Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Hutan Ketapang Mencekam!!! Saat Loreng TNI Terpaksa Mundur Dikepung 15 WNA Bersenjata

Hutan Ketapang Mencekam!!! Saat Loreng TNI Terpaksa Mundur Dikepung 15 WNA Bersenjata

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • visibility 114
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Ketapang 17 Desember 2025| Keheningan sore di kawasan tambang emas Desa Pemuatan Batu, Kalimantan Barat, pecah seketika. Bukan oleh suara mesin bor, melainkan oleh teriakan asing dan kilatan senjata yang tak seharusnya ada di tangan warga sipil.

Di tanah berdaulat Indonesia, sebuah ironi terjadi: Aparat negara dipaksa mundur oleh sekelompok warga asing.

Mata-Mata Udara
Jarum jam menunjukkan pukul 15.30 WIB. Di langit PT Sultan Rafli Mandiri (SRM), suara dengungan drone terdengar asing. Benda terbang itu bermanuver di atas area vital perusahaan, memicu kecurigaan.

Tim pengamanan perusahaan tak bergerak sendirian. Lima prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur 6/Satya Digdaya (Yonzipur 6/SD)—yang kebetulan sedang berada di lokasi untuk latihan dasar—turun tangan. Bersama Chief Security, mereka memburu sang pilot drone. Misi mereka sederhana: menertibkan gangguan keamanan.

Namun, apa yang menanti mereka 300 meter dari gerbang perusahaan bukanlah sekadar pelanggaran etika penerbangan. Itu adalah sebuah penyergapan.

Saat petugas mendekati empat orang asing yang mengendalikan drone, situasi berubah drastis dalam hitungan detik. Dari balik bayang-bayang, sebelas WNA China lainnya muncul bak pasukan siap tempur.

Mereka tidak datang dengan tangan kosong. Di tangan mereka tergenggam senjata tajam yang berkilau, airsoft gun yang ditodongkan, hingga alat setrum listrik yang menyala mengancam. Total 15 orang asing, berdiri beringas menghadang 6 orang putra bangsa.

Kalah jumlah dan menghadapi eskalasi yang mematikan, para prajurit TNI dan sekuriti dihadapkan pada pilihan sulit: Meladeni konfrontasi berdarah atau menyelamatkan diri.

“Dikarenakan kalah jumlah dan menghindari benturan, anggota langsung berlari menuju area perusahaan,” ungkap Imran Kurniawan, Chief Security PT SRM. Di belakang mereka, amarah para WNA dilampiaskan pada benda mati. Mobil Mitsubishi Triton putih milik perusahaan menjadi sasaran amuk. Kaca dihantam, bodi dirusak, meninggalkan jejak keberanian yang kebablasan dari para pendatang di tanah tuan rumah.

Malam turun di Ketapang, menyisakan bangkai kendaraan yang rusak berat dan sebilah senjata tajam yang berhasil diamankan sebagai barang bukti. Meski Kapolsek Tumbang Titi, Iptu Made Adyana, menyatakan situasi kini kondusif, kejadian Minggu sore itu meninggalkan tanda tanya besar yang menggantung di udara: “Seberapa beraninya mereka hingga seragam loreng TNI pun tak lagi membuat gentar?.”[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Statemen KDM Bikin Resah Insan Pers, Sebut Tak Perlu Kerja Sama Media

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 573
    • 1Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi| Statemen Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang secara tegas menyatakan tidak perlu menjalin kerja sama dengan perusahaan media menimbulkan keresahan di kalangan insan pers. Pernyataan Gubernur yang pernah disebut sebagai “gubernur konten” oleh rekan sejawatnya itu disampaikan depan mahasiswa mahasiswi Universitas Pakuan (Unpak) Bogor sebagaimana diunggah melalui kanal YouTube UNPAK TV, pada Selasa, 24 […]

  • Dugaan Premanisme Warnai Sengketa Rumah Di Kota Wisata, Kepastian Hukum Dipertanyakan

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 66
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 18 Februari 2026| Sebuah rumah di kawasan elite Perumahan Kota Wisata Cibubur, Cluster Florence Blok H1 No. 19, berubah menjadi pusat ketegangan setelah penghuninya mengaku mengalami tekanan intens, intimidasi, hingga dugaan upaya penguasaan paksa oleh sekelompok orang yang diduga terkait pihak yang mengklaim sebagai pemilik baru. Ironisnya, semua itu terjadi saat penghuni masih sah […]

  • Terkait Berita Penyerangan terhadap Jurnalis, Ini Klarifikasi Kepala SPPG Gedong 02 Pasar Rebo

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 1 Oktober 2025| Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedong 02 Pasar Rebo membantah pemberitaan di media yang mengklaim bahwa petugas keamanan SPPG-nya menyerang dua jurnalis pada hari Selasa (30 September 2025). Muhammad Ichsan, Kepala SPPG Gedong 02, menjelaskan bahwa saat kejadian, dirinya tidak berada di dapur karena sedang mengawal kasus siswa keracunan makanan dari […]

  • Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 109
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nganjuk, 27 Desember 2025| Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah sekaligus Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Kecamatan Sukomoro. Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Marsinah […]

  • Produksi Melejit! PHI Sukses Lampaui Target Lifting Migas 2025, Energi Nasional Aman

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Nopember 2025| PT. Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menorehkan kinerja positif di sektor hulu migas nasional, hingga triwulan III tahun 2025, perusahaan mencatatkan rata-rata lifting minyak sebesar 57,6 ribu barel per hari dan gas mencapai 534,8 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), melampaui target internal yang telah ditetapkan. Capaian gemilang ini diungkapkan […]

  • HMI Cabang Bogor Desak Kejagung Tuntaskan Kasus Pagar Laut

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle AG
    • visibility 132
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 29 Januari 2026| Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk menuntaskan penanganan kasus Pagar Laut Tangerang di kawasan PIK 2. HMI menilai perkara ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, melainkan menyangkut korupsi sumber daya alam, kerusakan ekologis, perampasan ruang pesisir, serta kerugian serius bagi masyarakat nelayan. Fakta persidangan menunjukkan bahwa […]

expand_less