Breaking News
light_mode
Home » Opini » Aip Orlandio: Lima Sila Mutiara Diharap Bukan Sekedar Retorika

Aip Orlandio: Lima Sila Mutiara Diharap Bukan Sekedar Retorika

  • account_circle Syarif Hidayatullah
  • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
  • visibility 199
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id–Jakarta| 1 Juni 1945. Di dalam bumi Indonesia, merasuk dalam tradisi kita, terdapat lima sila mutiara. Pancasila.

Kala itu, Pancasila disepakati sebagai landasan utama dalam penyelenggaraan suatu negara. Dan pun, menjadi satu-satunya sumber hukum di Indonesia. Pancasila dianggap sebagai identitas bangsa yang mengerti arti merdeka. Lima sila mutiara diharap bukan sekadar retorika.

Ironis ketika pancasila tidak memiliki makna bagi mereka. Mereka yang ‘katanya’ berbangsa Indonesia. Pancasila hanya sekadar retorika, pidato-tanpa-makna. Sekadar patung garuda yang terpampang di ruang mereka. Atau puisi yang wajib dihafal saat upacara.  Implementasi dari nilai-nilai Pancasila tidak nampak di bumi dipijak.

Indonesia.

Berbagai alasan menjadi jawaban dari tumbangnya nilai Pancasila. Mereka yang ‘katanya’ berbangsa Indonesia masih meraba bagaimana seharusnya Pancasila. Bagaimana seharusnya membawa dasar negara sesuai dengan amanah pendirinya. Meraba, karena tak ada penjelasan lengkap dari  Pancasila.

Butir-butir Pancasila yang tidak memiliki penjelasan rinci berambiguitas tinggi. Pengimplentasian dari nilai-nilainya tergantung siapa yang menginterpretasi. Bahkan dapat dikatakan “sesuka hati”.

Dari dulu, Bangsa Indonesia terus menunggu arti pasti dari tiap butir Pancasila. Arti yang tidak perlu dipercaya, diyakini, bahkan dianggap sakral oleh mereka, namun harus dapat diterima mereka yang Bhinneka Tunggal Ika, agar kelak diamalkan dan dilaksanakan sebagai dasar penyelenggara suatu negara.

Dengan ditulisnya ini, saya berharap adanya Hari Lahir Pancasila tidak dimaknai sebagai hari libur bersama. Diharapkan adanya diskusi antar akademisi, politisi, agamawan, negarawan, dan yang lain, guna membahas penjelasan lengkap dari Pancasila dengan melepas ego dari masing-masing perunding. Hal itu diharap dapat meminimalisir pemaknaan ganda dari Pancasila. Kemufakatan yang didapat, dianggap dapat menjadi jawaban paling tepat.

Karena sesungguhnya, meski para pendiri telah renta, demi kemakmuran negeri ini mereka terus berdoa. Meski para pendiri telah mati, jiwa mereka masih ada untuk tetap mengabdi.

Selamat memaknai Pancasila!

Jakarta, 01 Juni 2025.

  • Author: Syarif Hidayatullah
  • Editor: Syarif Hidayatullah
  • Source: Aip Orlandio

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jabar Hadirkan Kendaraan Dapur Lapangan untuk Warga Terdampak Banjir di Karawang

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 373
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 20 Januari 2026| Polda Jawa Barat menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir dengan menghadirkan Randurlap (kendaraan dapur lapangan) bagi warga Karangligar, Kelurahan Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak banjir, (19/1). Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Randurlap dikerahkan sebagai upaya […]

  • DPD GMDM Provinsi Lampung Membuka Layanan Bantuan Hukum Untuk Mahasiswa dan Demonstran

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Naryoto
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lampung,1 September 2025| Bidang Advokasi Dewan Pengurus Garda Mencegah dan Mengobati GMDM DPD Provinsi Lampung, membuka Layanan Bantuan Hukum bagi mahasiswa, aktivis, dan masyarakat yang menghadapi persoalan hukum akibat menyuarakan aspirasi melalui aksi demonstrasi. Langkah ini menegaskan komitmen GMDM dalam menegakkan hak-hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh UUD […]

  • Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Cabang Tanjung Balai Karimun Tumbuh Signifikan

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 45
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 12 April 2026 | PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H+15. Total pergerakan penumpang mudik dan balik menembus 2,6 juta orang, meningkat 14,14% dibandingkan 2,3 juta orang pada tahun 2025, dengan arus balik menyumbang 1,3 juta orang dari angka […]

  • Reaksi Masyarakat terhadap Abolisi Thomas Lembong, Keputusan Politik atau Keadilan Sosial

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 245
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 08, Agustus, 2025. Pro kontra terhadap Abolisi yang diterima mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menjadi isu hangat di Nusantara.   Pandangan beberapa pengamatannya, praktisi hukum menghiasi media baik media masa, maupun media sosial   Pemberian Abolisi dan Amnesti adalah hal yang biasa dilakukan Presiden dengan hak Prerogatinya kepada para Narapidana.   […]

  • Hak Jawab Apotek K-24 Ciomas, Tawarkan Penggembalian Uang Obat dan Transport Kepada Wartawan

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 25 Juli 2025| Menanggapi tuduhan penjualan obat antibiotik tanpa resep dokter pihak apotek “K-24 Ciomas”. Dinda Dwiyani selaku Area Manager Apotek K-24 Ciomas mengatakan saat di konfirmasi wartawan via WhatsApp (20/7) “Kami mohon maaf dan terima kasih telah berkenan memberikan bukti pendukung yang kami butuhkan. Kami telah melakukan verifikasi atas komplain yang sampaikan,” ujarnya. […]

  • Nasabah Masih Bayar Cicilan, Tapi Rumah Tetap Dilelang Bank Mandiri, Nasabah Lapor ke LPK-RI

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 97
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 01 Nopember 2025| Seorang nasabah Bank Mandiri Cabang Pemalang melaporkan kasusnya ke Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) setelah menerima surat pemberitahuan lelang rumah dari pihak bank. Padahal, nasabah tersebut mengaku masih aktif membayar cicilan kredit sebesar Rp1 juta per bulan dan sudah melakukannya selama 17 bulan berturut-turut, Pukul 08:00 WIB, 1 November 2025. […]

expand_less