Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Ormas Madas Nusantara Ingatkan Prabowo Akan Dilengserkan Oligarki Dengan Tiga Strategi

Ormas Madas Nusantara Ingatkan Prabowo Akan Dilengserkan Oligarki Dengan Tiga Strategi

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
  • visibility 85
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 31 Agustus 2025| Organisasi Masyarakat Madura Asli (Ormas MADAS) Nusantara, mengingatkan Presiden Prabowo Subianto, kalau ada skenario (grand design) oleh oligarki koruptor yang ingin melengserkan kedudukannya sebagai Presiden. Mereka para oligarki itu, ingin menguasai Indonesia dengan didukung kekuatan asing.

Peringatan tersebut disampaikan aktivis penggiat anti korupsi, sekaligus Ketua Umum Ormas Madas Nusantara, Kanjeng Raden Haryo (KRH), HM.Jusuf Rizal, SH saat menjawab pertanyaan media di Jakarta, terkait kerusuhan yang terjadi dibeberapa kota besar, yaitu; Jakarta, Bandung, Surabaya, Makasar, dan lainnya.

Menurut pria berdarah Madura-Batak yang juga merupakan Relawan Prabowo itu, saat ini ia mencium adanya gerakan operasi senyap yang menggunakan tiga strategi, yaitu; strategi Moa Tse Tung (Desa Mengepung Kota), Strategi Perang Sun Tzu (The Art of War/Menusuk ke Jantung Pertahanan Lawan) dan Strategi Aflin Tovler (Penguasaan Media/Informasi/Buzzer) guna merusak citra sekaligus menghantam wibawa pemerintahan Prabowo.

Menurut analisa wartawan senior itu, pertama; dibuatnya kerusuhan diberbagai daerah. Gencarnya upaya provokasi dan pemberian modal pada kelompok strategis, termasuk oligarki koruptor yang bisnis maupun eksistensinya terusik dengan gerakan Prabowo perang terhadap koruptor.

Kedua, orang-orang sengkuni dan penjilat dilingkaran kekuasaan Prabowo, bermain dua kaki. Mereka diam-diam berkontribusi untuk bisa menumbangkan Prabowo dari dalam, karena banyak Menteri, Pejabat BUMN dan institusi Kejaksaan, Kepolisian dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tidak clear alias Masih warisan lama.

Ketiga, kelompok kepentingan memanfaatkan buzzer, media sosial maupun media mainstream untuk mengekpose berbagai kelemahan Penerintahan Prabowo. Logistik tersedia tanpa batas, karena ini dirangkai dengan agenda besar 2029. Intinya, bagaimana masyarakat benci kepada Prabowo dan dianggap tidak mampu mengamankan negara.

“Jadi menurut saya, peristiwa kerusuhan sudah di grand design (skenario) kelompok strategis yang didukung pula oleh pihak luar. Pemerintahan Prabowo mau dikunci agar mau jadi Boneka, seperti pemerintahan sebelumnya,” ungkap Jusuf Rizal.

Dikatakannya, bahwa; kerusuhan yang terjadi saat ini baru uji coba. Nanti kedepan, masih akan banyak serangan-serangan jika Prabowo tidak segera menstrerilkan pemerintahannya, seperti di BIN (Badan Intelijen Negara), TNI, Kepolisian, Kejaksaan, KPK, Kementerian dan BUMN. Karena para sengkuni, gerakannya saling terkait dan sangat strategis.

Selain itu, tim pembela Prabowo masih lemah. Tidak memiliki pasukan counter attack. Mereka yang sudah diberi posisi, sudah duduk manis dan masa bodoh. Begitu juga partai politik pendukung Prabowo tidak solid. Bahkan, ada yang sudah menyusun ancang-ancang menyiapkan sekoci untuk persiapan Pilpres 2029.

“Jika Prabowo tidak cepat mengkonsolidasikan diri. Tidak mustahil, lama kelamaan kepercayaan publik akan turun dan dia dapat dilengserkan. Dana hasil korupsi di pemerintahan sebelumnya, bisa jadi tersedia trilyunan untuk membiayai operasi senyap ini,” tegas Jusuf Rizal yang merupakan putra dari keluarga intelijen tersebut.

Untuk itulah, Madas Nusantara mendesak Prabowo bersih-bersih dan cuci gudang dengan membuang para sengkuni. Mereka itu, adalah kanker bagi pemerintahan Prabowo. Jangan sampai misi mereka, mau merusak citra dan wibawa kabinet merah putih berhasil.

Menurut Jusuf Rizal yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, saat ini beban Prabowo sangat berat, karena harus menanggung warisan bobrok Presiden Jokowi. Mulai dari beban hutang, korupsi yang merajalela hingga kepercayaan publik yang mencapai pada titik nadir. Rakyat sudah kecewa dan marah.

“Tetapi meski memahami kekecewaan rakyat, Madas Nusantara mengecam keras tindakan anarkhis dan penjarahan. Pasalnya, hal seperti itu, akan dapat memicu konflik horisontal. Madas Nusantara juga memberi apresiasi kepada TNI dan Polri yang berusaha mencegah amuk massa,” pungkas Jusuf Rizal yang menyatakan prihatinnya atas aksi demo yang menelan korban sosok Affan Kurniawan pengemudi ojol.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Plastik di Pasar Tradisional Bekasi, DPD KAWALI Mendukung Perwali No 37 Tahun 2019, Jadi Perhatian Serius!

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 80
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 5 Nopember 2025| Peraturan Perwali No. 37/2019, KAWALI siap medukung dan kawal Pemkot Kota Bekasi dalam Menjalankan nya. Surat Kawali DPD Bekasi sudah masuk ke DPRD Kota Bekasi terkait pengelolaan sampah TPA Sumur Batu yang amburadul di tanggal 09 Oktober 2025 tapi keadaan tidak jauh berbeda saat ini dan setelah melakukan kegiatan monitoring sampah. […]

  • Era Baru Moestopo! Rektor Baru Siap Wujudkan Kampus Digital dan Unggul

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 308
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta Kamis 25 Juni 2025| Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) resmi melantik Rektor baru, Dr. H. M. Saifulloh, M.Si., untuk masa jabatan 2025-2030, dalam prosesi khidmat yang digelar di Kampus I Universitas Moestopo pada Rabu, 25 Juni 2025. Pelantikan ini merupakan puncak dari proses pemilihan Rektor yang telah dilaksanakan pada awal bulan ini secara demokratis […]

  • Inilah Lima Orang Yang Kuasai Batu Bara RI “Duit Tak Berseri”

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 11
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 4 April 2026 | Industri batu bara Indonesia masih menjadi salah satu sektor paling menguntungkan dalam beberapa tahun terakhir. Namun di balik besarnya cuan yang dihasilkan, kekayaan tersebut ternyata terkonsentrasi pada segelintir nama besar. Lima taipan disebut mendominasi bisnis batu bara nasional, meski kini keuntungan mereka mulai mengalami tekanan. Nama pertama adalah […]

  • TNI-Polri Bersatu Wujudkan Ketahanan Gizi: Dandim 0509 Hadiri Peletakan Batu Pertama SPPG di Bekasi

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi] 6 Agustus 2025– Sinergitas TNI-Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional kembali ditunjukkan dalam aksi nyata. Pada Rabu (6/8/2025), bertempat di Jl. Bhayangkara, Kp. Bulak RT 03/03, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, dilaksanakan Ground Breaking dan Peletakan Batu Pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam wilayah hukum Polres Metro […]

  • Pengamanan Kegiatan Pemberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Bogor Musim Haji 1446 H / 2025 M Berjalan Aman Dan Kondusif

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Melalui Sat Samapta melaksanakan pengamanan kegiatan pemberangkatan jemaah haji tingkat Kabupaten Bogor musim haji 1446 H / 2025 M yang berlangsung di Lapangan Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, pada Jumat (30/05/2025). Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., dengan didampingi Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila, S.H., […]

  • Raih 52 Suara, Akhmad Munir Terpilih Sebagai Ketua Umum PWI

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 105
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cikarang, 31 Agustus 2025| Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Akhmad Munir, akhirnya resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, untuk periode 2025–2030. Munir meraih 52 suara, dalam pemilihan yang berlangsung pada Kongres PWI 2025 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu […]

expand_less