Breaking News
light_mode
Home » Info Publik » Transformasi Gerakan Rakyat Jadi Partai, Isu Lingkungan Jadi Poros Politik Baru Anies

Transformasi Gerakan Rakyat Jadi Partai, Isu Lingkungan Jadi Poros Politik Baru Anies

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 234
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Januari 2026| Transformasi Gerakan Rakyat dari organisasi kemasyarakatan menjadi partai politik menandai perubahan penting dalam strategi politik Anies Baswedan pasca-kekalahan Pilpres 2024. Langkah ini menunjukkan upaya membangun kendaraan politik sendiri dengan fondasi isu yang lebih ideologis, yakni politik ekologi, alih-alih sekadar mengandalkan koalisi partai mapan.

Isu lingkungan mengemuka kuat dalam proses konsolidasi internal Gerakan Rakyat, terutama setelah Anies menyatakan bahwa sekitar 97 persen deforestasi di Indonesia terjadi secara legal—melalui izin resmi, regulasi, dan keputusan administratif negara. Pernyataan tersebut dipandang sebagai kritik yang tidak lazim dalam politik arus utama, karena secara langsung menyasar arah kebijakan negara, bukan semata pelanggaran di tingkat implementasi.

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo, menilai pilihan menjadikan isu lingkungan sebagai basis politik mencerminkan pergeseran medan oposisi yang sedang dibangun Anies.

“Ketika Anies berbicara tentang kerusakan lingkungan yang legal, ia tidak sedang menyerang aktor usaha semata, tetapi menggugat logika negara. Ini kritik terhadap model pembangunan, bukan sekadar kesalahan teknis kebijakan,” ujar Alip.

Menurut Alip, menjadikan isu ekologis sebagai poros lahirnya partai politik merupakan langkah yang relatif jarang di Indonesia. Selama ini, isu lingkungan cenderung ditempatkan sebagai pelengkap agenda pembangunan, bukan sebagai kerangka ideologis utama.

“Dalam skema Gerakan Rakyat, lingkungan dijadikan pintu masuk untuk membaca ulang relasi kuasa antara negara, modal, dan warga. Isu ini bersinggungan langsung dengan tata kelola lahan, perizinan, dan keadilan sosial,” katanya.

Ia juga melihat transformasi ini sebagai perubahan gaya oposisi Anies. Alih-alih mengambil posisi konfrontatif sejak awal pemerintahan baru, Gerakan Rakyat memilih membangun narasi jangka menengah tentang krisis ekologis dan dampak kebijakan penguasaan sumber daya terhadap kehidupan masyarakat.

“Ini bukan oposisi reaktif. Ini oposisi yang bekerja melalui akumulasi kesadaran publik, bukan sekadar respons terhadap isu harian,” kata Alip.

Namun demikian, Alip mengingatkan bahwa menjadikan politik ekologi sebagai basis perjuangan membawa konsekuensi yang tidak ringan. Politik lingkungan menuntut konsistensi sikap, kejelasan posisi terhadap investasi dan pembangunan, serta kemampuan menerjemahkan kritik moral menjadi agenda kebijakan yang konkret dan operasional.

“Isu lingkungan tidak bisa dijalankan setengah-setengah. Jika berhenti pada slogan hijau, ia mudah runtuh. Tapi jika konsisten, ia bisa menjadi diferensiasi kuat di tengah krisis kepercayaan terhadap partai-partai lama,” ujarnya.

Transformasi Gerakan Rakyat menjadi partai politik, dengan demikian, bukan sekadar perubahan bentuk organisasi, melainkan upaya membangun narasi oposisi baru berbasis keadilan ekologis di tengah meningkatnya konflik lahan, bencana lingkungan, dan kritik terhadap model pembangunan ekstraktif.

Kini publik menantikan apakah Partai Gerakan Rakyat mampu menjaga konsistensi dengan langkah awalnya sebagai partai yang mengusung politik ekologi sebagai poros utama perjuangan.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum GMOCT: Dukungan untuk Ida Suprida sebagai Ketua PGRI Kuningan Makin Menguat

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 139
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, Jawa Barat| (GMOCT)- Pemilihan Ketua PGRI Kabupaten Kuningan periode 2025-2030 yang akan diselenggarakan pada tanggal 15-16 Juni 2025 mendatang semakin memanas. Salah satu kandidat, Ida Suprida, S.Pd.,M.M., terus mendapatkan dukungan yang signifikan dari berbagai pihak. Proses pemilihan ini sendiri dilakukan sesuai dengan AD/ART PGRI No.V/KONGRES/XXIII/PGRI/2024, menjunjung tinggi prinsip demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas. Proses pencalonan […]

  • Apresiasi Ketua PP-PAC Teluknaga Cenghar H.M.Nurjen.ST., Kirim Bunga Ucapan Kepada Kompol Johan Armando Utan,S.I.K., M.H., Sebagai Kasat Intelkam Polresta Tangerang yang Baru

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 78
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Tangerang, 19 Januari 2026| H.M. Nurjen.ST., selaku Ketua Ormas Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PP-PAC) Kecamatan Teluknaga Cenghar, mengirimkan bunga selamat dan sukses kepada Kompol Johan Armando Utan, S.I.K., M.H., yang akan menjabat sebagai Kasat Intelkam Polresta Tangerang. Acara serah terima jabatan (Sertijab) akan digelar pada Senin (19/01/26) di Mako halaman Polresta Tangerang Polda […]

  • Iran Siap Memutus Jalur Internet di Teluk Persia: “Hancurkan Listrik Kami, Kami Matikan Dunia!”

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 52
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 8 April 2026 | Teheran Global Dunia kini berada di ambang kekacauan digital total. Di tengah detik-detik berakhirnya ultimatum Presiden Donald Trump yang mengancam akan membom seluruh pembangkit listrik di Iran, Teheran baru saja merilis ancaman balasan yang jauh lebih mengerikan: Sabotase total terhadap seluruh kabel internet bawah laut yang melintasi Teluk […]

  • Alasan Oknum TNI Pukul Ojol Hingga Patah Hidung, Begini Kata Wakapendam XII Tanjungpura

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 104
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pontianak Timur, 23 September 2025| Wakapendam XII/Tanjungpura, Letkol Inf Agung W Palupi, menjelaskan buka suara terkait kasus oknum TNI pukul driver ojek online (ojol) bernama Teguh, pada Sabtu 20 September 2025 siang. Peristiwa terjadi di Jalan Seruni, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, sekitar pukul 14.00 WIB. Pemukulan yang dilakukan oknum anggota TNI berinisial F menyebabkan […]

  • Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Mayat Tanpa Identitas Di Pantai Karangsari Labuan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle M.Ifsudar/Tim
    • visibility 132
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakart| Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI AL dalam hal ini Babinpotmar Labuan, Basarnas Banten, Babinsa Labuan, Babinkamtibmas Labuan Puskesmas Labuan dan masyarakat Nelayan berhasil evakuasi mayat terapung di Pantai Galau atau Pantai Karangsari, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Sabtu (14/06). Kejadian bermula dari adanya laporan salah satu masyarakat nelayan bernama Lip […]

  • Kapolsek CWI Polres Bogor, Hadir Mengisi Materi Dalam Giat Perjumsa Di SDN Ciawi 1 

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 104
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Kapolsek Ciawi AKP DEDE LESMANA JAYA, SH, MH hadir memenuhi undangan pihak SDN Ciawi 01 yang sedang melaksanakan kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu / Perjumsa di sekolah dan memberi materi antara lain tentang kenakalan remaja, bullying, pedofil, judol, narkoba serta tawuran pelajar di ruangan kelas di SDN Ciawi 01 jln. Jendral Hoegeng Iman Santoso Kp. […]

expand_less