Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » GMDM: Soroti Tata Kelola Sungai, Sistem Drainase dan Arah Pembangunan Kota Bandar Lampung

GMDM: Soroti Tata Kelola Sungai, Sistem Drainase dan Arah Pembangunan Kota Bandar Lampung

  • account_circle Naryoto
  • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
  • visibility 19
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Bandar Lampung, 8 Maret 2026 | Banjir besar yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung pada Jum’at (6/3), menuai sorotan peristiwa banjir yang merendam permukiman warga hingga menelan korban jiwa itu dinilai menjadi peringatan serius bagi pemerintah Kota untuk segera membenahi penanganan banjir.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Garda Mencegah dan Mengobati GMDM Provinsi Lampung Okta Resi Gumantara didampingi sekretarisnya Cristian Janatan, menilai banjir yang terus berulang setiap musim hujan harus menjadi bahan evaluasi terhadap kebijakan dan tata kelola Kota.

“Banjir yang terus terjadi di Kota Bandar Lampung harus menjadi evaluasi. Jika banjir berulang setiap hujan deras bahkan sampai menimbulkan korban jiwa, maka persoalannya juga harus dilihat dari sisi kebijakan dan tata kelola kota ini,” ujar Okta di Kantor DPD GMDM Lampung, Sabtu (7/3).

Menurut Okta, banjir yang terjadi berulang tidak bisa lagi dipandang semata sebagai bencana alam. Ia menilai persoalan tersebut berkaitan dengan tata ruang kota, sistem drainase, serta berkurangnya kawasan resapan air akibat pembangunan.

Okta juga menyoroti pengelolaan sungai di Bandar Lampung yang sebagian berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung. Meski begitu, pemerintah kota tetap dinilai harus aktif membangun koordinasi agar penanganan banjir berjalan efektif.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan puluhan ribu rumah di Bandar Lampung telah terdampak banjir dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini dinilai perlu menjadi bahan evaluasi terhadap perencanaan tata ruang kota.

GMDM juga menyoroti sejumlah wilayah yang hampir setiap tahun terdampak banjir, seperti Sukarame, Panjang, Bumi Waras, dan Teluk Betung. Menurut Randy, kondisi tersebut menunjukkan belum adanya solusi permanen dalam penanganan banjir di Bandar Lampung.

“Banjir ini harus menjadi momentum evaluasi terhadap enam tahun kepemimpinan Wali Kota Bandar Lampung. Jangan sampai pembangunan kota hanya berfokus pada gedung, sementara persoalan mendasar seperti tata ruang dan sistem drainase terabaikan,” tegas Okta.

GMDM Lampung berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola sungai, sistem drainase, serta arah pembangunan kota agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.[]

  • Author: Naryoto
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMDM

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • 56 Ribu Lebih Pelanggaran Knalpot Ditindak di Jabar, Polisi Tegaskan Tak Akan Kendur

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 13
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 19 Februari 2026| Jajaran Polda Jawa Barat menindak total 56.083 pelanggaran terkait knalpot non standar selama Operasi Zebra Lodaya 2025 dan KRYD menjelang Operasi Nataru 2026. Angka tersebut terdiri dari 49.077 teguran dan 7.006 tilang. Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan, menegaskan pihaknya tidak akan mengendurkan penertiban knalpot bising meski operasi resmi telah berakhir. “Penindakan […]

  • Gagal Kuasai Kemudi saat Latihan, Mobil Remaja Terperosok ke Drainase di Matraman

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Muhfiabi / M.ifsudar
    • visibility 10
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 8 Maret 2026 | Insiden kecelakaan tunggal menimpa seorang remaja yang tengah belajar mengemudi di Jalan Pengayoman, Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (7/3) malam. Satu unit mobil pribadi dilaporkan terperosok ke dalam saluran air (got) setelah pengemudi gagal mengantisipasi tepi jalan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.02 WIB […]

  • Satlantas Polres Bogor, Gelar Pembinaan Pocil Dan Dikmas Lantas Di SD Waru 01 Parung

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) melaksanakan kegiatan pembinaan Polisi Cilik (Pocil) serta penyuluhan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) kepada siswa-siswi SD Waru 01 Parung, Kabupaten Bogor, pada Jumat (23/5/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bogor, AKP R […]

  • Atap Rumah Warga Rubuh, Bhabinkamtibmas Pancawati Turun Langsung Cek Lokasi

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor (6/7), menyebabkan atap rumah warga di Kampung Ciherang Satim RT 03 RW 06, Desa Pancawati, roboh. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Pancawati Aiptu Wawan Dulhakim bersama personel Piket Patroli Polsek Caringin turun langsung ke lokasi guna melakukan pengecekan dan penanganan awal. Peristiwa tersebut terjadi […]

  • 25 Tahun Banten, Sebuah Catatan Kritis!

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Rls/Egi Hendrawan
    • visibility 181
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banten, 4 Oktober 2025| Banten merupakan wilayah barat paling ujung di pulau jawa, dalam sejarahnya Banten sangat sentral, dan menjadi gerbang perdagangan pada masa kesultanan, kolonial, perjuangan, hingga modern hari ini. Roda perekonomian terutama perdagangan menjadikan kemajuan untuk Banten kedepannya. Namun, realitas yang ada, menjadikan Banten masih banyak hal yang harus dibenahi hingga ke akar […]

  • Bekasi Darurat Obat Keras: “Pil Koplo” Berkedok Toko Toko Sepatu Menjamur, Masa Depan Remaja Dipertaruhkan

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Arif/Muhfiabi
    • visibility 203
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 3 Maret 2026| Peredaran obat-obatan keras golongan G, seperti Tramadol dan Excimer, di Kota Bekasi kian mencapai titik nadir yang mengkhawatirkan. Meski sering kali dilakukan penindakan, keberadaan toko-toko berkedok penjual kelontong dan ada salah satu toko sepatu untuk mengelabuhi yang menjajakan “pil setan” ini masih tumbuh subur di pemukiman padat penduduk dan area sekitar […]

expand_less