Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » “Rp 200 Ribu Dari Guru Untuk Siapa? Program Inspiring Teacher Dibongkar, Kadisdik Terancam Dicopot!”

“Rp 200 Ribu Dari Guru Untuk Siapa? Program Inspiring Teacher Dibongkar, Kadisdik Terancam Dicopot!”

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
  • visibility 446
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Pemalang 19 September 2025| Program Inspiring Teacher 2025 di Kabupaten Pemalang resmi dibubarkan pada 3 September 2025, sehari sebelum aksi unjuk rasa yang digelar pada 4 September. Keputusan pembubaran ini bukan tanpa alasan.

Sejak awal peluncurannya, program ini telah memicu tanda tanya besar di masyarakat: bagaimana transparansi anggarannya? Apa motif penyelenggara? Dan yang paling mencuat, siapa aktor utama di balik layar program tersebut?

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pemalang kini tengah berada dalam sorotan tajam. Program Inspiring Teacher 2025 diduga melibatkan pihak ketiga dalam pelaksanaannya—tanpa adanya transparansi yang jelas. Bahkan, muncul dugaan bahwa pihak ketiga tersebut melakukan pungutan liar terhadap para guru, dengan nominal mencapai Rp200.000 per orang.

Fenomena klasik pun kembali mencuat ke permukaan. Di balik kemenangan kepala daerah, muncul kelompok yang merasa punya hak istimewa untuk “menikmati kue kekuasaan”. Program Inspiring Teacher 2025 diduga menjadi salah satu kendaraan dari manuver semacam itu.

Sumber internal menyebut, terdapat dugaan bahwa oknum Event Organizer (EO) memainkan peran kunci dalam pelaksanaan program ini. Seperti diketahui, EO adalah pihak atau perusahaan yang bertanggung jawab merencanakan, mengelola, dan mengeksekusi suatu acara secara teknis dan logistik. Namun, pertanyaannya: siapa sosok di balik EO tersebut hingga bisa dengan mudah mengakses kepala daerah?

Jika benar demikian, hal ini bukan hanya merusak citra kepala daerah, tetapi juga mengkhianati semangat demokrasi yang seharusnya berlandaskan amanah rakyat.

Publik pun mempertanyakan: mungkinkah Kadisdikbud Pemalang benar-benar tidak mengetahui rangkaian program Inspiring Teacher 2025 sejak awal?

Menurut informasi yang diterima redaksi, ada dugaan keterlibatan seorang ASN berinisial “Ts”, yang disebut-sebut menjadi inisiator program tersebut.

Jika pola semacam ini terus dibiarkan, maka Pemalang akan terus terjebak dalam lingkaran politik transaksional. Padahal, kekuasaan bukanlah milik tim sukses, melainkan milik seluruh rakyat Pemalang.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas pihak ketiga yang terlibat. Namun, desakan publik terhadap Kadisdikbud untuk mengungkap kebenaran terus bergema, demi memastikan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan program.

Pada Kamis, 18 September 2025, Kadisdikbud Pemalang, Ismun, akhirnya angkat bicara. Ia mengakui adanya keterlibatan pihak ketiga dalam program tersebut.

“Menyikapi kondisi masyarakat kita dan gejolak di kalangan guru, kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang mendesak agar kegiatan Inspiring Teacher dibatalkan. Kegiatan ini sejak awal memang diinisiasi oleh pihak ketiga. Saya pribadi, sebagai kepala dinas, tidak mengetahui sejak awal, baru mengetahui di akhir-akhir penyelenggaraan. Terkait dana yang sudah masuk ke penyelenggara, saya juga tidak tahu jumlah pastinya. Tapi kami sepakat bahwa dana itu harus dikembalikan kepada guru-guru,” ujar Ismun.

Namun, pernyataan tersebut dinilai belum cukup menjawab keresahan publik.
Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) menyampaikan sikap tegas:

“Kadisdik Ismun seharusnya bertindak lebih tegas sejak awal dan menjaga marwah dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang. Keterlibatan pihak ketiga dalam program strategis seperti Inspiring Teacher adalah bentuk kelalaian serius. Oleh karena itu, kami mendesak Bupati Pemalang untuk mencopot Kadisdik Ismun dari jabatannya. Ini demi menjaga integritas, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan,” tegas Pimred SBI.

Dinas Pendidikan kini dituntut untuk secara terbuka menjelaskan peran pihak ketiga dalam program ini, memastikan tidak ada pungli yang terjadi, dan memastikan seluruh dana yang telah dikumpulkan dari para guru dikembalikan secara utuh.

Kini, saatnya Pemkab Pemalang menjawab. Transparansi sangat diperlukan. Jika tidak, bubarnya Inspiring Teacher 2025 bukanlah akhir cerita—melainkan awal dari desakan publik yang lebih besar untuk mengungkap siapa aktor sebenarnya di balik layar.[]

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: SBI/Pml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inggris Menganggap Usulan Otonomi Maroko Kredibel Layak Dan Pragmatis Menyelesaikan Sengketa

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Rabat| Inggris “menganggap usulan otonomi Maroko, yang diajukan pada tahun 2007 sebagai dasar yang paling kredibel, layak dan pragmatis untuk penyelesaian sengketa yang langgeng” atas Sahara Maroko, dan “akan terus bertindak secara bilateral, termasuk secara ekonomi, regional dan internasional sejalan dengan posisi ini untuk mendukung penyelesaian konflik”. Posisi ini diungkapkan dalam Komunike Bersama yang ditandatangani, […]

  • Pelindo Regional 1 Tebar Semangat Bersama Kita Berbagi Kehidupan Melalui Donor Darah

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Medan, 22 Agustus 2025| PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan dengan menyelenggarakan aksi donor darah pada Jumat, 22 Agustus 2025, di Kantor Regional 1 Medan. Mengusung tema “Bersama Kita Berbagi Kehidupan”, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh insan Pelindo Group, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. […]

  • Eks Asdep Perlindungan Khusus Anak: KASN Sangat Membantu Kami, Kenapa Dibubarkan?

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Robert Parlindungan Sitinjak, mantan Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), menyatakan keprihatinannya atas dihapusnya Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). Jum’at(23/05/2025) Menurut Robert, keberadaan KASN bukan sekadar simbol kelembagaan, tetapi telah terbukti nyata dalam melindungi nilai-nilai profesionalisme dan keberpihakan pada kepentingan […]

  • Tingkatkan Kesiapsiagaan, Satsamapta Polres Tangkot Laksanakan Latihan Dalmas

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Tangerang, 16 November 2025| Polres Metro Tangerang Kota menggelar Pelatihan Fungsi Dalmas (Pengendalian Massa) dalam rangka mendukung program JAGA JAKARTA+ (Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan), di Lapangan Polres Metro Tangerang Kota, (15/11). Pelatihan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Kompol Ubaidillah, S.H., M.A., dan diikuti oleh personel Sat Samapta sebagai bagian dari peningkatan kemampuan serta […]

  • Terjunkan 500 Mahasiswa KKN Tematik, Menteri Nusron: Tuntaskan Sertipikasi Aset Umat

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id – Pekalongan , selasa 14 Oktober 2025 |Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, resmi menerjunkan 500 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan, Senin (12/10/2025). Sinergi antara Kementerian ATR/BPN, Kementerian Agama (Kemenag), dan perguruan tinggi ini dinyatakan […]

  • KUA Tamansari Tidak Komitmen Atas Surat Yang Dikeluarkan Instansinya Sendiri

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Rls/Asep
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor, 19 September 2025| Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tamansari. Kabupaten Bogor dinilai tidak tegas dalam kinerja menanggapi keluhan masyarakat Kecamatan Tamansari. Diketahui pada Kamis (2/1), KUA Kecamatan Tamansari telah menerbitkan surat jawaban atas permohonan dari saudara Wahyu Budi Santoso yang berisi bahwa KUA Tamansari tidak Keberatan untuk tidak mengeluarkan salinan akta nikah atas nama […]

expand_less