflik yang sengaja dipelihara.

“Jika negara terus ambigu, maka rakyat berhak curiga: siapa sebenarnya yang sedang dilindungi, rakyat atau korporasi?” lanjutnya.

Batara Bilamana menegaskan bahwa masyarakat Parado telah menentukan sikap: bertani dan menjaga lingkungan, bukan menambang dan menghancurkan masa depan. Tanah dan air bagi warga Parado adalah identitas, bukan komoditas yang bisa diperdagangkan atas nama investasi.

Di sisi lain, pernyataan Wakil Bupati Bima yang menyebut izin PT STM berada di Kabupaten Dompu dinilai tidak cukup menjawab kegelisahan publik. Perbedaan pernyataan antar lembaga pemerintah justru memperlihatkan ketiadaan kontrol, lemahnya koordinasi, dan potensi konflik horizontal yang sewaktu-waktu bisa meledak.

Batara Bilmana dengan tegas mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk menghentikan seluruh wacana dan aktivitas tambang di Parado, membuka data perizinan secara transparan, serta menghormati kehendak rakyat.

Ia menegaskan, jika negara terus memaksakan kepentingan industri ekstraktif, maka perlawanan rakyat adalah konsekuensi yang tak terhindarkan.

“Parado bukan tanah kosong. Ini ruang hidup rakyat. Jika negara gagal berdiri di pihak lingkungan dan masyarakat, maka sejarah akan mencatat pemerintah sebagai bagian dari kejahatan ekologis,” tutup Batara.[]

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Bimo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Dramaga,Tindaklanjuti Aduan Warga Terkait Penjualan Obat Terlarang Berkedok Warung Ponsel

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Piket fungsi Polsek Dramaga Polres Bogor Polda Jabar, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Dramaga, IPTU Desi Triana, S.H., M.H., melakukan pengecekan terhadap pengaduan masyarakat (Dumas) terkait dugaan penjualan obat-obatan terlarang yang berkedok warung ponsel di wilayah Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Pengecekan tersebut dilakukan (10/6) di lokasi yang disebutkan warga, tepatnya di Leuwikopo, […]

  • Ketua Timsus AWIBB DPD Jawa Barat Menyoroti, Masih Ada Nya Tour Kelulusan Sekolah di Yayasan Al Amin

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bekasi – Seperti yang telah diketahui, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan aturan terbaru yang melarang kegiatan study tour, wisuda kelulusan, serta perjalanan wisata (piknik) dalam bentuk dan nama apa pun yang diselenggarakan oleh sekolah Negeri maupun Swasta. Sabtu, 17/05/2025   Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 43/PK.03.04/KESRA, yang telah melalui […]

  • Polda Jabar Siap Sinergi dan Kolaborasi Demi Wujudkan Jabar Aman, Tertib dan Tentram

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bandung Jawa Barat 16 Mei 2025|Sinergitas dan kolaborasi siap dihadirkan di wilayah hukum Jawa Barat dengan mengajak stakeholder terkait, seperti Polda Metro Jaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hadir dalam kegiatan rapat koordinasi dan penandatanganan nota kesepakatan serta komitmen bersama tentang sinergi bidang keamanan, ketentraman dan ketertiban umum untuk mendukung percepatan pembangunan daerah di Jabar, […]

  • Coretan Kecil Tentang Wilson Lalengke, Suara Rakyat di Perserikatan Bangsa-Bangsa

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Solok, 01 Nopember 2025| Dalam momen yang membangkitkan kebanggaan dan semangat di seluruh jajaran Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Ketua Umum Wilson Lalengke mengukir sejarah dengan berpidato di Markas Besar Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) pada 8 Oktober 2025. Mewakili bukan pemerintah, melainkan suara masyarakat sipil, wartawan senior dan aktivis Hak Asasi Manusia dari Indonesia itu […]

  • Buni Yani: Jokowi Terkunci Mati Pasar Pramuka, Gibran Menunggu Ajal Politik

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Lonceng kematian Jokowi semakin kencang berdentang yang sekaligus mengantarkan kiamat politik bagi Gibran. Kematian baik dalam arti kiasan maupun harfiah memang sedang berlangsung sekarang. Secara kiasan, kematian itu merujuk pada semakin terkuncinya gerak Jokowi dalam kasus ijazah palsu. Sedangkan secara harfiah, kematian itu berarti semakin parahnya penyakit kulit Jokowi yang tidak menutup kemungkinan semakin […]

  • Rakernas Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 Berjalan Sukses” Mantapkan Arah Menuju 24 Januari 2026″

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bandung, 3 Desember 2025| Rapat koordinasi panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 yang digelar pada Selasa, 2 Desember 2025 di Bandung berlangsung sukses. Produktif dan menghasilkan berbagai terobosan strategis. Rangkaian kegiatan yang disusun secara sistematis ini menjadi tonggak awal dari kesiapan organisasi dalam menyongsong Rakernas yang akan dihelat pada 24 Januari 2026 […]

expand_less