Breaking News
light_mode
Beranda » Info Daerah » Hutan Ketapang Mencekam!!! Saat Loreng TNI Terpaksa Mundur Dikepung 15 WNA Bersenjata

Hutan Ketapang Mencekam!!! Saat Loreng TNI Terpaksa Mundur Dikepung 15 WNA Bersenjata

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Ketapang 17 Desember 2025| Keheningan sore di kawasan tambang emas Desa Pemuatan Batu, Kalimantan Barat, pecah seketika. Bukan oleh suara mesin bor, melainkan oleh teriakan asing dan kilatan senjata yang tak seharusnya ada di tangan warga sipil.

Di tanah berdaulat Indonesia, sebuah ironi terjadi: Aparat negara dipaksa mundur oleh sekelompok warga asing.

Mata-Mata Udara
Jarum jam menunjukkan pukul 15.30 WIB. Di langit PT Sultan Rafli Mandiri (SRM), suara dengungan drone terdengar asing. Benda terbang itu bermanuver di atas area vital perusahaan, memicu kecurigaan.

Tim pengamanan perusahaan tak bergerak sendirian. Lima prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur 6/Satya Digdaya (Yonzipur 6/SD)—yang kebetulan sedang berada di lokasi untuk latihan dasar—turun tangan. Bersama Chief Security, mereka memburu sang pilot drone. Misi mereka sederhana: menertibkan gangguan keamanan.

Namun, apa yang menanti mereka 300 meter dari gerbang perusahaan bukanlah sekadar pelanggaran etika penerbangan. Itu adalah sebuah penyergapan.

Saat petugas mendekati empat orang asing yang mengendalikan drone, situasi berubah drastis dalam hitungan detik. Dari balik bayang-bayang, sebelas WNA China lainnya muncul bak pasukan siap tempur.

Mereka tidak datang dengan tangan kosong. Di tangan mereka tergenggam senjata tajam yang berkilau, airsoft gun yang ditodongkan, hingga alat setrum listrik yang menyala mengancam. Total 15 orang asing, berdiri beringas menghadang 6 orang putra bangsa.

Kalah jumlah dan menghadapi eskalasi yang mematikan, para prajurit TNI dan sekuriti dihadapkan pada pilihan sulit: Meladeni konfrontasi berdarah atau menyelamatkan diri.

“Dikarenakan kalah jumlah dan menghindari benturan, anggota langsung berlari menuju area perusahaan,” ungkap Imran Kurniawan, Chief Security PT SRM. Di belakang mereka, amarah para WNA dilampiaskan pada benda mati. Mobil Mitsubishi Triton putih milik perusahaan menjadi sasaran amuk. Kaca dihantam, bodi dirusak, meninggalkan jejak keberanian yang kebablasan dari para pendatang di tanah tuan rumah.

Malam turun di Ketapang, menyisakan bangkai kendaraan yang rusak berat dan sebilah senjata tajam yang berhasil diamankan sebagai barang bukti. Meski Kapolsek Tumbang Titi, Iptu Made Adyana, menyatakan situasi kini kondusif, kejadian Minggu sore itu meninggalkan tanda tanya besar yang menggantung di udara: “Seberapa beraninya mereka hingga seragam loreng TNI pun tak lagi membuat gentar?.”[]

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Canangkan ‘Gentengisasi’ Nasional: Atap Seng Berkarat Diganti Genteng demi Estetika dan Kenyamanan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor, 3 Februari 2026| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memperkenalkan gagasan proyek nasional bertajuk “Gentengisasi” dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Program ini menargetkan penggantian atap rumah warga yang berbahan seng menjadi genteng tanah liat atau material […]

  • “Selamat Datang Orde Baru Wacana Pemilihan Kepala Daerah Via DPRD” Denny Charter Angkat Bicara!

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Januari 2026| Waketum, Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Denny Charter, mengeluarkan peringatan keras terkait adanya wacana untuk mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Denny menyebut upaya ini sebagai bentuk “pembajakan” demokrasi di siang bolong yang mengancam hak konstitusional rakyat. ​Menurut Denny, saat ini sedang berlangsung skenario besar untuk membawa Indonesia […]

  • Kementrian Agraria Dan Badan Pertanahan Nasional Wilayah Sumatra Utara Menyerahkan Sertifikat Tanah

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Sumatra Utara, 5 Agustus 2025|Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan Penyerahan Sertipikat Tanah dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025 yang berlangsung di Hotel Adimulia Medan, Senin (04/08/2025). Penyerahan ini merupakan langkah nyata BPN Sumut dalam mendukung transformasi layanan pertanahan yang cepat, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun instansi […]

  • Polsek Cileungsi Gagalkan Aksi Curanmor, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor, 20 Agustus 2025| Jajaran Polsek Cileungsi Polres Bogor berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di kawasan Cileungsi. Pelaku berinisial S (42), warga Trimurjo, Kabupaten Bogor. Kejadian bermula pada Minggu (10/8) sekitar pukul 08.30 WIB, saat korban berinisial R (43) mendapati sepeda motor Honda Beat miliknya raib di area parkir […]

  • Status Awas! Luapan Citarum Rendam Kedungwaringin Bekasi, Ribuan Warga Terdampak dan Mengungsi

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 31 Januari 2026 – Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (31/1/2026) sore. Luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet akibat tingginya curah hujan menyebabkan genangan air di sejumlah desa dengan ketinggian mencapai 120 sentimeter. Berdasarkan laporan Babinsa Koramil 13/Kedungwaringin Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, tinggi muka air Sungai Citarum tercatat […]

  • Satu Sekolah Dua Kepala: Dualisme Kepemimpinan di SMP PEMDA 2 Kesugihan, Diduga Langgar Hukum

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Cilacap, 1 Februari 2026| Dualisme kepemimpinan mencuat di SMP PEMDA 2 Kesugihan Cilacap setelah muncul klaim jabatan kepala sekolah oleh dua pihak yang berbeda. Konflik ini berakar dari perubahan kepengurusan Yayasan Pembudi Darma Cilacap melalui Pernyataan Keputusan Rapat Pembina tanggal 20 Mei 2025 yang melahirkan Akta No. 6 sebagai pengganti Akta No. 5. Perubahan tersebut […]

expand_less