Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » Seleksi Dewan Pendidikan Disoal: KPP Desak Hapus Nama Tenaga Ahli Wali Kota

Seleksi Dewan Pendidikan Disoal: KPP Desak Hapus Nama Tenaga Ahli Wali Kota

  • account_circle AG
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025
  • visibility 465
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 2 Desember 2025| Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya hari ini menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Bogor menuntut transparansi dan netralitas dalam proses seleksi Dewan Pendidikan Kota Bogor. Aksi ini dilakukan sebagai respon atas munculnya dugaan konflik kepentingan terkait pencalonan Tenaga Ahli Walikota sebagai calon anggota Dewan Pendidikan.

Menurut KPP Bogor Raya, Dewan Pendidikan merupakan lembaga independen yang wajib terbebas dari pengaruh kekuasaan eksekutif. Keterlibatan Tenaga Ahli Walikota jabatan yang melekat langsung pada Walikota dan dibiayai APBD—dipandang sebagai ancaman serius terhadap netralitas dan integritas proses seleksi.

Beni Sitepu, Ketua KPP Bogor Raya, menyampaikan:

“Dewan Pendidikan tidak boleh menjadi perpanjangan tangan kekuasaan. Jika Tenaga Ahli Walikota ikut masuk, itu jelas konflik kepentingan. Kami menolak segala bentuk intervensi yang mencederai independensi lembaga pendidikan.”

Aksi ini mendesak Pemerintah Kota Bogor serta Panitia Seleksi untuk:

1. Membatalkan pencalonan Tenaga Ahli Walikota karena rawan konflik kepentingan.

2. Melakukan verifikasi ulang seluruh peserta seleksi secara terbuka dan objektif.

3. Menjamin independensi Dewan Pendidikan dari intervensi politik maupun eksekutif.

4. Membuka seluruh dokumen seleksi sesuai prinsip transparansi dan keterbukaan informasi publik.

5. Melibatkan Ombudsman RI untuk mengawasi proses dan mencegah maladministrasi.

Dalam aksinya, massa KPP Bogor Raya membawa spanduk, poster, dan melakukan orasi bergantian menuntut pemerintah menghormati asas good governance, UU 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan, serta prinsip umum bebas konflik kepentingan dalam lembaga publik.

Beni menegaskan bahwa KPP Bogor Raya akan terus mengawal isu ini:

“Jika pemerintah tetap memaksakan, kami siap melakukan aksi lanjutan yang lebih besar. Pendidikan adalah milik rakyat, bukan alat politik kekuasaan.[]

  • Author: AG
  • Editor: Red/AG
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihadiri Wali Kota Medan Rico Waas, Keluarga Besar Antonius Tumanggor Gelar Open House & Rayakan HUT Bersama

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 17 Januari 2026| Walikota Medan Rico Tri Pitra Bayu Waas menghadiri open house Keluarga Besar Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos di rumah ATRestorasi, Jalan Karya Masjid Nomor 50, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (17/1). Kegiatan juga dirangkai syukuran Tahun Baru 2026, HUT ke-53 Antonius Tumanggor, HUT ke-53 sang istri, Riama Elisabeth br Manurung […]

  • Ketua Komite Tim Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie Merespons Pernyataan Ketua DEN

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 96
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 5 Desember 2025| Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan soal Bandara IMIP di Morowali..Ia menyebut, bantahan Luhut soal tak ada negara dalam negara lantaran operasional bandara dinilai ilegal, keliru. Diketahui, Luhut membantah Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin yang mengkritik keberadaan Bandara IMIP. Sjafrie mengkritik bandara IMIP yang tidak dijaga perangkat negara dan menyinggung […]

  • KPK Tetapkan Eks Sekjen MPR RI Jadi Tersangka Dalam Kasus Gratifikasi Pengadaan

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan status Ma’ruf Cahyono, Eks Sekretaris Jenderal MPR RI periode 2019–2021, menjadi tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengadaan di lingkungan MPR RI. “Pada kasus ini, KPK menetapkan satu orang tersangka berinisial MC, yang menjabat Sekjen MPR RI pada periode 2019–2021,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat di kantor Merah […]

  • Sanggahan terhadap Narasi “Uji Kesetiaan Warga NU pada 10 Agustus 2025”

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 350
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id — Jakarta] 9 Agustus 2025 | Narasi yang menyebut “Tanggal 10 Agustus 2025 adalah uji kesetiaan warga NU, dan yang tidak hadir di Istiqlal berarti setia pada NU” dinilai tidak berdasar serta mencederai akal sehat dan nilai kedewasaan dalam berorganisasi.   Pertama, kesetiaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU) tidak diukur dari kehadiran pada satu kegiatan […]

  • Sudi Cs Diduga Serobot Tanah Transos! Mabes Polri Terima Laporan Ratusan Warga Rejomulyo Pasir Sakti Lampung Timur

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 97
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 12 Desember 2025| Kasus dugaan penyerobotan tanah bersertifikat Hak Milik (SHM) milik warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur, kini resmi ditangani aparat kepolisian setelah Mabes Polri menerima laporan masyarakat secara langsung pada 18 September 2025. Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Mabes Polri dengan nomor STTL/461/IX/2025/BARESKRIM. Ratusan warga […]

  • Kapolri Minta Maaf, Insiden Mobil Rantis Lindas Pengemudi Ojol Saat Kericuhan Demo

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Rld/M.Ifsudar
    • visibility 448
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 29 Agustus 2025| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf terbuka, atas tewasnya pengemudi ojek online yang terlindas mobil Barakuda Brimob saat kericuhan akibat demo di kawasan Pejompongan Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8). Pengemudi ojol berinisial Afan Kurniawan, tewas terlindas saat demo ricuh. Insiden ini memicu kemarahan rekan ojol dan desakan pertanggungjawaban “Saya […]

expand_less