Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » AKPERSI Desak Satpol PP Kabupaten Bogor Tindak Tegas Aktivitas Galian C di Parung Panjang

AKPERSI Desak Satpol PP Kabupaten Bogor Tindak Tegas Aktivitas Galian C di Parung Panjang

  • account_circle Husen
  • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
  • visibility 84
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bogor, 11 Mei 2026 | Asosiasi Keluarga Pers Indonesia DPC Kabupaten Bogor mendatangi kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor untuk menggelar audiensi pada Senin (11/05/2026).

Dalam pertemuan tersebut, jajaran AKPERSI menyampaikan langsung berbagai keluhan masyarakat terkait maraknya aktivitas galian C tanah merah di wilayah Parung Panjang yang hingga kini masih terus beroperasi.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Tedy H selaku Kabid Penyelidikan Satpol PP Kabupaten Bogor.

Dalam suasana diskusi yang berlangsung terbuka, AKPERSI menyoroti lemahnya pengawasan terhadap aktivitas tambang tanah merah yang diduga menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat.

AKPERSI menegaskan bahwa masyarakat Parung Panjang terus mengeluhkan kerusakan jalan, debu yang beterbangan, hingga terganggunya aktivitas warga akibat lalu lalang kendaraan pengangkut tanah merah.

Menurut mereka, pemerintah daerah harus segera mengambil langkah konkret agar kondisi tersebut tidak terus merugikan warga.

“Kami datang untuk menyampaikan langsung aspirasi masyarakat. Aktivitas galian C tanah merah di Parung Panjang masih banyak yang berjalan bebas. Kami meminta Satpol PP kecamatan maupun kabupaten segera bergerak cepat dan melakukan penindakan,” tegas salah satu perwakilan AKPERSI dalam audiensi tersebut.

Dalam pertemuan itu, AKPERSI juga mempertanyakan sejauh mana koordinasi antara pemerintah kecamatan, dinas terkait, dan Satpol PP Kabupaten Bogor dalam menangani laporan masyarakat.

Mereka menilai penanganan di lapangan masih belum maksimal sehingga aktivitas tambang terus berlangsung tanpa pengawasan ketat.

AKPERSI mendorong Satpol PP Kabupaten Bogor untuk turun langsung ke lokasi-lokasi galian C yang diduga bermasalah. Mereka juga meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap kendaraan pengangkut tanah merah yang kerap melintas dan menyebabkan jalan cepat rusak.

Selain menyampaikan kritik, AKPERSI juga meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap seluruh aktivitas galian C di wilayah Parung Panjang. Mereka menilai langkah tegas sangat diperlukan demi menjaga lingkungan dan melindungi kepentingan masyarakat.

Pihak AKPERSI berharap Satpol PP Kabupaten Bogor tidak hanya menerima laporan, tetapi juga segera melakukan tindakan nyata di lapangan.

Menurut mereka, ketegasan pemerintah akan memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab keresahan warga yang selama ini terus menyampaikan keluhan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Satpol PP Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait langkah lanjutan maupun hasil pengawasan terhadap aktivitas galian C tanah merah di wilayah Parung Panjang.

  • Author: Husen
  • Editor: Husen
  • Source: AKPERSI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus KDRT Mandek, Pengacara Korban: Kami Soroti Kinerja Unit PPA Polres Tangsel

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangsel, 15 Februari 2026| Penanganan perkara kasus dugaan tindak pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang ditangani unit PPA Polres Metro Tangerang Selatan mandek sejak tahun 2024 lalu. Hal itu dikatakan pengacara korban Hariq Setyo Wijanarko dalam keterangannya di kantor hukum, Jl.Kalibaru Parigi Baru, Cluster Bintaro House Parigi Nomor : B17 Kel.Parigi Baru Kec.Pondok Aren […]

  • Masyarakat Desa Perdana Lawan Somasi PT REA Kaltim Plantations: “Ini Bukan Ancaman, Ini Perjuangan Hak!”

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 37
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kutai Kartanegara, 16 April 2026 | Masyarakat Desa Perdana secara tegas dan terbuka menyatakan penolakan total terhadap somasi yang dilayangkan oleh PT REA Kaltim Plantations. Somasi tersebut dinilai sebagai bentuk tekanan dan upaya membungkam perjuangan masyarakat yang selama ini menuntut haknya. Kuasa hukum masyarakat dari Lembaga Bantuan Hukum Syarikat Islam (LBH SI), Dr. […]

  • Indonesia & Jepang Bahas Transfer Kapal Perusak Kelas Asagiri Milik SDF Maritim

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 10
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 9 Juni 2026 | Jepang dan Indonesia sepakat untuk memulai pembicaraan tingkat kerja mengenai kemungkinan transfer kapal perusak milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) ke Indonesia. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di Tokyo pada Jumat, 5 Juni 2026. Kedua […]

  • Aditya Pratama Hermon Aktifis GMNI Kritik Kementrian Kebudayaan Dirasa Kurang Merangkul Pemuda

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 103
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 13 Agustus 2025| Kebudayaan adalah Karakter yang mencerminkan individu atau kelompok dalam menjalani keseharian berbangsa dan bernegara, Karena Kebudayaan Mencerminkan Indentitas dan Jati diri yang sangat penting dalam kemajuan sebuah Bangsa. Tanpa kita sadari Kemajuan sebuah bangsa tidak hanya datang dari sektor Ekonomi dan Poltik. Hal ini menjadi sorotan tajam dari aktifis GMNI Bogor, […]

  • Ojan Sebut Kamar Blok B No.11 Diduga Mengendalikan Bisnis Narkoba di Balik Lapas Kelas II Serang

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 113
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Serang, 12 September 2025| Dugaan Predaran Narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Serang mencut setelah seorang mantan narapidana berinisial B angkat bicara. Dalam keterangannya kepada awak media pada 10 September 2025. B mengungkapkan bahwa sejumlah oknum petugas lapas diduga terlibat dalam praktik tersebut. B menyebutkan, petugas meminta uang bulanan kepada para narapidana. Sebagai imbalannya, […]

  • Boyamin: Jangan Serahkan Lagi ke DPR, Saya Pun Tak Pernah Dipanggil Majelis Etik

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 67
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 25 Mei 2026 | Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menilai momentum kasus yang menjerat Ketua Ombudsman RI nonaktif, Hery Susanto, harus menjadi evaluasi besar terhadap proses seleksi dan arah pembentukan komposisi pimpinan Ombudsman RI ke depan. Dalam wawancara dengan awak media, (23/5) Boyamin mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya telah menyampaikan […]

expand_less