Sejuk Banget! Inilah Sosok Habib Ali Al-Jufri, Ulama Keturunan Rasulullah ﷺ yang Dakwahnya Mendunia Lewat Pesan Cinta
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 3 hour ago
- visibility 7
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 28 Februari 2026|Di era media sosial yang penuh dengan keriuhan, kehadiran sosok Habib Ali Al-Jufri bagaikan oase di tengah padang pasir. Pria yang lahir di Jeddah pada fajar Jumat, 16 April 1971 ini, bukan sekadar penceramah biasa. Ia adalah pembawa pesan cinta yang dakwahnya telah menembus batas-batas negara, dari lembah Hadramaut hingga ke pusat-pusat peradaban di Eropa dan Asia.
Bagi mereka yang pernah mendengar petuahnya, satu hal yang paling membekas adalah keteduhan wajahnya dan kelembutan tutur katanya yang mampu meluluhkan hati yang keras.
Garis Silsilah Emas: Cucu Sang Nabi
Habib Ali Al-Jufri membawa beban sejarah yang mulia di pundaknya. Beliau merupakan keturunan langsung dari Imam Hussein bin Ali RA, cucu kesayangan Baginda Nabi Muhammad ﷺ. Jalur nasabnya yang tersambung hingga ke Fatimah Az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib menjadikannya bagian dari Ahlul Bayt (keluarga nabi) yang sangat dihormati di seantero dunia Muslim.
Namun, bagi Habib Ali, nasab bukanlah untuk dibanggakan secara sombong, melainkan sebuah amanah besar untuk meneruskan akhlak luhur sang kakek dalam menebar kasih sayang kepada sesama manusia tanpa memandang kasta atau latar belakang.
Dakwah yang Menyentuh Hati, Bukan Memaki
Salah satu alasan mengapa dakwah Habib Ali Al-Jufri begitu diterima di berbagai negeri seperti Mesir, Yordania, hingga Indonesia adalah metodenya yang jauh dari kesan menghakimi. Beliau adalah pakar dalam ilmu Tazkiyatun Nufus atau penyucian jiwa.
Beliau sering menekankan bahwa musuh terbesar manusia bukanlah orang lain, melainkan nafsu dan kebencian yang ada di dalam dada sendiri. Di tangan beliau, Islam ditampilkan sebagai agama yang estetik, penuh keindahan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Jika engkau tidak mampu mencintai orang yang berbeda keyakinan denganmu karena alasan agama, maka cintailah dia karena alasan kemanusiaan.” Sebuah pesan universal yang sering beliau gaungkan.
Menjaga Marwah Islam di Panggung Global
Melalui lembaga yang didirikannya, Tabah Foundation, Habib Ali Al-Jufri aktif melakukan dialog antarperadaban. Beliau tidak ragu berdiskusi dengan para pemikir barat, ilmuwan, hingga pemimpin agama lain untuk meluruskan kesalahpahaman tentang Islam.
Kiprahnya membuktikan bahwa menjadi penganut agama yang taat tidak harus membuat kita menjadi tertutup. Sebaliknya, keimanan yang kuat seharusnya membuat seseorang menjadi semakin terbuka dan bermanfaat bagi alam semesta (Rahmatan lil ‘Alamin).
Warisan Keteduhan
Hingga kini, jutaan orang terus menanti nasihat-nasihatnya melalui berbagai platform digital. Habib Ali Al-Jufri adalah pengingat hidup bahwa dakwah yang paling efektif bukanlah dengan suara yang keras, melainkan dengan akhlak yang menyentuh jiwa.[☆]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Hagia Sofia (Wikipedia)



At the moment there is no comment