Breaking News
light_mode
Home » Info Korupsi » Anggaran Video KKP Dinilai Janggal, MataHukum Minta KPK Turun Tangan

Anggaran Video KKP Dinilai Janggal, MataHukum Minta KPK Turun Tangan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 15 minute ago
  • visibility 2
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 29 April 2026 | Sekretaris Jenderal MataHukum, Mukhsin Nasir, menyoroti tajam ketimpangan anggaran pembuatan video di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun anggaran 2025. Ia menilai, disparitas harga yang mencolok antar unit kerja mengindikasikan tidak adanya standar biaya yang jelas dan berpotensi menjadi celah kebocoran keuangan negara yang sistematis.

Mukhsin menegaskan, di tengah semangat efisiensi anggaran yang digaungkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, KKP di bawah kepemimpinan Sakti Wahyu Trenggono justru mempertontonkan tata kelola anggaran yang “mbalelo” dan tidak rasional.

“Ini bukan sekadar soal konten visual, tapi soal bagaimana uang pajak rakyat dikelola. Bagaimana mungkin satu kementerian memiliki standar harga yang berbeda-beda secara ekstrem untuk produk yang serupa? Ada satu paket video dihargai ratusan juta, tapi di biro lain melonjak hingga miliaran. Ini anggaran sesuka hati atau ada motif lain?” ujar Mukhsin Nasir dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Analisis Data: Ketimpangan yang Tak Masuk Akal

Berdasarkan data yang dihimpun, MataHukum membedah beberapa poin krusial yang dianggap sebagai bentuk pemborosan anggaran di KKP:

Harga ‘Fantastis’ di Ditjen Perikanan Tangkap: Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap mengalokasikan total Rp2,4 miliar hanya untuk dua paket video terkait Program Kampung Nelayan Merah Putih. Artinya, rata-rata satu video dihargai Rp1,2 miliar.

Anggaran ‘Selangit’ di Biro Umum: Ditemukan paket pembuatan video di Biro Umum Setjen KKP yang nilainya mencapai Rp5,3 miliar hanya untuk satu paket. Nilai ini dianggap sangat tidak wajar untuk standar produksi multimedia di instansi pemerintah.

Disparitas Tajam sebagai Pembanding:

Di Biro Umum Setjen KKP (Video Dokumenter BHKLN), terdapat 18 paket video dengan total Rp3,4 miliar, atau rata-rata hanya Rp192,5 juta per paket.

Di Ditjen Penataan Ruang Laut, satu paket video dokumenter hanya menelan biaya Rp176,2 juta.

Di Sekretariat Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut, biaya produksi bahkan bisa ditekan hingga rata-rata Rp100 juta per paket (Total Rp800 juta untuk 8 paket).

“Jika ada unit kerja yang bisa memproduksi video dengan harga Rp100 juta hingga Rp190 juta, lantas apa urgensi dan spesifikasi teknis dari video di Ditjen Perikanan Tangkap yang mencapai Rp1,2 miliar, apalagi yang di Biro Umum sebesar Rp5,3 miliar? Selisihnya ribuan persen. Ini sangat tidak masuk akal,” tegas Mukhsin.

Desak KPK Lakukan Penyelidikan

Mukhsin Nasir juga mengkritik keras sikap diamnya aparat penegak hukum terhadap anomali anggaran yang kasat mata ini. Menurutnya, perbedaan harga yang tajam tanpa standar baku (Standard Cost) merupakan pintu masuk terjadinya praktik mark-up atau korupsi.

Oleh karena itu, MataHukum mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memanggil pejabat pembuat komitmen (PPK) dan petinggi di kementerian terkait guna memberikan klarifikasi.

“Kami mendesak KPK untuk bertindak. Jangan biarkan anggaran negara habis hanya untuk seremonial video yang harganya digelembungkan. Jangan karena sosok menterinya dianggap ‘sakti’, lalu pengawasan menjadi mandul. KPK harus memeriksa apakah ada unsur mala fide (niat jahat) dalam penyusunan anggaran ini,” kata Mukhsin menutup pernyataannya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: MataHukum

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Kekerasan Wartawan Dituntut 4 Bulan, Ketum GMOCT Soroti Jaksa dan Perlindungan Pers

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 78
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Pati, 16 Maret 2026 | Tuntutan empat bulan penjara terhadap pelaku dugaan kekerasan terhadap seorang wartawan di Kabupaten Pati menuai sorotan dari berbagai kalangan. Tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Danang dalam sidang di Pengadilan Negeri Pati, Sabtu (14/3/2026), dinilai terlalu ringan dan memicu kritik dari komunitas jurnalis. Dalam persidangan tersebut, […]

  • Tulisan Opini Di Detik.com Dihapus Tanpa Pembelaan, Wilson Lalengke: Dewan Pers Mandul

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 166
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, bersuara keras terkait kasus penghapusan artikel opini di media detik.com baru-baru ini. Wartawan senior itu juga menyayangkan sikap memble Dewan Pers yang tidak berdaya membela penulis artikel tersebut. “Ini sebuah kesalahan besar yang dilakukan Dewan Pers, jika hanya menghimbau dan berharap para pembegal kebebasan […]

  • Bahlil Pastikan Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Naik

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 54
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 7 Januari 2026| Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tarif listrik tidak mengalami kenaikan pada awal tahun 2026. Kepastian tersebut disampaikan menyusul penetapan tarif tenaga listrik Triwulan I (Januari–Maret) 2026 bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi oleh Kementerian ESDM yang diputuskan tetap sama dengan tarif sebelumnya. “Sampai dengan sekarang, harga listrik […]

  • Bau Aroma Busuk Tercium, Diduga Proyek Rehabilitasi di Disdik Bandar Lampung Sudah Dikondisikan

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Rls/Naryoto
    • visibility 110
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandar Lampung, 15 November 2025| Bau aroma busuk kembali terendus kabar lewat angin yang menerpa kepala bidang pembangun di Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung. Kabar adanya pengondisian proyek di beberapa tiktik, terkait proyek rehabilitasi sekolah yang konon sudah dikondisikan oleh Kabid bersama oknum DPRD Bandar Lampung. Ha ini memicu alibi bahwa proyek tersebut sudah mendapat […]

  • Morocco Celebrated as Africa Cup of Nations 2025 Runner-Up and Successful Host

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 116
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta – Rabat, 21 Januari 2026| His Majesty King Mohammed VI, may God assist Him, has extended heartfelt congratulations to the Moroccan national football team after their remarkable achievement as runners-up in the Africa Cup of Nations 2025, hosted in Morocco. The message, delivered on Monday, January 19, 2026, praised the players, coaches, technical staff, […]

  • Konflik Sengketa Lahan Muncul Babak Baru: Warga Babahlueng Tuding PT SPS 2 Rampas Lahan, Klaim HGU Perusahaan Dipertanyakan, Nama Oknum Disebut?!

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 105
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya 27 September 2025| (GMOCT) GMOCT Gabungan Media Online dan Cetak Ternama mendapatkan informasi dari media online Bongkarperkara yang tergabung di GMOCT perihal Konflik agraria di Desa Babahlueng, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya kembali mencapai titik didih. Warga desa menuduh perusahaan kelapa sawit PT Surya Panen Subur (SPS) 2 melakukan perampasan lahan yang […]

expand_less