Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » FKPP Kota Bogor: Selamatkan Warisan Leluhur, Tolak Alih Fungsi Kawasan Cagar Budaya

FKPP Kota Bogor: Selamatkan Warisan Leluhur, Tolak Alih Fungsi Kawasan Cagar Budaya

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • visibility 380
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 13 November 2025| Puluhan massa dari Forum Kabuyutan Pakwan Padjadjaran (FKPP) Kota Bogor menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bogor, Kamis (13/11/2025). Aksi yang dipimpin oleh Koordinator Lapangan Yoega Firman Hidayat itu mengusung seruan besar:

“Selamatkan Warisan Leluhur, Tegakkan Keadilan.”

Sekitar 30 orang peserta aksi datang dengan berjalan kaki dari GOR Pajajaran menuju gedung DPRD Kota Bogor sambil membawa poster dan spanduk yang berisi kecaman terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merusak kawasan cagar budaya. Mereka menolak keras rencana pembebasan lahan senilai Rp26 miliar yang berada di kawasan bersejarah Dayeuh Pakwan Pajajaran.

Dalam orasinya, FKPP menuding Pemkot dan DPRD Kota Bogor gagal menjaga amanah undang-undang serta abai terhadap nilai sejarah dan budaya. “Kalau DPRD tetap mengesahkan anggaran ini, maka sejarah akan mencatat mereka sebagai pihak yang menandatangani pemusnahan warisan leluhur Bogor,” teriak salah satu orator.

Massa juga membawa sejumlah spanduk dengan tulisan tajam seperti:

* “Hukum jangan hanya tajam ke rakyat kecil, tapi tumpul saat sejarah dilukai.”
* “Kalau batu bisa bicara, mungkin sudah bersaksi di depan hukum.”
* “Jangan rusak cagar budaya untuk bahan bancakan koruptor.”

FKPP mendesak agar DPRD menggunakan hak angket untuk menyelidiki kasus perusakan situs bersejarah tahun 2018, termasuk Bunker Mandiri dan Sumur Tujuh yang mereka anggap sebagai warisan penting Kerajaan Pajajaran. Mereka menilai tindakan pemerintah telah melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, terutama Pasal 81 dan 105, yang menegaskan larangan merusak, mengubah, atau memindahkan benda cagar budaya tanpa izin resmi.

Dalam audiensi yang diterima oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor dari Fraksi PAN, Hj. Hakana, FKPP menuntut agar DPRD segera membatalkan anggaran pembebasan lahan senilai Rp26 miliar.

“Kami tidak rela uang pajak rakyat digunakan untuk proyek yang hanya menguntungkan segelintir orang. Itu rawan korupsi, dan bertentangan dengan semangat pelestarian budaya,” tegas Gugum Gumelar, perwakilan FKPP.

Sementara itu, perwakilan massa aksi lainnya, Sinta, menyoroti bahwa longsor di kawasan Batu Tulis tidak seharusnya dijadikan alasan untuk memindahkan jalur infrastruktur. “Anggaran Rp26 miliar terlalu besar dan berpotensi disalahgunakan. Pemkot seharusnya fokus memperbaiki lahan yang sudah ada, bukan memindahkan jalan dengan dalih pembangunan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Hj. Hakana menyampaikan bahwa pihaknya akan menampung seluruh aspirasi dan membawanya ke rapat pembahasan berikutnya. “Saya akan menyampaikan hal ini ke pimpinan dewan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Keputusan tidak bisa diambil sepihak,” katanya.

DPRD dijadwalkan akan memberikan tanggapan resmi atas tuntutan FKPP pada Rabu, 19 November 2025 mendatang.

Aksi berlangsung tertib hingga pukul 16.00 WIB dengan pengawalan aparat kepolisian. FKPP menegaskan bahwa perjuangan mereka belum berakhir dan siap melakukan aksi yang lebih besar bila aspirasi mereka tidak diindahkan.

“Siapa pun yang merusak Cagar Budaya Dayeuh Pakwan Pajajaran akan berhadapan dengan rakyat dan sejarah,” tutup Gugum Gumelar tegas.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Surya SP

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luka Impunitas di Bekasi: Kasus Diori Parulian Ambarita dan Lambannya Penegakan Hukum terhadap Jurnalis

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 191
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 2 Nopember 2025| Peringatan International Day to End Impunity for Crimes against Journalists tahun ini kembali membuka luka lama dunia pers Indonesia. Di Kabupaten Bekasi, nama Diori Parulian Ambarita, atau akrab disapa Ambar, menjadi simbol nyata rentannya profesi jurnalis dan lemahnya komitmen penegakan hukum terhadap kekerasan yang menimpa pewarta. Ambar jurnalis investigasi sekaligus Dewan […]

  • Memaknai Festival Dongdang Warga Lemah Duhur, Kades Najmuddin : Bentuk Rasa Syukur Dalam Tradisi Cimande

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Rls/Asep
    • visibility 115
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 26 Agustus 2025| Budaya menyambut bulan Maulid (Maulid Nabi) disejumlah daerah di tanah air dilakukan dengan berbagai tradisi adat masyarakat lokal. Di wilayah Cimande tepatnya Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, ratusan warga antusias mengikuti perhelatan festival dongdang berisi macam-macam hasil bumi, Minggu 24 Agustus 2025. Kepala Desa Lemah Duhur, Ujang Najmuddin menuturkan, […]

  • Purnomo Yusgiantoro Turun Langsung di GBK, Galang Gerakan Nasional Melawan Osteoporosis

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 78
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Oktober 2025| Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia memadati Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, untuk mengikuti Peringatan Hari Osteoporosis Nasional (HON) 2025, Minggu,(26/10). Acara yang berlangsung meriah ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) bekerja sama dengan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dengan dukungan berbagai lembaga, dunia […]

  • Skandal Buton Tengah: Kriminalisasi Sekda Konstantinus Bukide dan Krisis Tata Kelola

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 44
    • 0Comment

    Tegarnews co.id-Jakarta, 4 Maret 2026| Kondisi politik lokal Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, diguncang dugaan penyalahgunaan kekuasaan oleh Bupati Azhari, yang dinilai melakukan kriminalisasi Sekretaris Daerah (Sekda) yang sah, H. Konstantinus Bukide, S.H., M.Si. Skandal ini menarik perhatian nasional, bukan hanya karena ketidakadilan yang diderita Bukide, tetapi juga karena mencerminkan masalah struktural yang buruk dalam […]

  • Eks Marinir AS Geruduk Senat: Tuntut Akuntabilitas Pemerintah dan Serukan Perdamaian

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 47
    • 0Comment

    Tegarnews.co id – Jakarta, 8 Maret 2026 | ​Washington DC. Gelombang protes terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat kembali memanas di pusat pemerintahan. Mantan anggota Marinir AS, Brian McGinnis, melakukan aksi langsung di Washington DC untuk melayangkan protes keras terhadap para anggota Senat terkait keterlibatan militer dalam potensi konflik global. ​Aksi yang berlangsung pada 4 […]

  • Hangat di Tengah Lalu Lintas, 350 Takjil Dibagikan untuk Pengendara di Jembatan Merdeka

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 90
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 18 Maret 2026 | Forum Pers Pebayuran Bersatu (FP2B) bersama Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Pebayuran turun langsung ke jalan membagikan 350 paket takjil kepada para pengguna jalan di Jembatan Merdeka, perbatasan Bekasi–Karawang pada momentum bulan suci Ramadhan. Rabu. (18/03/2026) Dipimpin Ketua IPSM Kecamatan Pebayuran, Jailul Komar, para relawan bergerak […]

expand_less