Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Cigudeg Dijarah Mafia Tambang Emas Ilegal, Korwil III PP-GMKI Desak Pemkab Bogor dan APH Hentikan Bancakan Gurandil Bogor

Cigudeg Dijarah Mafia Tambang Emas Ilegal, Korwil III PP-GMKI Desak Pemkab Bogor dan APH Hentikan Bancakan Gurandil Bogor

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • visibility 55
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 27 Januari 2026| Aktivitas penambangan emas tanpa izin resmi (PETI), yang lebih di kenal dengan nama “Gurandil” di wilayah Kabupaten Bogor telah mencapai titik nadir dan sangat menghawatirkan. Para penambangan emas ilegal seolah menjadi lingkaran setan yang tak kunjung putus. Aktivitas ilegal ini selalu kembali menggeliat tak lama setelah petugas meninggalkan lokasi. Penjarahan Hutan yang kian masif telah merusak ekosistem dan mengancam keselamatan warga sekitar.

Riduan S Purba Koordinator
Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (Wilayah III PP GMKI), dalam keterangannya mengatakan kondisi ini menjadi bukti nyata keberadaan gurita mafia tambang emas ilegal di Kabupaten Bogor. Khususnya di Desa Banyuasin, Desa Banyuwangi, Desa Banyuresmi Kawasan Gunung Guntur, Cirangsad Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Sumber dilapangan menyebutkan beberapa nama diduga sebagai pemilik atau pengelola tambang, antara lain Hendra dan Heri di desa Banyuwangi, Hj.Jahad, Alex dan Baron di Desa Banyuresmi, Enjuh Juhanda dan Fery Moncos di Desa Banyuasin

Penjarahan hutan yang dilakukan oleh para gurandil bukan lagi sekedar isu lingkungan, melainkan kejahatan terorganisir yang merusak ekosistem dan mengancam keselamatan warga Cigudeg Bogor. Hutan Cigudeg Bogor dijarah, alam diluluhlantakkan, dan hukum seolah-olah tidak punya taring dihadapan para gurandil. Ini bukan lagi soal urusan perut, namun soal mafia yang merampok kekayaan negara, menurun nya kualitas hidup masyarakat, dan ancaman krisis ekologi jangka panjang,” kata Riduan.

Insiden kepulan asap beracun yang terjadi di Pongkor Bogor, pada Rabu (14/1/2026), dilaporkan menewaskan 11 orang Gurandil. Korban ditemukan di kawasan pertambangan PT. Antam Bogor Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. Peristiwa ini seharusnya menjadi pembelajaran penting bagi pemerintah Kabupaten Bogor.

Pemerintah Kabupaten Bogor dan Aparat Penegak Hukum harus mengambil langkah tegas guna mencegah kejadian serupa terjadi. Operasi penertiban selama ini hanya menyasar buruh tambang namun tidak menyentuh para pemodal.

Tragedi pongkor bukanlah fenomena tunggal, melainkan akumulasi dari masalah sistemik. Bagi para gurandil, resiko tertimbun longsor atau keracunan gas adalah ongkos yang harus di bayar demi menyambung hidup. Setiap kali lubang tambang runtuh dan menelan nyawa, kita menyaksikan sebuah teater sandiwara yang begitu memuakkan. Pejabat datang berbela sungkawa, petugas sibuk menghitung jumlah mayat, namun setelah tanah kering dan tangis reda, bisnis emas berdarah ini kembali berjalan seolah nyawa manusia tak lebih dari sekedar statistik sampah” ujar Riduan

Kami sangat prihatin dan berduka atas terjadinya musibah diantam Pongkor yang menelan korban Jiwa. Apabila praktik gurandil terus dibiarkan akan menjadi bom waktu yang bisa memicu bencana alam, jumlah korban berjatuhan akan semakin banyak” tambah Riduan

Praktik Gurandil hanya memperkaya segilintir kelompok orang bukan untuk kemakmuran Rakyat, merugikan Potensi Pendapatan Negara. Himpitan dan ketiadaan akses ekonomi memaksa mereka menjadi martir.

Pemerintah harus hadir, memberikan edukasi dan solusi ekonomi alternatif, agar masyarakat tidak terjebak dalam lingkaran hitam pertambangan ilegal. Bagi para pemilik modal runtuhnya lobang adalah resiko bisnis bukan tragedi kemanusiaan. Masyarakat menjadi bahan bakar untuk mesin keserakahan yang tak pernah puas.

Hukum tidak boleh kehilangan taringnya dibawah bayang- bayang gunung emas. Hukum jangan menjadi kertas usang dan seringkali kalah telak oleh negoisasi dibawah meja. Sangat sulit dipercaya aktivitas tambang ilegal yang melibatkan ratusan orang dapat luput dari pantauan aparat selama bertahun-tahun tanpa adanya perlindungan. penegakan hukum bagaikan komedi satir. Tindak tegas Pemilik modal bukan hanya menyasar rakyat kecil,” tegas Riduan.

Pemerintah berhenti menjual retorika kosong dan sibuk memoles citra di media sosial. setiap ada korban, pejabat datang dengan kamera dan janji- janji evaluasi yang tak pernah terwujud.

Gerakan Mahasiswa Kristen Provinsi Jawa Barat secara resmi telah melayangkan Aduan Masyarakat (Dumas) terkait maraknya Praktik Penambangan Emas Tanpa Ijin dikecamatan Cigudeg kepada Kapolres dan Bupati Bogor melalui surat bernomor: 390019/KW-III/Dumas/EXT/BGR/I/2026.

“Kami menegaskan komitmen untuk mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum. Kami akan membawa isu ini hingga ke tataran nasional dan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran demi terwujudnya keadilan dan kepastian hukum” tandas Riduan.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • KORPRI Day: Tegaskan Profesionalisme ASN Melalui Seragam Kebanggaan

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 90
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 17 November 2025| Setiap tanggal 17 pada setiap bulannya, kantor Pertanahan Kota Medan melaksanakan kewajiban mengenakan seragam Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) bagi seluruh pegawai. Penggunaan seragam ini bukan hanya bentuk kedisiplinan, tetapi juga simbol identitas ASN sebagai aparatur yang melayani masyarakat dengan penuh integritas. Seragam KORPRI mencerminkan komitmen untuk selalu menjaga profesionalitas, menunjukkan […]

  • Padahal Lagi Perang! Iran Naikan Upah & Tunjangan Pekerja, Darimana Uangnya ?

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 67
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Jakarta, 21 Maret 2026 | Apa yang dilakukan pemerintah Iran terhadap para korban perang?. Sebagaimana yang kerap diinformasikan 70% dari agresi AMIS malah menyasar fasilitas publik: kediaman warga, sekolah, rumah sakit, pasar sampai pabrik. Mereka yang kediamannya rusak/hancur akibat serangan, ditempatkan di hotel-hotel. Di Teheran ada 19 hotel besar yang digunakan pemerintah untuk menampung […]

  • Ironis! Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara Dinilai Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 36
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 28 Maret 2026 | Dunia hukum Indonesia kembali tercoreng oleh sebuah peristiwa yang mengejutkan publik. Seorang warga Jakarta Selatan bernama Faisal, yang tengah menghadiri acara konfrontir bersama pengacaranya di lantai 2 RPK PPA Polda Metro Jaya, menjadi korban pengeroyokan oleh lebih dari 20 orang preman pada Rabu siang, 26 Maret 2026. Ironisnya, […]

  • DPW Media Center LSM Pakar Akan Mengadakan Aksi Damai Mendesak Kapolri Menanggkap Aseng Kayu Mafia Judi Di Sumut

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan ,18 Desember 2025 |kepada: bapak Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo karna di kira kurang Respon pihak Polda Ketua Media Center LSM pakar mendesak Bapak Kapolri Listiyo Sigit agar segera Menangkap Aseng Kayu Mafia Judi di Sumut. Hal ini seperti di sampai kan oleh Ketua media center LSM pakar Sumut Robin Sius silalahi […]

  • Puluhan Siswa Mengalami Keracunan MBG di Kota Bogor, Menuai Sorotan!

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Rls/Asep
    • visibility 138
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 15 November 2025| Puluhan Siswa SDN kecamatan Bogor Selatan terindikasi keracunan setelah menyantap menu Makan Gizi Gratis MBG saat jam istirahat, pada pukul 09:30 (14/11). Kepala Puskesmas Bogor Selatan, dr. Maria, ditemui di teras puskesmas, menjelaskan bahwa gelombang pertama siswa datang sekitar pukul 11.00 WIB. “Dari SD Batutulis 02 ada 11 anak, lalu disusul […]

  • Qodari Ungkap Ambisi Presiden Prabowo Bangun 500 Sekolah Rakyat “untuk Anak Miskin”

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 54
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Januari 2026| Kepala Staf Presiden (KSP) M Qodari mengungkapkan ambisi besar Presiden Prabowo Subianto melalui program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memutus mata rantai kemiskinan. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 (20% terbawah). “Bapak ibunya kalau sangat miskin tidak mampu memberikan makan bergizi, tidak mampu memberikan sekolah, sehingga putus […]

expand_less