PT Pertamina (Persero) Umumkan Kenaikan Harga BBM Non Subsidi
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 11 hour ago
- visibility 3
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 19 April 2026 | PT Pertamina (Persero) mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai Sabtu, 18 April 2026. Penyesuaian ini merupakan bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan perseroan untuk mengikuti dinamika harga minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah.
Berdasarkan pemantauan di SPBU Pertamina 31.129.02 yang terletak di Jakarta, harga terbaru untuk berbagai jenis BBM telah tercantum jelas pada papan informasi digital per pukul 18:45 WIB. Berikut adalah rincian harga BBM Pertamina (per liter) per tanggal 18 April 2026 untuk wilayah DKI Jakarta:
Pertamax Turbo (RON 98): Rp 17.850
Pertamax (RON 92): Rp 14.600
Pertalite (RON 90): Rp 10.000 (Tetap/Subsidi)
Dexlite (CN 51): Rp 16.950
Pertamina Dex (CN 53): Rp 17.500
Biosolar (CN 48): Rp 6.800 (Tetap/Subsidi)
Analisis dan Dampak Penyesuaian Harga
Kenaikan harga pada jenis BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo ini merupakan konsekuensi langsung dari tren kenaikan harga minyak mentah global yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Evaluasi rutin Pertamina, yang didasarkan pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM, mencerminkan pergerakan harga pasar bahan bakar di kawasan regional.
Bagi konsumen setia Pertamax Turbo, penyesuaian ini menempatkan harga pada level Rp 17.850 per liter, sedikit lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Pengguna Pertamax juga harus merogoh kocek lebih dalam dengan harga Rp 14.600 per liter. Kendati demikian, Pertamina tetap berupaya menjaga agar harga nonsubsidi tersebut tetap kompetitif di pasar.
Di sisi lain, harga untuk jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) seperti Pertalite, dan BBM Bersubsidi seperti Biosolar, dipastikan tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp 10.000 per liter dan Biosolar pada Rp 6.800 per liter.
Kebijakan ini diambil pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya di kalangan menengah ke bawah, serta menjaga stabilitas harga barang dan jasa di tingkat konsumen.
Ketersediaan dan Imbauan
Pertamina memastikan pasokan BBM di seluruh SPBU dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik untuk jenis nonsubsidi maupun subsidi. Konsumen diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Bagi masyarakat yang ingin memantau harga BBM Pertamina di wilayah lain atau memerlukan informasi lebih lanjut, disarankan untuk mengunduh aplikasi MyPertamina atau menghubungi call center Pertamina di nomor 135. Melalui aplikasi MyPertamina, pengguna juga dapat menikmati berbagai penawaran menarik dan kemudahan dalam bertransaksi secara non-tunai.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Tim/Red






At the moment there is no comment