Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Jejak “Emas Hijau” di Rumah Sang Mantan: Ketika Kejagung Membuka Kotak Pandora Tata Kelola Sawit

Jejak “Emas Hijau” di Rumah Sang Mantan: Ketika Kejagung Membuka Kotak Pandora Tata Kelola Sawit

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Februari 2026| Pintu gerbang rumah itu mungkin sudah tak lagi menyambut iring-iringan pengawal kenegaraan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, ketenangan di kediaman Siti Nurbaya Bakar, sosok yang satu dekade memegang kendali Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), mendadak pecah. Bukan oleh tamu diplomatik, melainkan oleh tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).

Di akhir Januari 2026, sebuah babak baru dalam penegakan hukum di Indonesia dimulai. Kejagung tidak sedang mengetuk pintu untuk bertamu, melainkan melakukan penggeledahan paksa. Targetnya jelas: membongkar benang kusut tata kelola perkebunan kelapa sawit yang diduga merugikan negara selama periode 2015-2024.

Bukan Tambang, Tapi Sawit
Isu liar sempat berhembus kencang di kalangan awak media. Apakah ini soal tambang? Mengingat riuhnya kasus timah belakangan ini. Namun, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, dengan tegas menepis spekulasi itu di hadapan jurnalis yang mengerubunginya.

“Ini penyidikan tata kelola kebun dan industri sawit,” tegas Syarief. Kalimat itu singkat, namun imbasnya masif.
Industri sawit, yang sering disebut sebagai “emas hijau” Indonesia, kini sedang diuji transparansinya. Fokus penyidik adalah dugaan korupsi dalam periode di mana Siti Nurbaya memegang tampuk kekuasaan tertinggi dalam regulasi kehutanan—era Presiden Joko Widodo.

 

Enam Titik, Satu Misi Operasi senyap ini tak main-main. Tim penyidik menyisir enam lokasi berbeda sekaligus. Dari hiruk-pikuk Rawamangun di Jakarta Timur, kawasan elit Kemang di Jakarta Selatan, hingga kesejukan Bogor, Jawa Barat.

Tidak ada yang luput dari pemeriksaan. Dokumen- dokumen tebal hingga barang bukti elektronik diangkut. Bagi penyidik, benda-benda ini bukan sekadar kertas dan hard disk, melainkan kepingan puzzle yang bisa menyusun gambar utuh tentang bagaimana izin-izin perkebunan diterbitkan dan dikelola selama satu dekade terakhir.

“Kami mencari alat bukti, jadi tidak harus didahului dengan pemeriksaan (saksi),” ujar Syarief, menjelaskan mengapa penggeledahan dilakukan sebelum sang mantan menteri duduk di kursi saksi. Menanti Nyanyian Sang Mantan Menteri. Meski rumahnya telah diobrak-abrik untuk kepentingan hukum, Siti Nurbaya sendiri belum diperiksa. Statusnya saat ini masih sebagai saksi, sebuah posisi yang rentan dalam dinamika hukum tindak pidana korupsi.

Publik kini menahan napas. Pemanggilan Siti Nurbaya hanya tinggal menunggu waktu. Apakah dokumen yang disita dari Rawamangun dan Kemang akan “berbicara” lantang? Apakah tata kelola sawit yang selama ini dianggap penyumbang devisa terbesar, ternyata menyimpan lubang gelap yang merugikan negara?

Satu hal yang pasti, penggeledahan ini mengirimkan sinyal keras: tidak ada tempat yang terlalu sunyi atau terlalu tinggi untuk disentuh oleh hukum, bahkan rumah seorang mantan menteri sekalipun. Kotak pandora sawit telah dibuka, dan isinya mungkin akan mengguncang republik ini sekali lagi.[]

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikap Arogansi Supervisor DGW Terhadap Wartawan: Cermin Buruk Etika Profesional

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Pemalang| Dalam dunia kerja yang profesional,hubungan pelaku humas atau pengawasan lapangan ( Supervisor) DGW dengan wartawan. Namun, tidak jarang terjadi insiden yang mencoreng etika kerja, salah satunya adalah tindakan arogan dari supervisor DGW Supriyanto terhadap wartawan. “Saat awak kabarSBI meminta sedikit pernyataan sikap terkait keunggulan dari produk DGW dan asal Produk DGW , produk Lokal […]

  • Proyek Reklamasi: “KKP Klaim Pagar Beton Laut Cilincing Miliki Izin Lengkap”

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 13 September 2025| Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim jika pagar beton di laut Cilincing, Jakarta Utara memiliki izin lengkap. Hal ini diketahui setelah KKP melakukan verifikasi lapangan terkait keluhan nelayan Cilincing atas proyek reklamasi di area PT Karya Cipta Nusantara (KCN). “Proyek tersebut memiliki izin lengkap dan di lapangan pemrakarsa tidak menutup akses […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Ciawi Polres Bogor, Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Warga Desa Banjarwangi

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Rls/Res
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Polsek CWI Polres Bogor Polda Jabar, untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di daerah Hukum Polsek CWI Polres Bogor anggota Bhabinkamtibmas melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif salah satunya dengan kegiatan sambang dan cek kamling. Seperti yang dilakukannya Personil Bhabinkamtibmas Desa Banjarwangi BRIPKA ALFIAN WIJAYA, yang melaksanakan sambang ke DKM Mesjid […]

  • Bertemu Ketua Parlemen Jepang, Ketua DPR Minta Dukungan Transisi Energi Hijau Di RI

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Red
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Ketua DPR RI, Puan Maharani bertemu dengan Ketua Parlemen Jepang, Nukaga Fukushiro di sela kunjungan kerjanya di Tokyo. Puan meminta dukungan Jepang dalam bidang transisi energi hijau di Indonesia. Diketahui, pertemuan keduanya digelar sebelum acara peresmian Patung Presiden RI Pertama Sukarno di KBRI Tokyo hari ini. Fukushiro datang sebagai tamu undangan dalam acara peresmian. […]

  • Kasus Penghinaan di Media Sosial, Ketua Akpersi Jabar Lapor ke Polisi

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 02 Oktober 2025 – Polemik ujaran penghinaan di ruang digital kembali mencuat. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, resmi melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik ke Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi pada Rabu (1/10/2025) dini hari. Laporan tersebut telah tercatat dalam STTLP/01/2025/POLSEK PEBAYURAN/RESTRO […]

  • Hadiri Penutupan ICI 2025, Menteri Nusron Dan Wamen Ossy Dapat Pesan Presiden Sederhanakan Perizinan Dan Pengadaan Lahan

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Rls/Re
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, didampingi Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan, Hadiri Penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025, Kamis (12/6-2025). Acara yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan komitmen […]

expand_less